Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pelanggaran Terhadap Buruh BUMN Marak, Koalisi Buruh Long March

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 11 Oktober 2017 | 14:38 WIB
Pelanggaran Terhadap Buruh BUMN Marak, Koalisi Buruh Long March
Ribuan buruh berunjuk rasa di depan Istana, Jakarta, Sabtu (7/10). [Suara.com/Oke Atmaja]

Berbagai elemen gerakan buruh, petani, mahasiswa, dan masyarakat sipil mendukung gerakan untuk “Gugat Negara, Selamatkan BUMN.” Gerakan protes ini akan menggunakan cara long march dari Bandung hingga Jakarta. Sebanyak 50 buruh Awak Mobil Tangki Pertamina akan melakukan long march mulai Jumat (13/10/2017). Buruh tersebut mewakili setidaknya 1095 buruh AMT yang menjadi korban PHK illegal PT.Pertamina Patra Niaga dan PT.Elnusa Petrofin.

“PHK muncul setelah ada nota pemeriksaan yang menyebutkan kami seharusnya menjadi karyawan tetap,” ungkat Ketua AMT Plumpang, Nuratmo dalam acara konferensi pers di LBH Jakarta, Selasa (10/10/2017). Sebelumnya, Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian ESDM tidak kunjung menuntaskan persoalan yang menahun di kedua anak perusahaan Pertamina tersebut.

Wakil Ketua Umum KPBI Jumisih melihat BUMN tidak lagi berfungsi untuk menyejahterakan bangsa. “Buruh tidak mendapat hak untuk memenuhi kesejahteraan keluarga anaknya. BUMN seharusnya dikelola dengan baik oleh pemerintah untuk menyejahterakan rakyat,” ungkapnya dalam kesempatan yang sama.

Staf Kampanye Konsorsium Pembaharuan Agraria Adi Wibowo membenarkan pernyataan tersebut. Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan slogan “BUMN Hadir untuk Negeri” tidak memiliki dasar. “Tahun lalu keuntungan BUMN mencapai 202 triliun. Luar biasa. Ternyata banyak sekali pelanggaran, misalkan upah buruh AMT yang di bawah UMP. Berapa banyak masyarakat rugi karena BUMN mengejar laba itu?” ujarnya.

Ia menyebutkan di sektor pertanian Perhutani dan PTPN banyak melakukan pelanggaran hukum yang merugikan rakyat untuk mengejar laba tersebut. Di antaranya adalah penyerbotan tanah milik petani.

Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos menyampaikan dukungan organisasinya pada long march buruh AMT. Menurutnya, banyak yang harus dibenahi di BUMN. Ia menyebutkan KASBI memiliki anggota di BUMN mengalami permpasan hak atas kesejahteraan dan kepastian kerja. “Anggota kasbi ada di sektor Pertamina, Semen Gresik dan ada beberapa hal lain yang tidak jauh berbeda. Bahkan bekerja mengabdi 30 tahun tidak ada kepastian kerja apalagi kesejahteraan,” tegasnya. 

KASBI mendesak agar negara bertanggungjawab terhadap buruh-buruh di BUMN. Ia menyebutkan Jokowi sempat menjanjikan, “Upah Layak, Kerja Layak, dan Hidup Layak” bagi buruh. Namun, pelanggaran yang di perusahaan negara sendiri tak kunjung dituntaskan.

Dukungan berupa penyambutan juga ditegaskan oleh Gabungan Serikat Buruh Indonesia. “Saya dan teman-teman di GSBI menyampaikan dukungan perjuangan. Kawan-kawan GSBI akan mengkordinasikan anggota untuk menyambut dari Karawang, Bekasi, sampai Jakarta,” jelas Ketua Umum GSBI Rudi HB Daman. Menurutnya, aksi buruh AMT merupakan peringatan bahwa banyak penindasan di BUMN yang diduga menjadi sarang korupsi.

baca juga

Sementara itu, Sekjen Politik Rakyat Budi Wardoyo menegaskan pembenahan BUMN tidak berarti harus menjadikannya swasta. “BUMN harus dibereskan supaya pro-rakyat, pro buruh demi kepentingan rakyat indoensia,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan long march ini akan diusahakan untuk bertemu dengan long march Surabaya-Jakarta oleh Ade Kenzo. Buruh dari FSPMI itu menuntut negara membenahi sistem jaminan sosial. “Buruh pertamina mengangkat persoalan pertamina dan bumn, ada buruh bekasi yang mengangkat hak rakyat menjadi gabungan buruh berjuang untuk rakyat, tidak hanya untuk dirinya sendiri,” ungkapnya.

Sebanyak 50 buruh dari 9 depot di berbagai penjuru Indonesia akan melakukan aksi long march mulai Jumat (13/10/2017). Long March dari Jakarta itu mendesak negara membenahi pengelolaan BUMN. Carut-marut di BUMN, salah satunya karena korupsi, mengakibatkan mewabahnya sistem kerja outsourcing. Padahal, sistem itu tidak memberikan kepastian pekerjaaan dan mengkebiri banyak hak-hak buruh seperti upah lembur, upah layak, dan hak untuk cuti. Berdasarkan perhitungan Federasi Buruh Transprotasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI-KPBI), PT.Pertamina Patra Niaga sendiri belum membayarkan sekitar Rp160 miliar kekurangan upah lembur pada para buruh AMT. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Klarifikasi Pernyataan Jokowi Soal Isu Penjualan BUMN

Menperin Klarifikasi Pernyataan Jokowi Soal Isu Penjualan BUMN

Bisnis | Rabu, 11 Oktober 2017 | 01:11 WIB

Menperin Bantah Anak Usaha BUMN Mau Dijual

Menperin Bantah Anak Usaha BUMN Mau Dijual

Bisnis | Selasa, 10 Oktober 2017 | 17:50 WIB

Buruh Peringati Hari Kerja Layak di Depan DPR, Siang Ini

Buruh Peringati Hari Kerja Layak di Depan DPR, Siang Ini

News | Selasa, 10 Oktober 2017 | 14:26 WIB

Lewat Tiga Menteri, Himbara Keluarkan Kartu Tani untuk Petani

Lewat Tiga Menteri, Himbara Keluarkan Kartu Tani untuk Petani

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 20:28 WIB

Lewat Mandiri Nusa Dua Fiesta, Bank Mandiri Kampanye Non Tunai

Lewat Mandiri Nusa Dua Fiesta, Bank Mandiri Kampanye Non Tunai

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 16:01 WIB

Gandeng ITDC, Bank Mandiri Gelar Persona Mandiri Nusa Dua Fiesta

Gandeng ITDC, Bank Mandiri Gelar Persona Mandiri Nusa Dua Fiesta

Bisnis | Senin, 09 Oktober 2017 | 14:18 WIB

Buruh Tuntut Kenaikan Upah  Regional

Buruh Tuntut Kenaikan Upah Regional

Foto | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 16:19 WIB

Demonstran Buruh Mulai Padati Bundaran Patung Kuda

Demonstran Buruh Mulai Padati Bundaran Patung Kuda

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 10:37 WIB

9.000 Tentara dan Polisi Jaga Demo Hari Layak Kerja Internasional

9.000 Tentara dan Polisi Jaga Demo Hari Layak Kerja Internasional

News | Sabtu, 07 Oktober 2017 | 10:32 WIB

8.500 Polisi Kawal Demo Buruh di Istana, Besok

8.500 Polisi Kawal Demo Buruh di Istana, Besok

News | Jum'at, 06 Oktober 2017 | 20:22 WIB

Terkini

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Viral Mufli Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Perusahaan, Berapa Gajinya?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:05 WIB

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Krakatau Posco Perusahaan Apa? Asisten Raffi Ahmad Ditunjuk Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:28 WIB

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Jangan Tertipu! Kenali Modus Phishing dan CS Palsu Platform Kripto

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 08:25 WIB

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:58 WIB

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:04 WIB

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:53 WIB

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:35 WIB

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:33 WIB

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:02 WIB

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

×