Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.373,849
LQ45 633,840
Srikehati 307,576
JII 383,471
USD/IDR 17.871

Bank UOB Indonesia Prediksi PDB RI Tumbuh 5,2 Persen

Adhitya Himawan

Jum'at, 28 Juli 2017 | 18:07 WIB
Bank UOB Indonesia Prediksi PDB RI Tumbuh 5,2 Persen
Presiden Direktur PT Bank UOB Indonesia, Kevin Lam di Jakarta, Selasa (30/5/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Bank UOB Indonesia (UOB Indonesia) tetap optimis terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 meskipun masih terjadi gejolak ekonomi global. UOB Indonesia tetap memperkirakan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,2 persen di tahun 2017 atau lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2016, yang tercatat sebesar 5 persen.

Presiden Direktur Bank UOB Indonesia, Kevin Lam, mengatakan bahwa optimisme UOB berdasarkan kepada stabilitas harga komoditas dan kinerja ekspor Indonesia yang tumbuh berkelanjutan. Kinerja ekspor yang positif memberikan kontribusi bagi mengecilnya defisit transaksi berjalan. "Ini yang akan meningkatkan sentimen positif bagi Indonesia,” kata Kevin dalam acara “UOB Indonesia Economic Outlook 2017: East Java as the Next Economic Hub for Eastern Indonesia Development” yang dihadiri oleh lebih dari 200 nasabah UOB di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (27/7/2017).

Kevin juga mengatakan bahwa kestabilan pertumbuhan PDB, tingkat inflasi, suku bunga, serta nilai tukar rupiah di semester pertama 2017 akan memperlambat potensi pengetatan keuangan di tahun ini ke kemungkinan terjadi di semester pertama 2018. Selain itu, diraihnya peringkat investasi Indonesia dari Standard & Poor’s oleh Indonesia juga merupakan bukti komitmen Pemerintah Indonesia atas terlaksananya reformasi ekonomi dan meningkatnya iklim investasi. Pandangan positif dari lembaga pemeringkat investasi Moody’s & Fitch’s yang sebelumnya telah memberikan peringkat investasi juga berpotensi untuk meningkatkan peringkat investasi Indonesia selanjutnya.

“Meskipun masih terjadi ketidakpastikan ekonomi global, investasi asing yang masuk ke Indonesia rata-rata per tahun sebesar USD29 miliar dalam empat tahun terakhir. Arus investasi diharapkan terus mengalir masuk dengan hadirnya berbagai inisiatif regional seperti seperti ‘Belt and Road’ dari Tiongkok yang merupakan inisiatif pembangunan infrastruktur dengan tujuan meningkatkan konektivitas. Inisiatif seperti ini akan menciptakan berbagai kesempatan pertumbuhan bisnis yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional," tutur Kevin.

Setelah sebelumnya Pemerintah Indonesia berfokus kepada pertumbuhan ekonomi di Jakarta dan Pulau Jawa, kini dalam upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga lebih berfokus pada investasi di wilayah Indonesia Timur seperti terdapat dalam Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) untuk periode 2011- 2025.

“Pemerintah Indonesia di bawah kepemipinan Presiden Joko Widodo berkomitmen tinggi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi antara lain melalui proyek-proyek infrastruktur yang akan meningkatkan konektivitas atau keterhubungan antar pulau di Indonesia Timur. Kami yakin bahwa proyek-proyek tersebut dapat meningkatkan
pertumbuhan ekonomi dan kontribusi terhadap PDB Indonesia Timur,” ujarnya.

Pada tahun 2016, Indonesia Timur berkontribusi sebesar 11,63 persen terhadap PDB Indonesia2 yang didukung oleh industri-industri, seperti: pertanian, infrastruktur, layanan kesehatan, dan mineral.

Tetap Waspada Terhadap Gejolak Ekonomi Global

baca juga

Peristiwa-peristiwa global, seperti: pemilihan umum di Jerman dan kelanjutan dari negosiasi Brexit dapat mendatangkan ketidakpastian ekonomi.

Suan Teck Kin, Ekonomis Senior UOB Group mengatakan bahwa dalam waktu dekat, Indonesia harus mengantisipasi dapat terjadinya gejolak ekonomi di pasar keuangan global sebagai dampak dari ketidakpastian peristiwa geopolitik di Eropa, Inggris, dan Asia, serta kebijakan-kebijakan ekonomi Amerika Serikat. "Meski demikian, kami memperkirakan bahwa pasar keuangan serta pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan stabil, sehingga akan mendukung stabilitas harga komoditas dan perekonomian regional termasuk Indonesia,” ujar Suan dalam kesempatan yang sama.

“Bank sentral Amerika Serikat (AS); The US Federal Reserve, diperkirakan akan meningkatkan tingkat suku bunga sekali lagi di bulan September sebelum adanya pengumuman Balance Sheet Reduction di bulan Desember 2017. Jika tidak ada perubahan yang signifikan atas kebijakan fiskal, pajak perdagangan Amerika Serikat, serta stabilitas perekonomian Tiongkok, depresiasi mata uang regional terhadap dolar AS akan dapat ditekan. Sementara walaupun beberapa negara yang berpotensi di Asia rentan terhadap penghindaran risiko (risk aversion), namun kekuatan fundamental ekonomi mereka diharapkan dapat memberikan pertahanan terhadap dampak arus investasi,” demikian oleh Bapak Suan Teck Kin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Cara kerja UOB Agents app

Begini Cara kerja UOB Agents app

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 16:21 WIB

Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Agents

Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Agents

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 16:10 WIB

Kredit Investasi Bank UOB Indonesia Tumbuh Tinggi

Kredit Investasi Bank UOB Indonesia Tumbuh Tinggi

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2017 | 08:47 WIB

Menengok Sejarah UOB Painting of The Year Sejak 1982

Menengok Sejarah UOB Painting of The Year Sejak 1982

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:46 WIB

Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Painting of The Year 2017

Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Painting of The Year 2017

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:37 WIB

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 16:43 WIB

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:55 WIB

Survei UOB: Rayakan Imlek, Masyarakat Belanja Lebih Banyak

Survei UOB: Rayakan Imlek, Masyarakat Belanja Lebih Banyak

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:16 WIB

Bank UOB Indonesia Buka Sentra UKM di Jakarta

Bank UOB Indonesia Buka Sentra UKM di Jakarta

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 08:24 WIB

UOB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 persen di 2017

UOB Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 persen di 2017

Bisnis | Rabu, 16 November 2016 | 15:54 WIB

Terkini

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

4 Sebab Ibu Hamil yang Berencana Lahiran Normal Mendadak Harus Operasi Caesar

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:33 WIB

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

KUR Bank Mandiri Tembus Rp25,63 Triliun hingga Juli 2026, Puluhan Ribu UMKM Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

Bukan Cuma Jasad, Tanah Makam Sutrimo Juga Diambil untuk Pemeriksaan Forensik

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA

Lampung | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Profil dan Karier Aida Budiman yang Diusulkan Prabowo Jadi Deputi Gubernur Senior BI

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Broker Global Kantongi Lisensi Seychelles, Standar Regulasi Makin Diperkuat

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:04 WIB

Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto

Jalan Gelap Membawa Petaka: 3 Nyawa Melayang Usai 2 Motor Terlibat Adu Banteng di Mojokerto

Jatim | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih

Sambut HUT RI, Monumen 9 Pilar Bogor Berbalut Merah Putih

Foto | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:00 WIB

5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:57 WIB

×