Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Miliki Dulu 5 Mental Ini Sebelum Yakin Mau Jadi Pebisnis

Angelina Donna

Kamis, 16 November 2017 | 21:00 WIB
Miliki Dulu 5 Mental Ini Sebelum Yakin Mau Jadi Pebisnis

Suara.com - Jadi pengusaha itu istimewa. Berbeda dengan pegawai, yang gak wajib mikirin perusahaan 24 jam sehari, tapi terus dibayar di akhir bulan. Ketika merintis bisnis, nggak mengherankan kalau sering lembur. Pegawai sudah pulang pukul 17.00, kita masih melototin layar komputer sampai langit gelap.

Bila diringkas dalam perbandingan poin per poin, mereka yang siap jadi pengusaha dan yang tidak secara psikologis bisa dilihat seperti berikut ini:

Siap Mental
– Persuasif: lebih mengedepankan pendekatan sosial ketimbang memaksakan sesuatu ke orang lain
– Oportunis: bisa memanfaatkan kesempatan bahkan yang paling kecil
– Proaktif: mampu berpikir dan bertindak mandiri tanpa menunggu langkah orang lain
– Bermental juara: selalu mengejar peringkat pertama dan bisa bangkit ketika dilanda masalah
– Pola pikir berkembang: apa pun yang dialami dijadikan pijakan untuk melompat lebih tinggi dan mengembangkan diri

Nggak siap mental
– Yang penting cepat dapat uang: jadi pengusaha bukan hanya mencari profit materi dalam satu waktu, melainkan kesinambungan pemasukan dalam jangka panjang
– Gampang goyah: bila gak punya prinsip, wajar bila sikap sering berubah-ubah tergantung bisikan atau paksaan pihak lain
– Ingin terus nyaman: sekali memutuskan jadi pengusaha, berarti siap keluar dari zona nyaman ala pegawai bergaji bulanan
– Pola pikir kaku: gamang menghadapi saran, kritik, dan tantangan dari pihak lain

Jika kalian salah satu yang hendak menjalankan bisnis, stop dulu. Tarik nafas dalam-dalam, hembuskan, lalu simak pertanyaan berikut ini untuk menilai kesiapan psikologis kita untuk jadi pengusaha:

Kenapa mau jadi pengusaha?
Harus siap memberikan pengorbanan tanpa batas bila jadi pebisnis. Bila sekarang saja sering curi waktu di tempat kerja buat leha-leha, gimana nanti pas jadi pengusaha?

Harus ada alasan kuat yang dijadikan pelecut semangat wirausaha. Misalnya ingin mandiri dalam kerja atau lebih bebas menuangkan ide kreatif. Faktor non-ragawi inilah yang mendorong jiwa pengusaha.

Yakin kondisi sekarang nggak cukup untuk mewujudkan impian kerja?
Saat memutuskan jadi pengusaha, berarti siap keluar dari zona nyaman. Harus siap dilanda kekhawatiran bulan ini pemasukan cukup buat keluarga atau tidak.

Ketika berstatus pegawai, gaji bakal terus masuk dalam nominal sama tiap bulan walau perusahaan lagi seret. Hal berbeda dialami pemilik usaha, yang mesti lebih berusaha ekstra untuk mengangkat bisnis sehingga pemasukan tetap terjaga.

Siap berpikir dan bertindak mandiri dalam mengambil keputusan?
Pengusaha dituntut bisa mandiri dalam tiap langkahnya. Malah, merekalah penentu kebijakan dalam bisnis. Lain dengan pegawai, yang masih menerima perintah atasan buat kerja.
Idealnya, pengusaha bisa lepas dari ketergantungan pada orang lain. Justru kalau bisa orang lainlah yang bergantung, karena kita punya kemampuan untuk memimpin dan mengarahkan mereka menuju kesuksesan.

Bisakah terus berpikir jernih meski banyak masalah?
Namanya usaha, wajar jika terjadi guncangan dalam perjalanannya. Yang membedakan pengusaha siap mental dengan siap modal doang adalah respons terhadap guncangan itu.

Semestinya pengusaha bisa berpikir jernih apa pun masalah yang menerjang. Kejernihan ini penting agar gak terjadi salah langkah yang malah bisa makin menjerumuskan usaha. Bila saat ini masih baperan atau dikit-dikit bawa perasaan, yakin siap jadi pengusaha?

Tanyakan setidaknya 4 poin di atas ke diri sendiri sebelum benar-benar memantapkan diri menjadi pengusaha, gak peduli berapa pun modal yang sudah ada di tangan.
Bila merasa nyaman menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan positif, gak perlu ragu lagi. Kepakkan sayap dan terbanglah menuju dunia wirausaha.

Baca juga artikel Duitpintar lainnya:

Lebih Enak Mana Sih, Jadi Pebisnis atau Entrepreneur?

4 Anggapan Salah Tentang Menjadi Pengusaha Sukses

Kamu Punya Jiwa Pengusaha? Ini 8 Cara Menjadi Solopreneur yang Sukses

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dampak Buruk Jadi "Workaholic" buat Keuangan

Ini Dampak Buruk Jadi "Workaholic" buat Keuangan

Bisnis | Jum'at, 17 November 2017 | 13:00 WIB

Bangun 'Royal Venya Ubud', Metland Investasikan Rp220 Miliar

Bangun 'Royal Venya Ubud', Metland Investasikan Rp220 Miliar

Bisnis | Rabu, 15 November 2017 | 20:46 WIB

Ini 3 Cara Agar Kenaikan Gaji Tidak Numpang Lewat Doang

Ini 3 Cara Agar Kenaikan Gaji Tidak Numpang Lewat Doang

Bisnis | Jum'at, 10 November 2017 | 08:00 WIB

Retail Modern Berguguran, Ini Strategi Mengerek Omzet Penjualan

Retail Modern Berguguran, Ini Strategi Mengerek Omzet Penjualan

Bisnis | Kamis, 09 November 2017 | 18:00 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB