James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group

Adhitya Himawan

Senin, 08 Mei 2017 | 06:00 WIB
James Tjahaja Riady, Nahkoda Penerus Lippo Group
Chief Executive Officer (CEO) Lippo Group, James Tjahaja Riady di Jakarta, Kamis (4/5/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

James Riady, nama yang begitu tersohor dalam dunia bisnis properti tanah air. Sebagai putera dari Mochtar Riady, James mewarisi kerajaan bisnis Lippo Group dari sang ayah. Lippo Group sendiri merupakan salah satu raksasa industri properti di tanah air.

Pria yang bernama lengkap James Tjahaja Riady ini lahir pada tahun 1957 di Jakarta. James adalah putera kedua Mochtar Riady, seorang bankir kenamaan yang berperan penting dalam pengembangan bisnis Bank Central Asia (BCA) sebelum memutuskan keluar dan mendirikan Lippo Group. Dalam 25 tahun terakhir, Mochtar fokus menjadi konglomerat properti. Adapun ibu James bernama Suryawati Lidya.

Meski lahir dari keluarga bankir yang sukses, James dididik Mochtar dengan disiplin sejak kecil. Saat masih anak-anak, James dikirim ayahnya ke Macau, Cina untuk sekolah dan belajar hidup mandiri. Setelah empat tahun bersekolah di Macau, James Riady kemudian pindah ke Australia dan kuliah di University of Melbourne.

Di Australia, ia tinggal disana selama delapan tahun. Setelah menamatkan kuliahnya di University of Melbourne di Australia, Ayahnya kemudian mengirim James Riady ke Amerika untuk terjun ke dunia bisnis di sektor perbankan pada tahun 1977.

Dalam beberapa artikel mengenai biografi maupun profil James Riady dari berbagai sumber, diketahui bahwa pertama kali ia bekerja di Irving Trust Banking Company saat berusia 18 tahun. Setahun disana, James Riady muda kemudian pindah ke wilayah Arkansas dan mendirikan sebuah bank bernama Worthen Bank dengan modal 20 juta Dolar Amerika Serikat (AS). Disinilah ia kemudian berkenalan dengan Jack Steven, sahabat karib ayahnya Mochtar Riady. Jack Steven dikenal sebagai seorang bankir kenamaan asal Arkansas.

Kedekatan hubungan keluarga James Riady dengan Stephens Inc, membuat James kemudian berkenalan dengan Gubernur Arkansas ketika itu Bill Clinton yang kemudian menjadi Presiden Amerika Serikat. Pada tahun 1980-an, James Riady dan keluarganya kemudian membuat kesepakatan dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Zenith Electronics untuk memproduksi televisi berwarna dan membangun pabriknya di Jakarta.

Bahkan pada tahun 1984, James ditunjuk menjadi Presiden Direktur Worthen Bank, selain itu istri Bill Clinton, yakni Hilary Clinton (tahun lalu menjadi Calon Presiden AS dari Partai Demokrat,red) juga menjadi pengacara dari Bank yang dipimpin oleh James Riady.

Seiring perjalanan waktu, James dikenal sebagai sosok yang sangat agresif dalam dunia bisnis dibandingkan ayahnya. James dipercaya oleh sang ayah untuk menjadi nahkoda penerus Lippo Group. James menjadi anggota kehormatan dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).

Dibawah kendali James Riady, Lippo Group menjelma sebagai kerajaan bisnis dengan cabang yang tersebar luas di mancanegara. Adapun yang menjadi induk usaha adalah PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang kini menjadi salah satu perusahaan publik properti terbesar di Indonesia.

baca juga

Bisnis LPKR terdiri atas Residential/Townships, Retail Malls, Hospitals, Hotels dan Asset Management. LPKR mengembangkan kawasan perumahan, industri, komersial, serta ritel properti di seluruh Indonesia. LPKR memiliki anak perusahaan yang mengelola dan mengoperasikan rumah sakit, mal dan hotel di kota-kota besar di Indonesia serta menyediakan berbagai layanan infrastruktur bagi para penduduk di kota kota mandiri LPKR, dan jasa manajemen properti serta jasa manajemen REIT.

Melalui dua anak perusahaan publik utama, PT Lippo Cikarang, Tbk ("LPCK") dan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk ("GMTD"), kini LPKR memiliki masing-masing 54,4 persen dan 59,8 persen. LPKR juga telah mengembangkan dan saat ini mengelola kawasan perkotaan di Lippo Cikarang di Bekasi dan di Tanjung Bunga di Makassar.

Selain itu, LPKR memiliki 62,1 persen dari PT Siloam International Hospitals Tbk ("SILO"), salah satu jaringan rumah sakit swasta terbesar di Indonesia. Saat ini Siloam mengelola dan mengoperasikan 25 rumah sakit moderen di 18 kota tersebar di seluruh negeri, yang terdiri dari 9 rumah sakit di Jabodetabek dan 16 rumah sakit yang tersebar di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan Nusa Tenggara yang didukung oleh lebih dari 2.300 dokter spesialis dan dokter umum serta lebih dari 8.800 perawat dan staf medis.

LPKR juga telah mendirikan dan mensponsori dua REIT yang tercatat di Bursa Efek Singapura, yaitu First Real Estate Investment Trust ("First REIT") dan Lippo Malls Indonesia Retail Trust ("LMIR Trust"). LPKR tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kapitalisasi pasar Rp17,3 triliun, atau 1,3 miliar Dolar AS per 17 Maret 2016.

Bagi James, ada 5 kunci utama dalam membangun dan mengembangkan sebuah bisnis. Pertama adalah visi, kedua adalah keberanian, ketiga adalah manajemen, keempat adalah kecepatan, dan terakhir adalah keuangan. "Membangun bisnis itu memerlukan visi, tetapi visi saja tanpa ada keberanian ya percuma. Barulah setelah ada keberanian, diperlukan manajemen serta kecepatan dalam mengambil keputusan bisnis. Soal keuangan, itu bisa diupayakan setelah empat faktor lain tadi sudah terpenuhi," kata James di Jakarta, Kamis (4/5/2017).

Selain aktif berbisnis, James juga mendirikan Sekolah Pelita Harapan dan Universitas Pelita Harapan sebagai usahanya di mengembangkan sektor pendidikan. Selain itu ia juga pernah tercatat sebagai ketua dibidang pendanaan PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) dan membuat Lippo sebagai sponsor utama saat pertandingan Bulutangkis di Hongkong.

Dalam kehidupan pribadinya, James Riady menikah dengan Aileen Hambali. Dari pernikahannya tersebut, James dikaruniai empat orang anak bernama John Riady, Stephanie Riady, Caroline Riady serta Henry Riady.

Menurut majalah Forbes, kekayaan James Riady beserta keluarga ditaksir senilai 1,87 miliar Dolar AS atau setara dengan Rp24,6 triliun. James masuk dalam daftar 10 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inspiratif! Petani Tanpa Kaki Ini Rawat Keluarga Selama 40 Tahun

Inspiratif! Petani Tanpa Kaki Ini Rawat Keluarga Selama 40 Tahun

News | Selasa, 02 Mei 2017 | 19:31 WIB

Kisah Danny, Resign dari Bank, Sukses Bisnis Baju Anjing

Kisah Danny, Resign dari Bank, Sukses Bisnis Baju Anjing

Bisnis | Selasa, 02 Mei 2017 | 12:19 WIB

Rieke Caroline, Layani Jasa Hukum Buat UKM Lewat Buatkontrak.com

Rieke Caroline, Layani Jasa Hukum Buat UKM Lewat Buatkontrak.com

Bisnis | Sabtu, 22 April 2017 | 15:38 WIB

Syarifah Kemala, Ibu Rumah Tangga Pengusaha Kue Sukses

Syarifah Kemala, Ibu Rumah Tangga Pengusaha Kue Sukses

Bisnis | Jum'at, 21 April 2017 | 09:58 WIB

Blusukan Mencari Jejak HIV ala Sri Rahayu

Blusukan Mencari Jejak HIV ala Sri Rahayu

Lifestyle | Jum'at, 21 April 2017 | 09:20 WIB

Komang Wiswakarma, Pendiri Event Organizer Digital Maimilu.com

Komang Wiswakarma, Pendiri Event Organizer Digital Maimilu.com

Bisnis | Kamis, 20 April 2017 | 07:18 WIB

Gilatrip.com, Startup Penggali Potensi Pariwisata Indonesia

Gilatrip.com, Startup Penggali Potensi Pariwisata Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 April 2017 | 10:46 WIB

Irfan Wahid, Seniman Sekaligus Pengusaha Industri Kreatif

Irfan Wahid, Seniman Sekaligus Pengusaha Industri Kreatif

Bisnis | Sabtu, 15 April 2017 | 21:16 WIB

Gingin, Pedagang Asongan yang Kini Sukses Jadi Juragan Madu

Gingin, Pedagang Asongan yang Kini Sukses Jadi Juragan Madu

Bisnis | Jum'at, 14 April 2017 | 07:09 WIB

Anak Panti Asuhan di Bantul Merintis Usaha Ternak Lele

Anak Panti Asuhan di Bantul Merintis Usaha Ternak Lele

Bisnis | Rabu, 12 April 2017 | 06:37 WIB

Terkini

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

3 Rekomendasi Sabun Mandi Non-SLS yang Ampuh Jaga Kelembapan Kulit, Bebas Iritasi!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Belajar dari Bungo: Saat Hutan Adat Jadi Benteng Pertahanan Alam

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Mustika Ratu Punya Sunscreen? Segini Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 13:15 WIB

Ikhtiar Pramono Anung Putus Rantai Narkoba di Kampung Bahari

Ikhtiar Pramono Anung Putus Rantai Narkoba di Kampung Bahari

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:14 WIB

Saham TMPO Terbang 26 Persen, Influencer Timothy Ronald Kempit 1,26 Persen

Saham TMPO Terbang 26 Persen, Influencer Timothy Ronald Kempit 1,26 Persen

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 13:09 WIB

Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!

Cara Memilih Powerbank yang Bagus dan Baik 2026, Jangan Asal Lihat Kapasitas!

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 13:02 WIB

Jay Idzes Dapat Rapor Merah saat Comeback di Sassuolo, Jadi Pemain dengan Rating Terendah

Jay Idzes Dapat Rapor Merah saat Comeback di Sassuolo, Jadi Pemain dengan Rating Terendah

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 13:02 WIB

Bahas RUU Perampasan Aset, Jamdatun Ingatkan Risiko Kesewenang-Wenangan Negara

Bahas RUU Perampasan Aset, Jamdatun Ingatkan Risiko Kesewenang-Wenangan Negara

News | Selasa, 03 November 2026 | 13:00 WIB

Menabung Tanpa Kehilangan Masa Muda: Bisakah Gen Z Temukan Keseimbangan?

Menabung Tanpa Kehilangan Masa Muda: Bisakah Gen Z Temukan Keseimbangan?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 13:00 WIB

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi Sebagai Budaya Kerja

Jelang IGA 2026, Kemendagri Dorong Pemda Jadikan Inovasi Sebagai Budaya Kerja

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:59 WIB

×