Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

IPO PT Totalindo Eka Persada Diprediksi akan Sepi Pembeli

Adhitya Himawan

Kamis, 15 Juni 2017 | 13:54 WIB
IPO PT Totalindo Eka Persada Diprediksi akan Sepi Pembeli
Pengunjung melintas di depan layar elektronik pergerakan saham jelang penutupan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Direktur Eksekuti Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel menilai saham perusahaan kontraktor Infrastruktur yang sudah listing di bursa saham sepertinya akan sulit meningkat dan mendapatkan gain  di 6 bulan ke depan. Hal ini  diakibatkan oleh Pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran untuk sektor infrastruktur yang lumayan besar.

Fahmi mengatakan, terkait penawaran umum perdana (IPO / Initial Public Offering) saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) dilakukan oleh PT Bahana Sekuritas (DX), PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan PT Indo Premier Sekuritas (PD) selaku penjamin pelaksana emisi efek.

"Dimana TOPS, emiten yang merupakan perusahaan kontraktor yang baru akan melantai di bursa saham sepertinya akan kurang menarik investor untuk membelinya," kata Fahmi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (15/6/2017).

 

Apalagi TOPS yang banyak mengerjakan proyek proyek bangunan dan gedung  swasta seperti apartemen ,hotel dan lain-lain tentu amat bergantung pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana oleh pemerintah

Dia mengaku, tidak itu saja TOPS juga beberapa kali dalam mengerjakan proyek pembangunan sebuah proyek milik swasta. Sayangnya, TOPS pernah mengalami kesalahan fatal dalam proses kontruksinya sampai ambruk bangunanya dan menyebabkan kematian dan luka berat para pekerjanya.

"Seperti pembangunan apartemen Podomoro City Deli Medan di Jalan Putri Hijau Medan,dan  pengembangnya  PT Podomoro Land Tbk akan menekankan kontraktor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dilakukan oleh PT Totalindo. Tentu ini sebuah contoh yang bisa membuat PT Totalindo merugi," ujar Fahmi.

Menurutnya, dalam prospektur rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan seluruhnya untuk:

Pertama sekitar 35 persen atau sebesar Rp174.463.765.543 untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan fasilitas-fasilitas pinjaman/pembiayaan yang diperoleh dari kreditur-kreditur (Rp125.953.313.564 untuk membayar sebagian pinjaman Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), Rp31.343.251.819 untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS), Rp9.081.863.068 untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah PT Bank BNI Syariah dan Rp8.085.337.092 untuk membayar sebagian pembiayaan Bank Muamalat Indonesia Tbk.

baca juga

Kedua, sekitar 60 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan guna mendukung operasi Perseroan yang terkait beban pokok penjualan, beban umum dan administrasi, serta bebas bunga pinjaman.

Ketiga adalah sisanya 5,00 persen untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan di bidang konstruksi melalui pembelian mesin, alat berat dan/atau peralatan konstruksi antara lain berupa Aluma System, tower crane, passenger hoist, dan concrete pump.

Bahkan, penjualan saham TOPS lebih besar digunakan untuk membayar hutang pada kreditur ini artinya sangat sulit nantinya pemegang saham TOPS akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan nilai saham Perdana dan apalagi akan bisa mendapatkan dividend nantinya

"Jadi menurut Indonesia Development Monitoring ,para investor di Pasar saham harus lebih hati hati dalam membeli saham Perdana TOPS yang Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 1.666.000.000 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp310,- per saham," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPO PT Hartadinata Abadi Telah Terima Pernyataan Efektif Dari OJK

IPO PT Hartadinata Abadi Telah Terima Pernyataan Efektif Dari OJK

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:24 WIB

Bintraco Dharma Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bintraco Dharma Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 13:32 WIB

Garuda Akan Lepas Saham 20 Persen ke Masyarakat

Garuda Akan Lepas Saham 20 Persen ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 Februari 2017 | 11:55 WIB

BEI Sebut Perusahaan Hary Tanoe akan IPO di Indonesia

BEI Sebut Perusahaan Hary Tanoe akan IPO di Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 23:21 WIB

Tahun Ini, 3 Perusahaan Asing akan IPO di Indonesia

Tahun Ini, 3 Perusahaan Asing akan IPO di Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 23:16 WIB

OJK Dorong Industri Daerah Masuk Bursa Efek Indonesia

OJK Dorong Industri Daerah Masuk Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 18:59 WIB

Besok, Aneka Gas Industri dan Paramita Bangun Persada akan IPO

Besok, Aneka Gas Industri dan Paramita Bangun Persada akan IPO

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:30 WIB

Saham Indo Komoditi Korpora Kembali Tercatat di BEI

Saham Indo Komoditi Korpora Kembali Tercatat di BEI

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:27 WIB

Waskita Beton Precast Resmi IPO ke Bursa Efek Indonesia

Waskita Beton Precast Resmi IPO ke Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 12:36 WIB

IPO Perdana, Harga Saham Waskita Dibanderol Rp400-500 per Lembar

IPO Perdana, Harga Saham Waskita Dibanderol Rp400-500 per Lembar

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 16:44 WIB

Terkini

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

×