Tolak RAPBN 2018 Disahkan, Inilah Alasan Gerindra

Adhitya Himawan, Dian Rosmala

Rabu, 25 Oktober 2017 | 18:47 WIB
Tolak RAPBN 2018 Disahkan, Inilah Alasan Gerindra
Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria. [Suara.com/Dian Rosmala]

Fraksi Partai Gerindra menolak keseluruhan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2018. Penolakan itu disampaikan dalam rapat paripurna DPR, Rabu (25/10/2017) siang tadi.

Menurut Wakil Ketua Komisi II dari Fraksi Gerindra Ahmad Riza Patria, penolakan tersebut didasari atas pertimbangan semua anggota fraksi Partai Gerindra. Banyak alasan bagi partai berlambang burung garuda ini menolak RAPBN 2018.

"Pertama terkait janji-janji kampanye Pak Joko Widodo. Sejak kampanye hingga hari ini banyak yang tidak terpenuhi," kata Riza di DPR, Jakarta, Rabu (25/10/2017).

Saat kampanye Jokowi menjanjikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 8 persen. Akan tetapi pada faktanya, hingga kini pertumbungan ekonomi Indonesia masih berikisar 5 persen.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang lambat, pemerintah selalu berdalih bahwa pertumbuhan ekonomi saat ini masuk 5 besar dunia. Padahal, di tingkat Asean saja, Indonesia masih kalah oleh negara-negara tetangga seperti Filipina, Thailand, Malaysia.

"Kita ini nomor urut 6 pertumbuhan ekonomi kita di Asean. Apalagi di dunia. Jadi saya kira pemerintah harus bijak dan jujur. Semua angka-angka ini harus disampaikan," ujar Riza.

Selain itu, masih banyak masalah di Indonesia yang belum ditangani oleh pemerintah. Mulai soal pertahanan hingga persoalan pangan.

"Pemerintah menjanjikan tentang pengembangan pertumbuhan alutsista pertahanan 1,5 persen, tidak tercapai. Kemudian juga soal pupuk, penanganan tenaga kerja. Jadi banyak sekali," tutur Riza.

Selain itu, tiga tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, hutang luar negri semakin bertambah. Bahkan, tahun 2017 Indonesia harus membayar tak kurang dari Rp500 triliun hutan luar negeri.

baca juga

"Jadi saya kira kita semua punya angka dan punya data. Masalah ekonomi kita ini memang masalah. Kita terpuruk, jauh tertinggal. Tidak sesuai dengan janji-janji. Bahkan hutang kita juga sudah luar biasa," kata Riza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Puas RAPBN 2018 Akhirnya Disahkan DPR

Sri Mulyani Puas RAPBN 2018 Akhirnya Disahkan DPR

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 18:39 WIB

Partai Gerindra Tolak RAPBN 2018

Partai Gerindra Tolak RAPBN 2018

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2017 | 21:06 WIB

Sri Mulyani: Infrastruktur Bukan Kemewahan Tapi Kebutuhan

Sri Mulyani: Infrastruktur Bukan Kemewahan Tapi Kebutuhan

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2017 | 15:20 WIB

Pengesahan RAPBN 2018 Ditunda

Pengesahan RAPBN 2018 Ditunda

Foto | Senin, 23 Oktober 2017 | 17:09 WIB

RAPBN 2018 Disetujui, Belanja Infrastruktur Capai Rp107,3 Triliun

RAPBN 2018 Disetujui, Belanja Infrastruktur Capai Rp107,3 Triliun

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:21 WIB

Lucunya Komentar Warganet soal Ahmad Dhani Gabung Partai Gerindra

Lucunya Komentar Warganet soal Ahmad Dhani Gabung Partai Gerindra

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:52 WIB

Ahmad Dhani Resmi Jadi Politikus Gabung Partai Gerindra

Ahmad Dhani Resmi Jadi Politikus Gabung Partai Gerindra

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:05 WIB

Elektabilitasnya Rendah, Partai Gerindra Tetap Usung Prabowo

Elektabilitasnya Rendah, Partai Gerindra Tetap Usung Prabowo

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:51 WIB

Soal 'Pribumi' Anies, Gerindra: Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi

Soal 'Pribumi' Anies, Gerindra: Tak Perlu Dilaporkan ke Polisi

News | Rabu, 18 Oktober 2017 | 13:36 WIB

Anggaran Naik Drastis, Kemensos Tambah Penerima Bansos

Anggaran Naik Drastis, Kemensos Tambah Penerima Bansos

Bisnis | Selasa, 17 Oktober 2017 | 21:58 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×