Menengok Sejarah UOB Painting of The Year Sejak 1982

Adhitya Himawan

Rabu, 31 Mei 2017 | 06:46 WIB
Menengok Sejarah UOB Painting of The Year Sejak 1982
PT Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Painting of the Year 2017 di Jakarta, Selasa (30/5/2017). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Bank UOB Indonesia mulai menyelenggarakan kompetisi UOB Painting of the Year di Singapura pada tahun 1982, dan kemudian memperluas kompetisi ini ke Thailand di tahun 2010, serta Malaysia dan Indonesia di tahun 2011. Kompetisi ini telah mendorong munculnya seniman-seniman baru serta memberikan penghargaan bagi seniman profesional, yang telah berkontribusi secara signifikan bagi perkembangan seni Asia Tenggara.

"Saat ini, UOB Painting of the Year telah menjadi salah satu kompetisi seni tahunan terpanjang di Singapura, dan kompetisi seni paling bergengsi di Asia Tenggara," kata Presiden Direktur Bank UOB Indonesia, Kevin Lam, di Jakarta, Selasa (30/5/20170.

Sebagai bagian dari UOB Painting of the Year, UOB memulai ‘Residency Programme’ dengan Fukuoka Asian Art Museum di tahun 2009 dengan tujuan untuk mendorong para seniman untuk saling bertukar ide dengan berbagai kelompok seni di kawasan Asia. Setiap tahun, salah seorang dari para pemenang kompetisi UOB Painting of the Year diberikan kesempatan untuk menghadiri program tersebut sebagai bagian dari penghargaan.

Para pemenang dari kompetisi UOB Painting of the Year tahun ini akan memperoleh kesempatan untuk memamerkan karya mereka di UOB Art Gallery, Singapura. Mereka juga akan diundang untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan workshop di luar negeri serta menyelenggarakan aktifitas pendidikan seni bagi para karyawan UOB dan anak-anak yang didukung oleh UOB.

Kompetisi UOB Painting of the Year telah melahirkan jaringan alumni yang luas di wilayah Asia selama 35 tahun ini. Goh Beng Kwan, salah satu ahli di bidang seni modern adalah pemenang pertama di kompetisi tahun 1982. Goh menerima penghargaan seni tertinggi; Singapore’s Cultural Medallion di tahun 1989. Seniman-seniman lain yang memenangkan kompetisi ini adalah almarhum Anthony Poon (1983) dan Chua Ek Kay (1991). Kedua seniman ini juga adalah penerima penghargaan Singapore’s Cultural Medallion.

Alumni dari kompetisi ini juga termasuk seniman-seniman berbakat, seperti: Bapak Gatot Indrajati yang memenangkan 2016 UOB Southeast Asian Painting of the Year dan UOB Painting of the Year (Indonesia) dari hasil karyanya yang berjudul: ‘Right or Wrong My Home’. Kompetisi UOB Painting of the Year 2016 juga memberi penghargaan hasil karya seniman Singapura, Carey Ngai, Malaysia, Yim Yen Sum, dan Thailand, Jongjit Moolmat.

Untuk memberikan penghargaan bagi komitmen jangka panjang terhadap seni, UOB menerima penghargaan dari National Arts Council’s Distinguished Patron of the Arts selama 12 tahun berturut-turut di tahun 2016.

"Di Indonesia, UOB Painting of the Year telah melahirkan seniman-seniman berbakat dalam 6 tahun pelaksanaannya. Kompetisi ini telah barhasil menarik ribuan seniman yang memberikan ribuan hasil karya seni," ujar Kevin.

baca juga

Kualitas hasil karya seniman Indonesia yang tinggi telah membawa mereka memenangkan penghargaan UOB Southeast Asian Painting of the Year sebanyak empat kali, dimana 3 diantaranya diraih dalam tahun-tahun yang berurutan. Para pemenang dari Indonesia tersebut, adalah: Bapak Y. Indra Wahyu (2012), Bapak Antonius Subiyanto (2014), Bapak Anggar Prasetyo (2015), dan Bapak Gatot Indrajati (2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Painting of The Year 2017

Bank UOB Indonesia Luncurkan UOB Painting of The Year 2017

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2017 | 06:37 WIB

Cak Kandar Gelar Pameran Lukis "Olah Cipta" di Surabaya

Cak Kandar Gelar Pameran Lukis "Olah Cipta" di Surabaya

Lifestyle | Selasa, 09 Mei 2017 | 02:00 WIB

Galeri Nasional Pajang 15 Karya Triyadi Guntur Wiratmo

Galeri Nasional Pajang 15 Karya Triyadi Guntur Wiratmo

Lifestyle | Selasa, 11 April 2017 | 10:20 WIB

Coba Perhatikan, Apa yang Janggal dengan Perempuan Ini?

Coba Perhatikan, Apa yang Janggal dengan Perempuan Ini?

Lifestyle | Senin, 10 April 2017 | 19:50 WIB

Lukisan Mao Zedong Terjual 12,6 Juta Dolar

Lukisan Mao Zedong Terjual 12,6 Juta Dolar

News | Senin, 03 April 2017 | 10:05 WIB

Apakah Mona Lisa sedang Tersenyum? Ini Versi Ilmuwan

Apakah Mona Lisa sedang Tersenyum? Ini Versi Ilmuwan

Tekno | Senin, 13 Maret 2017 | 20:10 WIB

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Ini Tawaran Bank UOB Indonesia lewat Kartu Kredit Lady's Card

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 16:43 WIB

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bank UOB Indonesia Luncurkan Kartu Kredit Khusus Wanita Karir

Bisnis | Senin, 13 Maret 2017 | 13:55 WIB

Survei UOB: Rayakan Imlek, Masyarakat Belanja Lebih Banyak

Survei UOB: Rayakan Imlek, Masyarakat Belanja Lebih Banyak

Bisnis | Jum'at, 27 Januari 2017 | 14:16 WIB

Bank UOB Indonesia Buka Sentra UKM di Jakarta

Bank UOB Indonesia Buka Sentra UKM di Jakarta

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 08:24 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×