Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IPO PT Totalindo Eka Persada Diprediksi akan Sepi Pembeli

Adhitya Himawan

Kamis, 15 Juni 2017 | 13:54 WIB
IPO PT Totalindo Eka Persada Diprediksi akan Sepi Pembeli
Pengunjung melintas di depan layar elektronik pergerakan saham jelang penutupan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Direktur Eksekuti Indonesia Development Monitoring (IDM) Fahmi Hafel menilai saham perusahaan kontraktor Infrastruktur yang sudah listing di bursa saham sepertinya akan sulit meningkat dan mendapatkan gain  di 6 bulan ke depan. Hal ini  diakibatkan oleh Pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran untuk sektor infrastruktur yang lumayan besar.

Fahmi mengatakan, terkait penawaran umum perdana (IPO / Initial Public Offering) saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) dilakukan oleh PT Bahana Sekuritas (DX), PT CLSA Sekuritas Indonesia (KZ) dan PT Indo Premier Sekuritas (PD) selaku penjamin pelaksana emisi efek.

"Dimana TOPS, emiten yang merupakan perusahaan kontraktor yang baru akan melantai di bursa saham sepertinya akan kurang menarik investor untuk membelinya," kata Fahmi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (15/6/2017).

 

Apalagi TOPS yang banyak mengerjakan proyek proyek bangunan dan gedung  swasta seperti apartemen ,hotel dan lain-lain tentu amat bergantung pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana oleh pemerintah

Dia mengaku, tidak itu saja TOPS juga beberapa kali dalam mengerjakan proyek pembangunan sebuah proyek milik swasta. Sayangnya, TOPS pernah mengalami kesalahan fatal dalam proses kontruksinya sampai ambruk bangunanya dan menyebabkan kematian dan luka berat para pekerjanya.

"Seperti pembangunan apartemen Podomoro City Deli Medan di Jalan Putri Hijau Medan,dan  pengembangnya  PT Podomoro Land Tbk akan menekankan kontraktor untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja yang harus dilakukan oleh PT Totalindo. Tentu ini sebuah contoh yang bisa membuat PT Totalindo merugi," ujar Fahmi.

Menurutnya, dalam prospektur rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan seluruhnya untuk:

Pertama sekitar 35 persen atau sebesar Rp174.463.765.543 untuk pembayaran sebagian utang berdasarkan fasilitas-fasilitas pinjaman/pembiayaan yang diperoleh dari kreditur-kreditur (Rp125.953.313.564 untuk membayar sebagian pinjaman Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), Rp31.343.251.819 untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS), Rp9.081.863.068 untuk membayar sebagian pembiayaan musyarakah PT Bank BNI Syariah dan Rp8.085.337.092 untuk membayar sebagian pembiayaan Bank Muamalat Indonesia Tbk.

baca juga

Kedua, sekitar 60 persen untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Perseroan guna mendukung operasi Perseroan yang terkait beban pokok penjualan, beban umum dan administrasi, serta bebas bunga pinjaman.

Ketiga adalah sisanya 5,00 persen untuk mendukung pengembangan bisnis Perseroan di bidang konstruksi melalui pembelian mesin, alat berat dan/atau peralatan konstruksi antara lain berupa Aluma System, tower crane, passenger hoist, dan concrete pump.

Bahkan, penjualan saham TOPS lebih besar digunakan untuk membayar hutang pada kreditur ini artinya sangat sulit nantinya pemegang saham TOPS akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan nilai saham Perdana dan apalagi akan bisa mendapatkan dividend nantinya

"Jadi menurut Indonesia Development Monitoring ,para investor di Pasar saham harus lebih hati hati dalam membeli saham Perdana TOPS yang Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 1.666.000.000 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp310,- per saham," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPO PT Hartadinata Abadi Telah Terima Pernyataan Efektif Dari OJK

IPO PT Hartadinata Abadi Telah Terima Pernyataan Efektif Dari OJK

Bisnis | Selasa, 13 Juni 2017 | 12:24 WIB

Bintraco Dharma Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bintraco Dharma Resmi IPO di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Senin, 10 April 2017 | 13:32 WIB

Garuda Akan Lepas Saham 20 Persen ke Masyarakat

Garuda Akan Lepas Saham 20 Persen ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 Februari 2017 | 11:55 WIB

BEI Sebut Perusahaan Hary Tanoe akan IPO di Indonesia

BEI Sebut Perusahaan Hary Tanoe akan IPO di Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 23:21 WIB

Tahun Ini, 3 Perusahaan Asing akan IPO di Indonesia

Tahun Ini, 3 Perusahaan Asing akan IPO di Indonesia

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2017 | 23:16 WIB

OJK Dorong Industri Daerah Masuk Bursa Efek Indonesia

OJK Dorong Industri Daerah Masuk Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 18:59 WIB

Besok, Aneka Gas Industri dan Paramita Bangun Persada akan IPO

Besok, Aneka Gas Industri dan Paramita Bangun Persada akan IPO

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:30 WIB

Saham Indo Komoditi Korpora Kembali Tercatat di BEI

Saham Indo Komoditi Korpora Kembali Tercatat di BEI

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 21:27 WIB

Waskita Beton Precast Resmi IPO ke Bursa Efek Indonesia

Waskita Beton Precast Resmi IPO ke Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Selasa, 20 September 2016 | 12:36 WIB

IPO Perdana, Harga Saham Waskita Dibanderol Rp400-500 per Lembar

IPO Perdana, Harga Saham Waskita Dibanderol Rp400-500 per Lembar

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 16:44 WIB

Terkini

Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka

Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI

Banyak Sosok yang Masih Rangkap Jabatan di Jajaran Manajemen DSI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Geledah Rumah Hingga Kantor Rektorat Unsoed, Penyidik Temukan SE KPK Tahun 2023

Geledah Rumah Hingga Kantor Rektorat Unsoed, Penyidik Temukan SE KPK Tahun 2023

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Ragamuda 2026: Parade Budaya dan Unjuk Bakat Pelajar Lintas Daerah Getarkan Jantung Jakarta

Ragamuda 2026: Parade Budaya dan Unjuk Bakat Pelajar Lintas Daerah Getarkan Jantung Jakarta

Entertainment | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang

Herman Deru Klaim Karhutla Sumsel Menurun, Tapi Kabut Asap Masih Bertahan di Palembang

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan

Inovasi Integritas Antarkan Kampung Doyo Baru Masuk Jajaran Desa BRILiaN Unggulan

Bri | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Rekening Aktivis Diblokir, Bentuk Pola RepresiBaru Gerakan Rakyat

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

Pengangguran Tinggi di Papua Picu Gerakan Sipil dan Instabilitas

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Kehilangan Binar Masa Kecil: Apakah Menjadi Dewasa Berarti Berhenti Bermimpi?

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Kucing Merah di Ujung Tanduk: Hutan Kalimantan Terus Kehilangan Penghuninya

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 19:40 WIB

×