Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Inilah Alasan PT INKA Lirik Afrika Untuk Ekspor Kereta Api

Adhitya Himawan

Sabtu, 03 Juni 2017 | 10:22 WIB
Inilah Alasan PT INKA Lirik Afrika Untuk Ekspor Kereta Api
Direktur SDM dan Keuangan PT Industri Kereta Api (INKA), Mohamad Nur Sodiq. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Direktur Utama PT Industri Kereta Api (INKA), Agus Purnomo, mengungkapkan bahwa beberapa negara di Afrika sudah menyatakan minatnya membeli kereta buatan INKA. Terlebih harga kereta api produksi INKA bisa dikatakan lebih murah dari kereta api buatan Eropa, bahkan Cina.

"Mudah-mudahan Insya Allah bisa bersaing. Total penjualan kita tahun ini 150 juta dolar Amerika Serikat (AS), tahun lalu 100 juta dolar AS. Dengan pabrik baru, ekspor bisa lebih mudah, karena (pabrik) Madiun ini jauh dari pelabuhan, sekali ongkos angkut kereta mahal, bisa Rp60 juta," ucap Agus.

Saat ini deretan produk kereta buatan PT INKA sudah menembus pasar internasional. Kereta buatan INKA sudah banyak dibeli oleh sejumlah negara tetangga, mulai dari Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, hingga ke negara kanguru yakni Australia.

Direktur SDM dan Keuangan PT INKA, Mohamad Nur Sodiq, mengungkapkan pihaknya saat ini memang lagi fokus membidik pasar baru di negara-negara Benua Afrika. Ia menyebutkan beberapa negara yang disasar yakni Mesir, Senegal, Zambia, dan Ethiopia.

"Kita baru dapat proyek pembuatan 100 lokomotif ke Zambia, ini kerja sama dengan Bombardier, nilainya hampir 40 juta dolar AS. Sebenarnya kita sudah bisa buat lokomotif sendiri, tapi untuk teknik yang lebih canggih, kita kerjasama dulu," ujar Sodiq ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (2/6/2017).

Menurutnya, sejumlah negara di Afrika yang sudah menyatakan ketertarikannya pada kereta maupun lokomotif. Pihaknya sudah mengirim tim ke negara-negara tersebut, beberapa bahkan sudah mulai ikut tender.

Hal yang membuatnya cukup optimis, lantaran produk INKA diakui lebih murah dibandingkan sejumlah pemasok di Afrika seperti Eropa dan China.

"Kita sudah kirim tim ke Senegal, Mesir, dan Ethiopia untuk mendetailkan pola kebutuhan kereta yang mereka inginkan. Harga kita lebih kompetitif, jauh lebih murah dari Eropa, bahkan China sekalipun. Selama ini Afrika kan jadi market kereta Eropa," jelas Sodiq.

baca juga

Sodiq menjelaskan potensi pasar Afrika cukup menjanjikan. Sebab banyak negara Afrika yang belum memiliki teknologi untuk memproduksi kereta api. Ini berbeda dengan banyak negara Asia dan Eropa yang sudah mampu memproduksi kereta api sendiri.

"Negara yang bisa memproduksi kereta api sendiri seperti Jepang atau Cina, tidak mungkin akan membeli kereta api dari kita," tutup Sodiq.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inilah Beragam Proyek Kereta Strategis Garapan PT INKA

Inilah Beragam Proyek Kereta Strategis Garapan PT INKA

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2017 | 10:07 WIB

Bank Mandiri dan SMI Kucurkan Kredit Rp1,69 Triliun ke INKA

Bank Mandiri dan SMI Kucurkan Kredit Rp1,69 Triliun ke INKA

Bisnis | Sabtu, 03 Juni 2017 | 07:06 WIB

Kalimantan Selatan Diprediksi Punya Kereta Api pada 2019

Kalimantan Selatan Diprediksi Punya Kereta Api pada 2019

Bisnis | Selasa, 30 Mei 2017 | 22:23 WIB

Lelaki Ini Diculik dan Diperkosa 3 Gadis Selama Tiga Hari

Lelaki Ini Diculik dan Diperkosa 3 Gadis Selama Tiga Hari

News | Selasa, 30 Mei 2017 | 20:18 WIB

Perlintasan Kereta Api Jatinegara Ditutup

Perlintasan Kereta Api Jatinegara Ditutup

Foto | Selasa, 30 Mei 2017 | 13:12 WIB

Stasiun Klender Kembali Beroperasi

Stasiun Klender Kembali Beroperasi

Foto | Senin, 29 Mei 2017 | 15:10 WIB

Kereta Api Buatan Indonesia Jajaki Tanzania

Kereta Api Buatan Indonesia Jajaki Tanzania

Bisnis | Kamis, 25 Mei 2017 | 18:04 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Blora

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Mobil di Blora

News | Senin, 22 Mei 2017 | 01:26 WIB

Perawatan Kereta Api di Balai Yasa Gubeng

Perawatan Kereta Api di Balai Yasa Gubeng

Foto | Senin, 15 Mei 2017 | 17:24 WIB

Menperin: Revolusi Industri 4.0 Perkuat Daya Saing Manufaktur

Menperin: Revolusi Industri 4.0 Perkuat Daya Saing Manufaktur

Bisnis | Minggu, 14 Mei 2017 | 20:01 WIB

Terkini

Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin

Stok Minyak AS Ambles ke Level Terendah Sejak Era Perang Dingin

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:28 WIB

Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?

Pemerintah Intervensi Harga LNG, Apa Jadi Penyebab Harganya Mahal?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 12:16 WIB

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Harga Pangan Nasional Kompak Turun Hari Ini: Cabai Rawit Merah Masih Bertahan di Atas Rp57 Ribu

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:47 WIB

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Antam dan Galeri 24 di Pegadaian Turun Lagi! Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:26 WIB

BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri

BRI Peduli Latih 60 PMI Cirebon Jadi Wirausaha, Siap Bangun Usaha Mandiri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:24 WIB

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18 WIB

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

×