Pembeli Rumah Pertama Masih Dominasi Pasar Properti Indonesia

Rabu, 03 Mei 2017 | 13:52 WIB
Pembeli Rumah Pertama Masih Dominasi Pasar Properti Indonesia
Komplek perumahan sederhana di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Harapan membaiknya pasar properti Indonesia pada 2017 ini masih belum padam. Masuk sebagai salah satu kebutuhan utama, hunian memang menjadi mimpi banyak orang. Sayangnya tak banyak yang mengetahui dengan jelas kapan dan bagaimana mimpi itu bisa diwujudkan.

Country General Manager Rumah123 Ignatius Untung mengatakan, survei menunjukkan konsumen properti di Indonesia masih tumbuh. Sesuai dengan isu bonus demografi saat ini, konsumen properti juga didominasi kalangan usia produktif.

"Konsumen first time home buyer masih menjadi pasar paling besar di Indonesia. Namun, masih ada sekitar 60 persen responden belum memiliki hunian," kata Untung saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Rabu (4/5/2017).

Survei menunjukkan 46 persen responden masih tinggal bersama orang tua atau di rumah warisan dan sekitar 26 persen menyewa atau mengontrak. Sisanya adalah mereka yang sudah memiliki hunian.

Meski paling besar dari sisi jumlah, lanjut Untung, para pembeli rumah pertama ini masih membutuhkan edukasi dan arahan tentang bagaimana mau wujudkan mimpi mereka dengan lebih cepat. Sebut saja kesesuaian spesifikasi union yang sejalan dengan penghasilan.

Selain itu, besaran down payment atau uang muka masih menjadi faktor pertimbangan utama bagi konsumen dalam menentukan huniannya. Menurut untung masyarakat juga masih perlu mendapat edukasi tentang pola pembayaran, baik itu kredit pemilikan rumah (KPR) atau juga sistem cicilan langsung ke developer.

"Setidaknya, 52 persen konsumen mengaku belum memiliki uang yang cukup sebagai uang muka (dp) hingga tidak juga mengajukan KPR," katanya.

Oleh sebeb itu, Untung mengimbau kepada pemerintah untuk memberikan berbagai Edukasi kepada masyarakat bagaimana untuk memiliki rumah dan kapan waktu yang tepat bagi masyarakat untuk memiliki rumah.

"Karena, kalau tidak dilakukan edukasi nantinya masyarakat akan kesulitan mendapatkan rumah terutama di pusat kota," katanya.

Baca Juga: Rumah 123: DP 0 Persen Hanya Seperti Dopping

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI