IPW Akui Program Sejuta Rumah Banyak Dijegal Spekulan

Adhitya Himawan

Sabtu, 30 September 2017 | 14:46 WIB
IPW Akui Program Sejuta Rumah Banyak Dijegal Spekulan
Perumahan subsidi yang memperoleh pembiayaan dari BTN di Riau. [Dok Kementerian PUPR]

Program Sejuta Rumah tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan. Faktor perijinan agaknya menjadi permasalahan serius yang sampai saat ini belum terselesaikan, meskipun dalam PP 64/2016 disebutkan “dalam rangka pelaksanaan PTSP, bupati/wali kota wajib mendelegasikan wewenang pemberian perizinan dan non perizinan terkait dengan pembangunan Perumahan MBR kepada PTSP kabupaten/kota”.

"Sosialisasi mengenai pentingnya memangkas biaya dan proses perijinan masih belum sepenuhnya diterima baik oleh pemerintah daerah," kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda di Jakarta, Sabtu (30/9/2017).

Berdasarkan investigasi IPW di seputaran daerah Maja dan sekitarnya, disinyalir banyak harga tanah yang terdongrak naik dikarenakan ulah spekulan. Banyaknya tanah-tanah yang telah dikuasai oleh investor melalui izin lokasi membuat praktek calo semakin marak yang menyebabkan harga tanah naik sehingga semakin terbatas tanah-tanah yang bisa dibangun rumah sederhana. Berdasarkan survey yang dilakukan, saat ini Kota Baru Maja dan sekitarnya terdapat lebih kurang 101 izin lokasi atau sebesar 22.900 ha. Sebagian besar dari tanah-tanah yang sudah dikuasai melalui izin lokasi belum sepenuhnya dibeli oleh para investor.

"Ironisnya banyak investor yang juga bermain sebagai spekulan setelah izin lokasi diperoleh," tutur Ali.

Para pengembang rumah sederhana yang ingin mengembangkan rumah sederhana di wilayah ini banyak yang ‘tertipu’ karena ternyata tanah yang dibelinya tidak dapat diberikan izin menyusul tanah-tanah tersebut termasuk dalam izin lokasi salah satu perusahaan. Bahkan ada beberapa perusahaan yang telah memperpanjang izin lokasi nya namun tidak juga dikembangkan sebagai perumahan dan dibiarkan begitu saja.

Sebagai gambaran harga tanah di pasaran masih terdapat diperoleh seharga Rp 100.000 – 150.000/m2. Namun para pengembang yang ingin membeli tanah dengan harga pasaran di masyarakat tidak bisa dilakukan, karena harus membeli melalui spekulan tanah pemilik izin lokasi dengan harga Rp 300.000/m2. Artinya dengan memegang izin lokasi harga tanah telah digoreng hampir 200 persen dan keuntungan bagi para spekulan hanya dengan mengantongi izin lokasi.

“Izin lokasi telah dijadikan mainan para investor untuk dapat memeroleh keuntungan sehingga harga tanah semakin tinggi. Hal ini jelas menghambat program sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah dan harus ditindak secara tegas,” jelas Ali.

Akibat dari hal ini maka bukan saja harga akan semakin naik, namun banyak pengembang rumah sederhana yang tidak jadi mengembangkan rumah sederhana dan mengancam ketersediaan penyediaan rumah bagi rakyat.

baca juga

IPW menghimbau pemerintah untuk dapat menindak para spekulan tanah seperti ini dengan mengevaluasi pemberian izin lokasi dengan mengharuskan untuk membeli tanah-tanah yang berada dalam izin lokasi dalam jangka waktu tertentu. "Bila tidak, maka tentunya program sejuta rumah akan terus menjadi mimpi dan tidak akan berjalan karena aksi spekulan dan peran pemda yang masih lemah dalam pengawasan di lapangan," tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Panasnya Suhu Politik Pemilu 2019 ke Properti

Ini Dampak Panasnya Suhu Politik Pemilu 2019 ke Properti

Bisnis | Sabtu, 30 September 2017 | 14:40 WIB

Inilah Kemudahan yang Ditawarkan di Apartemen Cimanggis City

Inilah Kemudahan yang Ditawarkan di Apartemen Cimanggis City

Bisnis | Jum'at, 29 September 2017 | 14:46 WIB

Program Satu Juta Rumah Selesaikan 623 ribu Unit Rumah Siap Huni

Program Satu Juta Rumah Selesaikan 623 ribu Unit Rumah Siap Huni

Bisnis | Kamis, 28 September 2017 | 15:21 WIB

Kemendagri Minta Pemda Permudah Izin Bangunan Rumah Orang Miskin

Kemendagri Minta Pemda Permudah Izin Bangunan Rumah Orang Miskin

Bisnis | Kamis, 28 September 2017 | 15:15 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Sediakan Lahan untuk Program Sejuta Rumah

Kemendagri Dorong Pemda Sediakan Lahan untuk Program Sejuta Rumah

Bisnis | Kamis, 28 September 2017 | 10:51 WIB

Wow, Ada Developer di Balikpapan Jual Rumah Tanpa KPR Bank

Wow, Ada Developer di Balikpapan Jual Rumah Tanpa KPR Bank

Bisnis | Rabu, 27 September 2017 | 11:27 WIB

IPW: Banyak Pengembang Terjerat Lamanya Izin dan Biaya Siluman

IPW: Banyak Pengembang Terjerat Lamanya Izin dan Biaya Siluman

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 20:31 WIB

Diresmikan Jokowi, Tiga Rusunawa di Magelang Sudah Dihuni

Diresmikan Jokowi, Tiga Rusunawa di Magelang Sudah Dihuni

Bisnis | Rabu, 20 September 2017 | 14:04 WIB

Ini Alasan IPW Menangkan Meikarta di Golden Property Award 2017

Ini Alasan IPW Menangkan Meikarta di Golden Property Award 2017

Bisnis | Senin, 18 September 2017 | 14:05 WIB

Sinar Mas Land akan Sulap BSD City Jadi  'Silicon Valley'-nya RI

Sinar Mas Land akan Sulap BSD City Jadi 'Silicon Valley'-nya RI

Bisnis | Minggu, 17 September 2017 | 20:17 WIB

Terkini

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:53 WIB

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Sunscreen Wardah Collagen untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:51 WIB

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Ramalan Jodoh dan Percintaan Shio Kelinci Tahun Ini, Seperti Apa Kisah Asmaranya?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Kasus Lapas Mewah: Perlakuan Istimewa yang Buat Hilangnya Marwah Pembinaan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:50 WIB

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Petaka Pradik di RSUD Dr. Soetomo: 172 Calon Dokter Spesialis Unair Tumbang Keracunan Makanan

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 12:49 WIB

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Tak Menang, Kevin Diks Tegaskan Timnas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal Melawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Tak Terbendung! BTS dan Lisa BLACKPINK Berjaya Bawa Pulang Piala Bergengsi VMAs 2026

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:47 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum

Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum

Banten | Selasa, 29 September 2026 | 12:46 WIB

Prabowo Bertemu Megawati di Teuku Umar, Puan: Jauh di Mata, Dekat di Hati

Prabowo Bertemu Megawati di Teuku Umar, Puan: Jauh di Mata, Dekat di Hati

News | Selasa, 29 September 2026 | 12:45 WIB

Kenapa Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu? Ini Cerita dari Pasar

Kenapa Harga Cabai Rawit Tembus Rp100 Ribu? Ini Cerita dari Pasar

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 12:44 WIB

×