Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Protes, Korban PHK Koran Sindo Duduki Bambu Runcing

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 02 Agustus 2017 | 18:12 WIB
Protes, Korban PHK Koran Sindo Duduki Bambu Runcing
Puluhan karyawan PT Media Nusantara Informasi (MNI) Koran Seputar Indonesia (SINDO) Biro Jawa Timur yang di PHK (pemutusan hubungan kerja) menggelar aksi di Monumen Bambu Runcing. (dok korban PHK Sindo)

Suara.com - Puluhan karyawan PT Media Nusantara Informasi (MNI) Koran Seputar Indonesia (SINDO) Biro Jawa Timur yang di PHK (pemutusan hubungan kerja) kembali turun ke jalan, Rabu (2/8/2017) siang. Mereka menggelar aksi di Monumen Bambu Runcing di Jalan Panglima Sudirman.

Aksi yang digelar oleh karyawan dari anak usaha PT Media Nusantara Citra Tbk (MNC) itu dilakukan karena manajemen masih tidak bersedia memenuhi tuntutan karyawan. Yakni pemenuhan pesangon sesuai dengan sesuai pasal 164 ayat 3 UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Pasal tersebut mewajibkan pengusaha membayar 2X PMTK. Ini karena perusahaan melakukan efisiensi, bukan karena rugi.

“Kami mendesak pada manajemen PT MNI agar segera memberi pesangon kami sesuai aturan,” kata koordinator lapangan aksi, Fajar Sidiq Rofiqo.

Lelaki yang sudah bekerja di perusahaan milik Hary Tanoesoedibjo selama 10 tahun lebih itu mengungkapkan, karyawan Koran Sindo Jatim sebelumnya sudah menggelar pertemuan bipartit dengan manajemen. Pertemuan tersebut tidak mencapai kata sepakat lantaran manajemen menawarkan pesangon tidak sesuai aturan, yakni 1X PMTK.

“Kami akan terus menggelar aksi sampai tuntutan kita dipenuhi perusahaan,” tandasnya.

Sejumlah poster bernada tuntutan dibentangkan oleh karyawan. Diantaranya berbunyi, “Bayar Pesangon Kami Sesuai UU”, ”Penuhi Hak Kami”, ”Pak Hary Tanoe Jangan Sengsarakan Kami”, ”Pak Hary Tanoe Patuhi UU”. Selain itu, sejumlah peserta aksi membagikan selebaran berisi tuntutan karyawan ke pengguna jalan.

Meski cuaca panas menyengat, namun tak menyurutkan semangat peserta aksi untuk menuntut hak mereka. Nyanyian perjuangan dan yel-yel terus dikumandangkan sepanjang aksi.

“Kami sengaja menggelar aksi di monumen bambung runcing karena ini simbol perjuangan orang-orang terindas,” pungkas Fajar sidiq Rofiqo.

baca juga

Selama aksi berlangsung, peserta aksi menyanyikan lagu “Maju Tak Gentar” sebagai bentuk perlawanan terhadap manajemen yang dinilai sewenang-wenang. Selain itu, secara bergantian para peserta aksi menggelar orasi. Setelah di monumen bambu runcing, aksi bergeser ke gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya, yang tak jauh dari lokasi aksi. Gedung tersebut merupakan milik dari PT MNC Tbk. Di gedung MNC Tower ini, peserta aksi juga menggelar orasi dan pembacaan puisi.

Terpisah, Kepala Dinas Kependudukan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jatim Setiadjit mengatakan, tuntutan karyawan Koran Sindo Jatim sudah sesuai UU. Menyikapi persoalan PHK sepihak ini, Setiadjit juga selalu berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

“Masalah ini (PHK sepihak Koran Sindo Jatim) sudah kami sampaikan ke Dirjen Kemenaker. Sampai saat ini belum ada kata sepakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Surabaya, Miftah Faridl mendukung penuh perjuangan karyawan Sindo Jatim yang di PHK. Menurutnya, direksi PT MNI sudah sewenang-wenang terhadap karyawannya. Sebab, PHK diberitahu secara mendadak.

Parahnya lagi, surat PHK dilayangkan ke karyawan di malam Idul Fitri. Bahkan, ada seorang karyawan yang sedang hamil juga ikut di PHK. Padahal di UU perusahaan dilarang mem-PHK karyawan yang hamil.

“Jadi, sudah menjadi kewajiban manajemen MNI membayar semua hak karyawan,” terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban PHK Sindo Jawa Timur Jual Kaos untuk 'Logistik Perjuangan'

Korban PHK Sindo Jawa Timur Jual Kaos untuk 'Logistik Perjuangan'

News | Rabu, 19 Juli 2017 | 15:14 WIB

PHK MNC Grup Harus Jadi Momentum Pekerja Media Berserikat

PHK MNC Grup Harus Jadi Momentum Pekerja Media Berserikat

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 23:53 WIB

AJI Palembang: PT MNI Jangan Bertele-tele Soal Soal PHK

AJI Palembang: PT MNI Jangan Bertele-tele Soal Soal PHK

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 22:56 WIB

Karyawan Koran Sindo Yogyakarta Tuntut Pesangon Penuh

Karyawan Koran Sindo Yogyakarta Tuntut Pesangon Penuh

Bisnis | Senin, 17 Juli 2017 | 22:30 WIB

MNC Group Bantah Lakukan PHK Besar-besaran Pada Pegawainya

MNC Group Bantah Lakukan PHK Besar-besaran Pada Pegawainya

Bisnis | Rabu, 12 Juli 2017 | 16:42 WIB

MNC Grup Bantah Ada PHK Besar-besaran Koran Sindo

MNC Grup Bantah Ada PHK Besar-besaran Koran Sindo

Bisnis | Selasa, 11 Juli 2017 | 22:26 WIB

Microsoft Berencana 'Rumahkan' Ribuan Karyawan

Microsoft Berencana 'Rumahkan' Ribuan Karyawan

Tekno | Sabtu, 08 Juli 2017 | 06:32 WIB

PHK Karyawan MNC Grup Dinilai Terbesar di Industri Media 2017

PHK Karyawan MNC Grup Dinilai Terbesar di Industri Media 2017

Bisnis | Rabu, 05 Juli 2017 | 15:04 WIB

Korban PHK MNC Grup Datangi Kemenaker

Korban PHK MNC Grup Datangi Kemenaker

News | Rabu, 05 Juli 2017 | 10:29 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB