Emas Anjlok karena Investor Beralih ke Pasar Saham

Ririn Indriani

Sabtu, 16 September 2017 | 08:06 WIB
Emas Anjlok karena Investor Beralih ke Pasar Saham
Ilustrasi investasi. [Shutterstock]

Suara.com - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Jumat (15/9/2017), waktu setempat, atau Sabtu (16/9/2017) pagi waktu Indonesia bagian barat, karena para investor beralih ke pasar saham AS yang sedang bergairah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, turun 4,1 dolar AS atau 0,31 persen, menjadi menetap di 1.325,2 dolar AS per ounce.

Pasar saham melanjutkan kenaikannya, dengan Dow Jones Industrial Average naik 45,27 poin atau 0,20 persen menjadi 22.248,75 pada pukul 18.38 GMT.

Indeks saham yang berada di rekor tertinggi tersebut, telah menarik investor dari logam kuning, kata para analis, yang menyebabkan emas berjangka jatuh meskipun dolar AS melemah.

Indeks Dolar AS, ukuran mata uang dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, turun 0,15 persen menjadi 91,92 pada pukul 18.28 GMT.

Namun, kekhawatiran geopolitik seputar Semenanjung Korea, serangan teroris terbaru di kereta bawah tanah London, yang melukai 29 orang, telah menahan penurunan emas lebih lanjut.

Selama sepekan, emas telah membukukan kerugian hampir dua persen.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 8,8 sen atau 0,49 persen, ditutup pada 17,701 dolar AS per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober turun 9,1 dolar AS atau 0,93 persen, menjadi menetap di 971,8 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukalapak Luncurkan Layanan BukaEmas

Bukalapak Luncurkan Layanan BukaEmas

Bisnis | Selasa, 06 Juni 2017 | 13:39 WIB

Pertimbangkan Ini Sebelum Memilih Perhiasan Emas untuk Investasi

Pertimbangkan Ini Sebelum Memilih Perhiasan Emas untuk Investasi

Bisnis | Senin, 17 April 2017 | 19:40 WIB

Bazar Ini Jual Emas dengan Harga Miring

Bazar Ini Jual Emas dengan Harga Miring

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2015 | 11:11 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×