Miliki Dulu 5 Mental Ini Sebelum Yakin Mau Jadi Pebisnis

Angelina Donna

Kamis, 16 November 2017 | 21:00 WIB
Miliki Dulu 5 Mental Ini Sebelum Yakin Mau Jadi Pebisnis

Suara.com - Jadi pengusaha itu istimewa. Berbeda dengan pegawai, yang gak wajib mikirin perusahaan 24 jam sehari, tapi terus dibayar di akhir bulan. Ketika merintis bisnis, nggak mengherankan kalau sering lembur. Pegawai sudah pulang pukul 17.00, kita masih melototin layar komputer sampai langit gelap.

Bila diringkas dalam perbandingan poin per poin, mereka yang siap jadi pengusaha dan yang tidak secara psikologis bisa dilihat seperti berikut ini:

Siap Mental
– Persuasif: lebih mengedepankan pendekatan sosial ketimbang memaksakan sesuatu ke orang lain
– Oportunis: bisa memanfaatkan kesempatan bahkan yang paling kecil
– Proaktif: mampu berpikir dan bertindak mandiri tanpa menunggu langkah orang lain
– Bermental juara: selalu mengejar peringkat pertama dan bisa bangkit ketika dilanda masalah
– Pola pikir berkembang: apa pun yang dialami dijadikan pijakan untuk melompat lebih tinggi dan mengembangkan diri

Nggak siap mental
– Yang penting cepat dapat uang: jadi pengusaha bukan hanya mencari profit materi dalam satu waktu, melainkan kesinambungan pemasukan dalam jangka panjang
– Gampang goyah: bila gak punya prinsip, wajar bila sikap sering berubah-ubah tergantung bisikan atau paksaan pihak lain
– Ingin terus nyaman: sekali memutuskan jadi pengusaha, berarti siap keluar dari zona nyaman ala pegawai bergaji bulanan
– Pola pikir kaku: gamang menghadapi saran, kritik, dan tantangan dari pihak lain

Jika kalian salah satu yang hendak menjalankan bisnis, stop dulu. Tarik nafas dalam-dalam, hembuskan, lalu simak pertanyaan berikut ini untuk menilai kesiapan psikologis kita untuk jadi pengusaha:

Kenapa mau jadi pengusaha?
Harus siap memberikan pengorbanan tanpa batas bila jadi pebisnis. Bila sekarang saja sering curi waktu di tempat kerja buat leha-leha, gimana nanti pas jadi pengusaha?

Harus ada alasan kuat yang dijadikan pelecut semangat wirausaha. Misalnya ingin mandiri dalam kerja atau lebih bebas menuangkan ide kreatif. Faktor non-ragawi inilah yang mendorong jiwa pengusaha.

Yakin kondisi sekarang nggak cukup untuk mewujudkan impian kerja?
Saat memutuskan jadi pengusaha, berarti siap keluar dari zona nyaman. Harus siap dilanda kekhawatiran bulan ini pemasukan cukup buat keluarga atau tidak.

Ketika berstatus pegawai, gaji bakal terus masuk dalam nominal sama tiap bulan walau perusahaan lagi seret. Hal berbeda dialami pemilik usaha, yang mesti lebih berusaha ekstra untuk mengangkat bisnis sehingga pemasukan tetap terjaga.

Siap berpikir dan bertindak mandiri dalam mengambil keputusan?
Pengusaha dituntut bisa mandiri dalam tiap langkahnya. Malah, merekalah penentu kebijakan dalam bisnis. Lain dengan pegawai, yang masih menerima perintah atasan buat kerja.
Idealnya, pengusaha bisa lepas dari ketergantungan pada orang lain. Justru kalau bisa orang lainlah yang bergantung, karena kita punya kemampuan untuk memimpin dan mengarahkan mereka menuju kesuksesan.

Bisakah terus berpikir jernih meski banyak masalah?
Namanya usaha, wajar jika terjadi guncangan dalam perjalanannya. Yang membedakan pengusaha siap mental dengan siap modal doang adalah respons terhadap guncangan itu.

Semestinya pengusaha bisa berpikir jernih apa pun masalah yang menerjang. Kejernihan ini penting agar gak terjadi salah langkah yang malah bisa makin menjerumuskan usaha. Bila saat ini masih baperan atau dikit-dikit bawa perasaan, yakin siap jadi pengusaha?

Tanyakan setidaknya 4 poin di atas ke diri sendiri sebelum benar-benar memantapkan diri menjadi pengusaha, gak peduli berapa pun modal yang sudah ada di tangan.
Bila merasa nyaman menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan positif, gak perlu ragu lagi. Kepakkan sayap dan terbanglah menuju dunia wirausaha.

Baca juga artikel Duitpintar lainnya:

Lebih Enak Mana Sih, Jadi Pebisnis atau Entrepreneur?

4 Anggapan Salah Tentang Menjadi Pengusaha Sukses

Kamu Punya Jiwa Pengusaha? Ini 8 Cara Menjadi Solopreneur yang Sukses

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Buruk Jadi "Workaholic" buat Keuangan

Ini Dampak Buruk Jadi "Workaholic" buat Keuangan

Bisnis | Jum'at, 17 November 2017 | 13:00 WIB

Bangun 'Royal Venya Ubud', Metland Investasikan Rp220 Miliar

Bangun 'Royal Venya Ubud', Metland Investasikan Rp220 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 November 2017 | 20:46 WIB

Ini 3 Cara Agar Kenaikan Gaji Tidak Numpang Lewat Doang

Ini 3 Cara Agar Kenaikan Gaji Tidak Numpang Lewat Doang

Bisnis | Jum'at, 10 November 2017 | 08:00 WIB

Retail Modern Berguguran, Ini Strategi Mengerek Omzet Penjualan

Retail Modern Berguguran, Ini Strategi Mengerek Omzet Penjualan

Bisnis | Kamis, 09 November 2017 | 18:00 WIB

Terkini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:20 WIB

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

×