Jual Bendera Jelang Kemerdekaan, Miskad Raih Rezeki Nomplok

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Senin, 14 Agustus 2017 | 18:08 WIB
Jual Bendera Jelang Kemerdekaan, Miskad Raih Rezeki Nomplok
Penjual bendera kebangsaan Indonesia Merah Putih, Miskad. [Suara.com/Welly Hidayat]

Jelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 72, membuat sebagian orang mengalihkan profesi mereka untuk menjual bendera kebangasaan Indonesia.

Miskad (46) yang berprofesi penjual buah duku di pasar Minggu, Jakarta Selatan, beralih menjadi penjual bendera Merah Putih yang dianggap cukup memberikan keuntungan.

"Alhamdulillah mas jual bendera di musim dadakan ini ada untungnya mas, Tadinya saya jualan buah," kata Miskad kepada Suara.com, di Jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017).

Miskad menceritakan jualan bendera Merah Putih sudah sejak lima tahun lalu, dan untuk tahun 2017 cukup memberikan keuntungan lebih. Miskad memulai awal berjualan mulai pada Selasa (1/8/2017) sampai sekarang sudah mendapatkan sampai jutaan rupiah.

"Ini saya jualan awal agustus mas sampai sekarang sudah masuk Rp3 juta rupiah. itu Untung saya, bisa lebih nanti sampai jualan terakhir," ujar Miskad.

Miskad berjualan dengan mengeluarkan modal sebesar Rp7 juta. Ada bendera dari harga Rp5 ribu, sampai bendera yang berharga Rp200 ribu yang dijualnya. Menurut Miskad, keuntungan jualan di tahun ini, lebih besar dari pada di tahun - tahun sebelumnya, lantaran karena peringatan 17 Agustus bersamaan dengan tahun 2017.

"Sekarang kan pas peringatan ulang tahun kemerdekaan sama tahun 2017, mas. Ya, mungkin lebih unik saja banyak yang beli bendera. Kalau tahun - tahun sebelumnya kecil lah untung mas paling cuma Rp.2 juta," ujar Miskad.

Miskad menjelaskan keuntungannya untuk menjual buah duku, tidak menentu. Lantaran pada bulan Juli 2017, jualannya terkena razia Satuan Polisi Pamong Praja.

baca juga

"Kalau buah kami nggak bisa tahu untung mas. Kan jual buah nggak tahan lama kalau ada yang busuk kan," ujar Miskad.

"Itu juga kemarin kena razia mas terakhir bulan Juli, buah duku sama gerobak saya diangkut sama satpol PP, jadi saya rugi mas," ujar Miskad.

Miskad mengungkapkan ketika jualan buah duku dan diangkut oleh Satpol PP mengalami kerugian sebesar Rp1.250 ribu. "Ya, mudah mudahan buat modal awal lagi mas, keuntungan jual bendera buat modal lagi jualan buah duku," ujar Miskad.

Miskad mengatakan jualan bendera musimannya ini mulai dibuka pada pukul 07.00 WIB pagi, sampai pada pukul 19.00 WIB. "Ya, ini sampai tanggal 16 agustus aja mas buka. Sisanya ya kembali lagi jualan duku. Tapi masih trauma diangkut mas (Satpol PP). Nanti kalau aman lagi saya jualan mas," ujar Miskad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merah Putih Berkibar di Pantai Pandawa

Merah Putih Berkibar di Pantai Pandawa

Foto | Senin, 14 Agustus 2017 | 17:57 WIB

Kereta Kencana Ki Jaga Kraksa

Kereta Kencana Ki Jaga Kraksa

Foto | Senin, 14 Agustus 2017 | 11:44 WIB

Eksplorasi Cita Rasa Makanan Indonesia di HUT Kemerdekaan

Eksplorasi Cita Rasa Makanan Indonesia di HUT Kemerdekaan

Lifestyle | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 22:34 WIB

Dinas Koperasi DKI Protes Cara Sapol PP Tertibkan PKL di Trotoar

Dinas Koperasi DKI Protes Cara Sapol PP Tertibkan PKL di Trotoar

News | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 15:13 WIB

Djarot Coba Cara Baru Tangani PKL Tanah Abang yang Penuhi Jalan

Djarot Coba Cara Baru Tangani PKL Tanah Abang yang Penuhi Jalan

News | Rabu, 17 Mei 2017 | 10:56 WIB

Ratusan Satpol PP Jaga Tanah Abang dari PKL Tiap Hari

Ratusan Satpol PP Jaga Tanah Abang dari PKL Tiap Hari

News | Selasa, 16 Mei 2017 | 12:55 WIB

PKL kembali Padati Trotoar Tanah Abang

PKL kembali Padati Trotoar Tanah Abang

Foto | Senin, 15 Mei 2017 | 16:52 WIB

Pasar Tanah Abang Semrawut Lagi, Ini Komentar Sekda DKI

Pasar Tanah Abang Semrawut Lagi, Ini Komentar Sekda DKI

News | Senin, 15 Mei 2017 | 16:12 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Maklum PKL Kembali Muncul di Tanah Abang

Wali Kota Jakarta Pusat Maklum PKL Kembali Muncul di Tanah Abang

News | Senin, 15 Mei 2017 | 15:00 WIB

Salut! Di Sela Jualan Buah, Pedagang Ini Sempatkan Baca Al Quran

Salut! Di Sela Jualan Buah, Pedagang Ini Sempatkan Baca Al Quran

Tekno | Senin, 24 April 2017 | 19:31 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×