Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

BPS: Inflasi Mei Diprediksi Lebih Tinggi Dibanding April

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 27 Mei 2017 | 05:23 WIB
BPS: Inflasi Mei Diprediksi Lebih Tinggi Dibanding April
Suasana penjualan bahan pokok di Pasar Inpres Senen, Jakarta, Selasa (14/3).

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan laju inflasi pada Mei 2017 berpotensi lebih tinggi dibanding April 2017 yang tercatat mencapai 0,09 persen.

"Kayaknya akan lebih tinggi, namun tidak signifikan, karena pemerintah sudah mengendalikan harga," kata Suhariyanto ditemui seusai mengikuti rapat koordinasi membahas inflasi di Jakarta, Jumat  (26/5/2017) malam.

Suhariyanto mengatakan laju inflasi pada Mei terlihat dipengaruhi oleh pergerakan harga bahan makanan yang sempat mengalami kenaikan pada pekan pertama dan kedua. Namun mulai menurun pada pekan ketiga dan keempat.

"Minggu ketiga, minggu kempat ini kayaknya sudah turun lagi. Harga beberapa komoditas mulai turun, seperti bawang putih. Daging juga bagus, mengalami penurunan. Gula pasir juga terkendali," katanya.

Ia mengharapkan tren harga bahan makanan yang mulai menurun ini bisa terus terjaga pada periode puasa dan lebaran, agar beban inflasi tinggi tidak terjadi pada Juni 2017.

Sebelumnya, BPS mencatat inflasi April 2017 sebesar 0,09 persen karena terjadi penyesuaian tarif listrik untuk rumah tangga 900 VA nonsubsidi dalam bulan tersebut. Dengan inflasi April tercatat 0,09 persen maka inflasi tahun kalender Januari-April 2017 telah mencapai 1,28 persen dan inflasi secara tahunan (year on year) sebesar 4,1 persen.

Meski demikian, kelompok bahan makanan tercatat mengalami deflasi pada April 2017 sehingga ikut menekan pergerakan inflasi.

Beberapa harga komoditas pangan seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, beras, daging sapi, ikan segar dan telur ayam ras tercatat mengalami penurunan. Harga komoditas lainnya seperti bawang putih, daging ayam ras, tomat dan jeruk, masih mengalami kenaikan pada periode ini.

Beberapa bahan makanan ini masih mengalami kenaikan harga seiring dengan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang puasa dan lebaran. Komoditas bawang putih mengalami kenaikan harga tertinggi yaitu mencapai 28,79 persen, disusul cabai merah 14,97 persen, telur ayam ras 8,34 persen dan daging ayam ras 4,2 persen.

Harga cabai rawit sempat mengalami penurunan harga tertinggi pada Mei 2017, namun harga itu masih jauh lebih tinggi jika dibandingkan harga komoditas yang sama pada bulan April dan Mei 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut: Pengusaha Jangan Sibuk Memperkaya Diri Sendiri

Luhut: Pengusaha Jangan Sibuk Memperkaya Diri Sendiri

Bisnis | Jum'at, 26 Mei 2017 | 13:18 WIB

HMJ Akuntansi FE UWG Tawarkan Akuntasi Topeng di Polowijen

HMJ Akuntansi FE UWG Tawarkan Akuntasi Topeng di Polowijen

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 11:58 WIB

Tingkatkan Ekonomi, Digagas Koperasi Batik di Polowijen

Tingkatkan Ekonomi, Digagas Koperasi Batik di Polowijen

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 11:53 WIB

Jokowi Akui Korsel Jadi Mitra Penting Pertumbuhan Ekonomi RI

Jokowi Akui Korsel Jadi Mitra Penting Pertumbuhan Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 24 Mei 2017 | 10:37 WIB

Ini Penyebab Lulusan SMK Banyak Menganggur

Ini Penyebab Lulusan SMK Banyak Menganggur

Bisnis | Senin, 22 Mei 2017 | 18:11 WIB

Kadin: Harkitnas Jadi Momentum Pemerataan Ekonomi

Kadin: Harkitnas Jadi Momentum Pemerataan Ekonomi

Bisnis | Senin, 22 Mei 2017 | 07:38 WIB

Darmin Akui Perekonomian Daerah Harus Dibangun Dengan Segera

Darmin Akui Perekonomian Daerah Harus Dibangun Dengan Segera

Bisnis | Jum'at, 19 Mei 2017 | 15:18 WIB

BI Sebut Aliran Modal Asing Bantu Stabilkan Rupiah

BI Sebut Aliran Modal Asing Bantu Stabilkan Rupiah

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 17:56 WIB

BI Akui Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Melambat

BI Akui Pertumbuhan Ekonomi di Sumatera Melambat

Bisnis | Kamis, 18 Mei 2017 | 17:36 WIB

Terkini

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:39 WIB

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Telkom Bukukan Kinerja Resilience pada FY25, Hasilkan Total Shareholder Return 35,7%

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:36 WIB

BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan

BRI Multiguna Karya Mempermudah Berbagai Rencana Untuk Segala Kebutuhan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:29 WIB

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kementerian dan TKD Pemda Jika Hambat Proyek Investasi

Purbaya Ancam Potong Anggaran Kementerian dan TKD Pemda Jika Hambat Proyek Investasi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:24 WIB

Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini

Rupiah Terkapar ke Level Rp17.529 per Dolar AS, Cetak Rekor Buruk Baru Sore Ini

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:54 WIB

PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan

PTFI dan Masyarakat Papua Tengah: 10 Tahun Perubahan, Harapan Baru untuk Ekonomi Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:53 WIB

Langkah Tegas, DJP Jawa Timur Blokir Rekening 3.185 Penunggak Pajak di 11 Bank

Langkah Tegas, DJP Jawa Timur Blokir Rekening 3.185 Penunggak Pajak di 11 Bank

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:39 WIB

Pesan Tegas Purbaya: Jabatan Adalah Fungsi Pelayanan, Bukan Sekadar Fasilitas

Pesan Tegas Purbaya: Jabatan Adalah Fungsi Pelayanan, Bukan Sekadar Fasilitas

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:32 WIB