Tanpa Industri Migas, RI Kehilangan Rp300 Triliun Tiap Tahun

Adhitya Himawan

Rabu, 03 Mei 2017 | 19:32 WIB
Tanpa Industri Migas, RI Kehilangan Rp300 Triliun Tiap Tahun
Kilang RU (Unit Pengolahan) V Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (14/4). [Antara]

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, mengatakan bahwa setiap Rp1 triliun investasi sektor hulu migas dapat menyerap 13.670 tenaga kerja. Selain itu juga dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui gaji sebesar Rp473,76 miliar.

Karena itu, Komaidi meminta pemerintah menaruh perhatian terhadap sektor migas. "Apabila dalam satu bulan tidak ada supply Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah masyarakat, maka akan terjadi kekacauan secara nasional dan distribusi berhenti secara total," ungkap Komaidi dalam keterangan resmi, Sabtu (29/4/2017).

Adapun wacana pemerintah untuk memenuhi kebutuhan migas melalui impor, mempunyai banyak konsekuensi yang harus ditanggung. Tidak hanya oleh pemerintah tapi juga oleh rakyat.

Pemerintah harus merogoh kocek untuk mengimpor migas sekitar 50 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) per tahun, atau sekitar 42 persen dari total cadangan devisa. Jumlah ini belum termasuk impor elpiji, pelumas dan produk turunan lain. Meskipun pemerintah memiliki dana, belum tentu bisa.

“Untuk mengimpor migas, Indonesia harus bersaing dengan negara lain yang juga importir migas. Indonesia bersaing dengan Jepang, India dan Cina, yang negaranya tidak punya pasokan energi yang besar," kata dia.

Konsekuensi apabila Indonesia tidak memiliki industri migas, Indonesia akan kehilangan investasi sekitar Rp180 triliun hingga Rp300 triliun setiap tahunnya. Serta Kehilangan penerimaan negara (APBN) dari pajak dan PNBP sekitar Rp 90 triliun hingga Rp350 triliun - tergantung harga minyak dan gas. Selain itu, penciptaan nilai tambah ekonomi terhadap sektor pendukung dan pengguna migas akan berkurang signifikan.

"Apabila seluruh kebutuhan migas dipenuhi melalui impor, ketahanan energi dan ketahanan ekonomi Indonesia menjadi sangat rentan. Indonesia akan sangat bergantung dengan negara lain," ujarnya.

Dilihat dari semua potensi yang ada dan kemampuan sektor migas dalam menghasilkan nilai tambah sebagai katalis pertumbuhan ekonomi Indonesia. Potensi industri migas harus dijaga dan dimaksimalkan. Karena sektor ini penting untuk ketahanan energi nasional. “Saya kira sektor migas masih menjadi sektor yang strategis bagi Indonesia,” lanjut Komaidi.

Menurutnya, Indonesia perlu merubah paradigma dalam melihat peran industri migas bagi Indonesia. Saat ini, industri migas sangat penting untuk pengembangan dan penggerak pertumbuhan ekonomi serta penguat sendi-sendi ketahanan nasional.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Potensi Cadangan Migas di Indonesia Timur Sangat Besar

Potensi Cadangan Migas di Indonesia Timur Sangat Besar

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:12 WIB

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Kontribusi Sektor Industri Migas ke PDB Nasional 62,67 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Mei 2017 | 19:04 WIB

Jonan: Iklim Investasi Migas Dipengaruhi Harga Minyak Dunia

Jonan: Iklim Investasi Migas Dipengaruhi Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 13 April 2017 | 11:17 WIB

Pengamat: Suka Tidak Suka, Indonesia Alami Krisis Energi

Pengamat: Suka Tidak Suka, Indonesia Alami Krisis Energi

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 08:12 WIB

IPA: Industri Migas Butuh Kepastian Hukum dan Kebijakan Negara

IPA: Industri Migas Butuh Kepastian Hukum dan Kebijakan Negara

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 07:55 WIB

Cegah Krisis Energi, Pemerintah Harus Genjot Investasi Migas

Cegah Krisis Energi, Pemerintah Harus Genjot Investasi Migas

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 16:49 WIB

Dilanda Krisis Migas, Indonesia Terancam Krisis Energi

Dilanda Krisis Migas, Indonesia Terancam Krisis Energi

Bisnis | Minggu, 02 April 2017 | 16:42 WIB

Jokowi Ingin Natuna Jadi Sentra Industri Perikanan dan Migas

Jokowi Ingin Natuna Jadi Sentra Industri Perikanan dan Migas

Bisnis | Kamis, 30 Maret 2017 | 22:00 WIB

Daerah Gembira BUMD Diberi Peluang Kelola SDA Migas

Daerah Gembira BUMD Diberi Peluang Kelola SDA Migas

Bisnis | Sabtu, 28 Januari 2017 | 10:21 WIB

Pengelolaan Blok ONWJ Oleh Pertamina Pakai Skema  Gross Split

Pengelolaan Blok ONWJ Oleh Pertamina Pakai Skema Gross Split

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 21:20 WIB

Terkini

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

BAIC Perluas Pasar Indonesia Timur Lewat Ajang GIIAS Makassar 2026

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo, Refly Harun Siapkan Strategi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×