Dua Anak Perusahaan Gudang Garam Diakuisisi JTI

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 09 Agustus 2017 | 14:22 WIB
Dua Anak Perusahaan Gudang Garam Diakuisisi JTI
Produk rokok dari Gudang Garam. (www.gudanggaramtbk.com)

Japan Tobacco Inc telah mengakuisisi dengan membeli 100 persen saham dua anak perusahaan PT Gudang Garam, yaitu PT Surya Mustika Nusantara dan PT Karyadibya Mahardhika senilai 667 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Aksi korporasi perusahaan rokok multinasional dengan mengakuisisi kepemilikan saham perusahaan rokok nasional sebelumnya dilakukan Philip Morris Internasional terhadap PT HM Sampoerna.

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Firman Soebagyo menilai bahwa penjualan anak perusahaan rokok Gudang Garam secara bisnis memang benar.

"Mereka tidak mau dirugikan akibat kebijakan pemerintah yang tidak ada kepastian berusaha dan kepastian hukum di Indonesia," kata Firman di Jakarta, Rabu (9/8/2017).

"Sehingga wajar kalau manajemen Gudang Garam mengalihkan ke bisnis lainnya," katanya lebih lanjut.

Japan Tobacco Inc mengakuisisi atau membeli seluruh saham PT Karyadibya Mahardhika dan PT Surya Mustika Nusantara seharga USD 677 juta atau setara dengan Rp9 triliun.

PT Karyadibya Mahardhika (KDM) sendiri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam produksi rokok di Indonesia. Perusahaan ini berdiri pertama kali pada tahun 2007. Beberapa rokok produksi KDM antara lain Apache, Absolute Mild, Absolute Mild Menthol, Absolute Ruby, Minna International, Minna Barokah, Barokah Rejeki, Extreme Mild, Extreme Mild Menthol, Bheta, dan beberapa varian produk lainnya.

Sedangkan PT Surya Mustika Nusantara sendiri merupakan perusahaan penjualan dan distribusi yang memasarkan rokok/cigarette brand Apache dan Extreme hasil produksi PT Karya Dibya Mahardika (KDM).

Baca Juga: Gudang Garam Disegel Mabes Polri

Japan Tobacco Inc dalam pengumumannya mengatakan, nilai kesepakatan dua perusahaan ini mencapai USD 1 miliar, termasuk utang kedua perusahaan. Selain Indonesia, Japan Tobacco juga tengah dalam proses membeli aset pabrik rokok Filipina yaitu Filipina Mighty Corp Ltd.

Transaksi jual beli ditarget akan selesai pada Oktober-Desember mendatang. Pihak Japan Tobacco masih menunggu dan mengikuti peraturan yang berlaku. "Kesepakatan ini akan memberi skala dan kehadiran Grup JT di tingkat nasional di pasar kretek Indonesia," kata Japan Tobacco.

Pasar rokok Indonesia merupakan terbesar kedua di dunia setelah China dengan jumlah 316,1 miliar batang terjual tahun lalu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI