Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Mau Buka Usaha di Tengah Permukiman? Beginilah Tipsnya

Angelina Donna

Rabu, 16 Agustus 2017 | 21:00 WIB
Mau Buka Usaha di Tengah Permukiman? Beginilah Tipsnya

Suara.com - Lokasi menjadi salah satu hal penting yang dapat menunjang keberhasilan bisnis yang Anda jalani. Bahkan, banyak pelaku bisnis yang berebut untuk mendapatkan lokasi yang benar-benar strategis dan dekat dengan keramaian. Banyak yang beranggapan jika pemilihan lokasi yang strategis akan sangat membantu kesuksesan bisnis. Sebenarnya, pendapat ini tak sepenuhnya salah. Tapi, lokasi yang ramai pun belum tentu memiliki potensi yang bagus untuk bisnis Anda.

Banyak pula lokasi yang tak terduga, tapi cukup potensial dijadikan sebagai lokasi bisnis, misalnya di tengah-tengah permukiman warga. Banyaknya penduduk yang tinggal di permukiman tersebut serta banyaknya kebutuhan dalam kehidupan mereka sehari-harinya tentu saja menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Tapi, membangun bisnis di tengah-tengah permukiman warga tentu saja bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Banyak faktor yang perlu Anda perhatikan agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan dengan sukses. Nah, berikut ini adalah tips-tips yang cukup membantu jika berniat membangun usaha di permukiman warga.

Bagaimana Menjalankan Bisnis Saat Permukiman Sepi pada Hari Kerja?
Satu hal yang perlu Anda ketahui dengan jelas adalah sebagian besar warga jelas memiliki pekerjaan sehingga pada jam-jam tertentu permukiman akan sepi. Hal ini sering terjadi saat hari-hari kerja aktif. Aktivitas warga tidak akan seramai ketika sore hari ataupun hari libur. Bagi Anda yang ingin membuka usaha di tengah permukiman warga, carilah bentuk bisnis yang dicari warga sewaktu di sela-sela kesibukannya.

Pilih Bisnis yang Bersentuhan Langsung dengan Kebutuhan
Hal lainnya yang perlu Anda perhatikan adalah pemilihan produk yang akan dijual. Anda bisa melakukan survei terlebih dahulu dengan melihat gaya hidup serta perilaku dari warga sekitar permukiman tersebut. Hal ini tentunya akan sangat membantu Anda untuk tidak salah dalam memilih produk yang tepat untuk ditawarkan pada konsumen.

Biasanya bisnis yang memiliki potensi cukup besar adalah yang berkaitan dengan kebutuhan utama masyarakat, seperti bisnis toko kelontong, laundry, isi pulsa, warung makan, agen gas dan air, bengkel, ataupun salon.

Fasilitasi dengan Layanan Pesan Antar
Karena tingginya kesibukan yang dimiliki warga, tentunya membuat sebagian besar warga merasa malas untuk keluar rumah setelah bekerja seharian. Untuk mengatasi kondisi tersebut, Anda bisa memfasilitasi usaha dengan jasa layanan delivery order (pesan antar). Pelayanan seperti ini memang sedang marak dilakukan pelaku bisnis untuk meningkatkan penjualan. Dengan pelayanan seperti ini, tentu saja akan mengikat minat konsumen dan dapat meningkatkan keuntungan dari bisnis yang dijalankan.

Jaga Jarak agar Tak Terlalu Dekat dengan Pemain Bisnis Lainnya
Kawasan permukiman yang padat dengan penduduk memang menjadi incaran untuk membuka bisnis. Tak heran kalau dalam satu permukiman, akan terdapat beberapa bisnis lainnya yang menawarkan produk/jasanya masing-masing. Untuk mengurangi persaingan yang terjadi, aturlah jarak antara pelaku bisnis lainnya. Misalnya, jarak antar tempat berkisar 500 meter dari tempat lainnya. Dengan begitu, hal ini akan membuat peluang Anda masih dapat terbuka lebar.

Perhatikan, Seberapa Sering Orang Lalu-Lalang di Lokasi yang Dipilih
Sebenarnya, tak hanya dalam permukiman warga saja, Anda juga bisa membangun usaha di sekitaran jalan yang biasanya dilalui warga-warga setempat. Namun, tentunya sebelum memilih lokasi ini, Anda harus memerhatikan lalu-lalang kendaraan di sekitaran tempat tersebut. Hindari memilih lokasi yang berada di jalur ruas cepat. Tentu saja akan jarang orang yang melirik ke tempat Anda karena rata-rata kendaraan yang melaju kencang. Carilah lokasi yang mana berada di sepanjang jalan yang biasanya dilewati warga sebelum masuk ke dalam permukiman. Lokasi seperti ini akan lebih mudah menarik perhatian konsumen.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Tips Menghemat Biaya Makan saat Travelling

Tips Mengatur Tayangan Televisi untuk Anak

Pilihan Asuransi yang Wajib Dimiliki Wanita Modern

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tidak Ingin Bangkrut Pada Tahun Pertama Bisnis? Inilah Tipsnya

Tidak Ingin Bangkrut Pada Tahun Pertama Bisnis? Inilah Tipsnya

Bisnis | Rabu, 16 Agustus 2017 | 20:16 WIB

Ayo Sehatkan Keuangan dengan 5 Tips Ini

Ayo Sehatkan Keuangan dengan 5 Tips Ini

Bisnis | Sabtu, 12 Agustus 2017 | 18:11 WIB

Pada Situasi Ini, Anda akan Tetap Tenang Walau Gaji Menurun

Pada Situasi Ini, Anda akan Tetap Tenang Walau Gaji Menurun

Bisnis | Kamis, 10 Agustus 2017 | 19:10 WIB

Begini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an

Begini Cara Orang Sukses Mengatur Keuangan di Usia 20-an

Bisnis | Rabu, 09 Agustus 2017 | 20:00 WIB

Pilihan Investasi Berikut Cocok untuk Anak Muda, Apa Saja?

Pilihan Investasi Berikut Cocok untuk Anak Muda, Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 08 Agustus 2017 | 19:57 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×