Kawasan Ekonomi Khusus Palu Akhirnya Resmi Beroperasi

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 28 September 2017 | 09:38 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus Palu Akhirnya Resmi Beroperasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bersama Gubernur Jawa Timur Soekarwo meninjau Daerah Irigasi Delta di Sidoarjo, Jawa Timur. [Dok Kemenko Perekonomian]

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution selaku Ketua Dewan Nasional KEK dan didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola, pada Rabu (27/9/2017). Turut hadir pada acara peresmian ini Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian sebagai Ketua Tim Pelaksana Dewan Nasional KEK Wahyu Utomo, Sekretaris Dewan Nasional KEK Enoh Suharto Pranoto, beberapa pejabat yang mewakili anggota Dewan Nasional KEK antara lain dari Kementerian Perindustrian, Kementerian Ketenagakerjaan, BKPM, serta beberapa Bupati, Pejabat Daerah dan para pelaku usaha.

KEK Palu ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2014 pada tanggal 16 Mei 2014. Dengan terpenuhinya kriteria kesiapan beroperasi, maka Dewan Nasional pada 9 Juli telah memutuskan bahwa KEK Palu dinyatakan siap beroperasi yang berarti sudah siap untuk menerima dan melayani investor yang berusaha di KEK.

Dengan lahan seluas 1.500 Ha, KEK Palu diperkirakan akan menarik investasi senilai Rp 92,4 hingga 2025 dan mempekerjakan 97.500 sumber daya manusia. Adapun total investasi pembangunan kawasan di KEK Palu direncanakan sebesar Rp1,7 triliun.

Dalam sambutannya Longki Djanggola mengucapkan terimakasih atas dukungan dan upaya dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sehingga KEK Palu akan segera diresmikan. Selain itu juga Longki mengungkapkan beberapa perkembangan KEK Palu, salah satunya adalah telah dibentuknya Dewan Kawasan dan Gubernur sebagai Ketua Dewan Kawasan, Badan Administrator dan Dewan Usaha Pengelola dan Pembangunan.

KEK Palu yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah merupakan kawasan pertama yang didesain oleh pemerintah sebagai pusat logistik terpadu dan industri pengolahan pertambangan di wilayah Sulawesi. Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun, KEK Palu melakukan beberapa aktivitas antara lain penyediaan infrastruktur di kawasan, Sumber Daya Manusia serta perangkat pengendali administrasi. Dengan kondisi seperti ini maka KEK Palu yang dibangun diareal seluar 500 Ha, sudah siap untuk beroperasi melayani investor dengan cepat.

Menko Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi adalah melalui pembangunan infrastruktur, yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Rencana pembangunan infrastruktur tersebut antara lain meliputi infrastruktur logistik seperti bandara, pelabuhan, jalan tol, kereta api, dan infrastruktur energi seperti pembangkit-pembangkit tenaga listrik dan kilang minyak.

Saat ini, sesuai dengan Peraturan Presiden No. 58 Tahun 2017 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN), Pemerintah memfokuskan pada pembangunan 245 proyek dan 2 program, yaitu program infrastruktur ketenagalistrikan dan program industri pesawat.

Dalam upaya pemerataan ekonomi, Pemerintah juga mendorong pembangunaan infrastruktur khusus yang tersebar di seluruh Indonesia melalui pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Industri (KI), dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Upaya ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan, terutama di luar Pulau Jawa. Selain itu, kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan intra dan inter-wilayah dan untuk meningkatkan daya saing ekonomi melalui peningkatan nilai tambah dan rantai nilai atas bahan mentah atau sumber daya alam nasional.

baca juga

“Kini sudah terdapat 11 KEK yang ditetapkan, ditargetkan pada tahun 2019 sudah ditetapkan 25 wilayah sebagai KEK di Indonesia. Dari 11 KEK tersebut, sebanyak 2 KEK sudah beroperasi, yaitu KEK Sei Mangkei dan KEK Tanjung Lesung. Dalam waktu dekat, 2 KEK lainnya juga akan beroperasi, yaitu KEK Mandalika, dan KEK Palu, yang hari ini akan kami resmikan pengoperasiannya,” kata Darmin.

Dengan peresmian beroperasinya KEK Palu diharapkan dapat meningkatkan gairah investasi kawasan tersebut, dan melihat bahwa secara geografis KEK Palu terintegrasi dengan Pelabuhan Pantoloan dan dilalui jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia 2. KEK Palu sangat strategis karena dilalui jalur perdagangan nasional dan internasional, yang menghubungkan kota-kota di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Malaysia, dan Filipina. Dengan potensi geografis tersebut, KEK Palu diproyeksikan untuk menjadi hub strategis industri dan logistik koridor Utara – Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR akan Bentuk Forum Demi Kawasan Ekonomi Khusus Arun

DPR akan Bentuk Forum Demi Kawasan Ekonomi Khusus Arun

Bisnis | Sabtu, 09 September 2017 | 05:19 WIB

Akhir Agustus, Jokowi Resmikan Dua Kawasan Ekonomi Khusus

Akhir Agustus, Jokowi Resmikan Dua Kawasan Ekonomi Khusus

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 16:50 WIB

Menko Darmin Minta Pengelola KEK Aktif Menarik Investasi

Menko Darmin Minta Pengelola KEK Aktif Menarik Investasi

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 14:33 WIB

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Kawasan KEK Dinilai Bisa Perbanyak Investor ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 Agustus 2017 | 13:42 WIB

Proyek KEK Bitung Masih Terganjal Masalah Pembebasan Lahan

Proyek KEK Bitung Masih Terganjal Masalah Pembebasan Lahan

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2017 | 13:03 WIB

Geliat Sulut Dengan Pelabuhan Internasional dan KEK Bitung

Geliat Sulut Dengan Pelabuhan Internasional dan KEK Bitung

Bisnis | Rabu, 14 Juni 2017 | 12:56 WIB

KEK Tanjung Kelayang, KEK Kelas Dunia Bertema Heritage

KEK Tanjung Kelayang, KEK Kelas Dunia Bertema Heritage

Bisnis | Rabu, 07 Juni 2017 | 13:28 WIB

Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Harus Aktif Tarik Investasi

Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus Harus Aktif Tarik Investasi

Bisnis | Rabu, 17 Mei 2017 | 17:26 WIB

Jokowi Minta Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Palu Dipercepat

Jokowi Minta Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Palu Dipercepat

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 07:23 WIB

Jokowi Perintahkan Infrastruktur Maluku Utara Dibangun

Jokowi Perintahkan Infrastruktur Maluku Utara Dibangun

Bisnis | Selasa, 28 Februari 2017 | 16:22 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×