Pada Mendag AS, Luhut Tegaskan Freeport Harus Ikuti Aturan RI

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 24 Mei 2017 | 13:15 WIB
Pada Mendag AS, Luhut Tegaskan Freeport Harus Ikuti Aturan RI
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, di Gedung Kemenko Kemaritiman, Jakarta. [Dok Kemenko Maritim]

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, juga menyampaikan hasil kunjungannya ke Amerika Serikat bulan lalu. Dalam kunjungan tersebut ia bertemu dengan Menteri Perdagangan Amerika Wilbur Ross yang menanyakan perihal Freeport.

"Menteri Wilbur Ross concern, kenapa sepertinya investasi Freeport di Indonesia begini. Waktu saya jawab, sebenarnya tidak masalah, tapi Freeport saja yang tidak memenuhi kewajibannya. Saya sampaikan kepada Menteri Ross, ya kalau Freeport mau perpanjang (kontrak), ya silakan. Tapi dia harus ikuti aturan pemerintah Indonesia," jelas Luhut di Jakarta, Selasa (23/5/2017).

Aturan tersebut adalah divestasi 51 persen saham dan membangun smelter.

Ia mengatakan dengan istilah 'Indonesia First' Indonesia mengedepankan kepentingan nasional, tetapi jangan sampai persoalan Freeport ini merusak hubungan antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

Pada beberapa pertemuan dalam kunjungan tersebut Menko Luhut mengatakan banyak mendapat pujian tentang kinerja perekonomian Indonesia di bawah kepemimpinan Joko Widodo. Ia menyinggung lembaga pemeringkat S&P yang baru saja memberikan rating layak investasi kepada Indonesia. Laporan keuangan pemerintah juga mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Hasil ini yang menunjukkan Indonesia semakin baik, makanya kita dapat penilaian invesment grade dan WTP. Hasil investment grade itu baru pertama diberikan setelah 1996, untuk WTP itu dari 2002," ujarnya.

Di Amerika, beberapa waktu lalu, Menko Luhut menghadiri Spring meeting World Bank, untuk mempersiapkan pertemuan IMF-World Bank meeting Oktober tahun depan. Menurutnya pemerintah akan menyiapkan dana segar hingga Rp 5,3 triliun untuk membangun infrastruktur di Bali.

"Kita persiapkan lima tourist destination untuk para peserta annual meeting. Yaitu Danau Toba, Borobudur, sampai Karimun Jawa dan Selatan Yogyakarta, Bali, Labuan Bajo, dan Toraja. Nah itu semua sedang dipersiapkan," kata Menko Luhut

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Beberkan Tiga Proyek Infrastruktur Yang Ditawarkan ke Cina

Luhut Beberkan Tiga Proyek Infrastruktur Yang Ditawarkan ke Cina

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 13:09 WIB

Ini Kekhawatiran Luhut Jika Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Batal

Ini Kekhawatiran Luhut Jika Proyek Reklamasi Teluk Jakarta Batal

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 13:01 WIB

Indonesia Siapkan 5 Tempat Wisata Sambut Delegasi IMF-World Bank

Indonesia Siapkan 5 Tempat Wisata Sambut Delegasi IMF-World Bank

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:59 WIB

Luhut: Pekerja Freeport yang Di-PHK Dapat Pesangon Rp2 Miliar

Luhut: Pekerja Freeport yang Di-PHK Dapat Pesangon Rp2 Miliar

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:38 WIB

Indonesia Tawarkan 3 Megaproyek ke Cina

Indonesia Tawarkan 3 Megaproyek ke Cina

Bisnis | Selasa, 23 Mei 2017 | 14:00 WIB

Luhut Akan Paparkan Kajian Reklamasi Setelah Lebaran

Luhut Akan Paparkan Kajian Reklamasi Setelah Lebaran

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:59 WIB

Investasi Cina Besar, Luhut: Pemerintah Tetap Waspada Isu Komunis

Investasi Cina Besar, Luhut: Pemerintah Tetap Waspada Isu Komunis

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:49 WIB

Luhut Tegaskan Skema Jalan Sutra Cina Bukanlah Pinjaman Kepada RI

Luhut Tegaskan Skema Jalan Sutra Cina Bukanlah Pinjaman Kepada RI

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 19:40 WIB

Freeport PHK 840 Karyawan yang Lakukan Mogok Kerja

Freeport PHK 840 Karyawan yang Lakukan Mogok Kerja

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 23:26 WIB

Inilah Sejumlah Kendala Mengolah Kekayaan Laut Indonesia

Inilah Sejumlah Kendala Mengolah Kekayaan Laut Indonesia

Bisnis | Senin, 15 Mei 2017 | 20:11 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×