Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bank Bukopin Targetkan Nilai Transaksi Kartu Kredit Rp4 Triliun

Adhitya Himawan

Sabtu, 22 April 2017 | 07:53 WIB
Bank Bukopin Targetkan Nilai Transaksi Kartu Kredit Rp4 Triliun
Bank Bukopin dan MasterCard luncurkan Kartu Kredit Bukopin World Card di Jakarta, Jumat (21/4/2017). [Dok Bank Bukopin]

PT Bank Bukopin Tbk semakin serius untuk melakukan ekspansi bisnis melalui produk kartu kredit. Dengan menggandeng Mastercard, Bank Bukopin meluncurkan Kartu Kredit World Card di Jakarta, Jumat (21/4/2017).

Direktur Retail Bank Bukopin, Heri Purwanto, mengatakan pihaknya mengincar nasabah papan atas untuk mengembangkan bisnis kartu kredit ini.

General Manager Kartu Kredi Bank Bukopin, Mukdan Lubis, menjelaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan porsi pengguna kartu kredit papan atas sebesar 6 persen-7 persen dari target penerbitan 1,2 juta sampai 1,3 juta kartu kredit per akhir 2017. "Bukopin telah menerbitkan 1 juta kartu kredit di kuartal I-2017," ujar Mukdan.

Bank Bukopin menawarkan limit kartu kredit mulai dari Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar untuk nasabah papan atas yang membutuhkan plafon pinjaman kredit. Pasalnya, nasabah kaya membutuhkan dana besar untuk bertransaksi di ritel maupun tarvel untuk kebutuhan pribadi maupun keluarga mereka. "Kriteria calon pemegang kartu kredit Bukopin World Card adalah memiliki penghasilan minimal Rp200 juta perbulan," tutur Mukdan.

Ia berharap dengan bertambanya nasabah kaya di Bank Bukopin dapat meningkatkan nilai transaksi di kartu kredit. Bank milik Bosowa Group ini menargetkan nilai transaksi mencapai Rp4 triliun di akhir tahun ini atau sekitar Rp330 miliar per bulan. Dengan meningkatkan transaksi maka perusahaan akan mendapatkan keuntungan pendapatan komisi.

Bank Bukopin berdiri pada 10 Juli 1970. Sejalan dengan waktu, Bank Bukopin termasuk kelompok bank menengah di Indonesia. Bank Bukopin merupakan bank yang fokus pada segmen ritel, yang terdiri dari segmen Mikro, UKM, dan Konsumer serta didukung oleh segmen Komersial.

Per 31 Desember 2016, saham Bank Bukopin dimiliki oleh Bosowa Corporindo (30,00 perse), Kopelindo (18,09 persen), Negara RI (11,43 persen), dan Publik (40,48 persen).

Hingga periode tersebut Bank Bukopin beroperasi di 23 provinsi, memiliki 43 kantor cabang, 170 kantor cabang pembantu, 126 kantor kas, 75 kantor fungsional (layanan mikro), 36 payment point, serta 8 layanan pickup service.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukopin dan MasterCard Luncurkan Kartu Kredit Bukopin World Card

Bukopin dan MasterCard Luncurkan Kartu Kredit Bukopin World Card

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 07:24 WIB

Bukopin Gandeng KIBAR Bikin Incubator Startup Fintech

Bukopin Gandeng KIBAR Bikin Incubator Startup Fintech

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 16:52 WIB

Dukung Fintech, Bukopin Dorong Gerakan 1000 Startup Digital

Dukung Fintech, Bukopin Dorong Gerakan 1000 Startup Digital

Bisnis | Kamis, 02 Maret 2017 | 12:24 WIB

Laba Bank Bukopin Tumbuh 14,13 Persen di Semester I 2016

Laba Bank Bukopin Tumbuh 14,13 Persen di Semester I 2016

Bisnis | Sabtu, 30 Juli 2016 | 01:47 WIB

Bukopin Targetkan Kredit Macet Dibawah 2 Persen di 2016

Bukopin Targetkan Kredit Macet Dibawah 2 Persen di 2016

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 00:01 WIB

Laba Bank Bukopin di Kuartal III 2015 Capai Rp 977,8 Miliar

Laba Bank Bukopin di Kuartal III 2015 Capai Rp 977,8 Miliar

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2015 | 18:52 WIB

Inkud: Saham Bank Bukopin Seharusnya Milik Koperasi

Inkud: Saham Bank Bukopin Seharusnya Milik Koperasi

Bisnis | Jum'at, 11 Juli 2014 | 09:57 WIB

Terkini

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:23 WIB

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:13 WIB

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

×