Didanai China, Konstruksi Tol Cisumdawu Seksi 1 Dimulai Awal 2018

Fabiola Febrinastri

Minggu, 26 November 2017 | 16:44 WIB
Didanai China, Konstruksi Tol Cisumdawu Seksi 1 Dimulai Awal 2018
Pengerjaan jalan tol Cisumdawu oleh Direktorat Jenderal Bina Marga (DJBM) Kementerian PUPR. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi I, dari Cileunyi-Rancakalong sepanjang 11,45 km akan dimulai konstruksinya pada awal 2018. Demikian dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Arie Setiadi Moerwanto, usai menghadiri penandatanganan kontrak pembangunan jalan tol Cisumdawu fase III senilai Rp2,2 triliun, di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Jumat (24/11/2017).

Pinjaman dari pemerintah China untuk pembangunan tol Cisumdawu dilakukan melalui tiga fase. Fase I dan II untuk konstruksi pada Seksi 2, sementara fase III digunakan untuk mendanai pembangunan di Seksi 1.

Tol Cisumdawu yang panjang totalnya mencapai 61,6 km, merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang ditargetkan rampung seluruhnya pada 2019. Tol ini akan menghubungkan kawasan strategis nasional Cekungan Bandung dengan Bandara Internasional Jawa Barat, di Kertajati, dan membantu mengurangi kemacetan di Jalan Cadas Pangeran.

Pembangunannya terbagi menjadi enam seksi. Seksi 1 dan 2 menjadi porsi pemerintah, yang pendanaannya menggunakan pinjaman dari pemerintah China. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) untuk meningkatkan kelayakan investasi tol tersebut, sedangkan seksi 3 hingga 6 dibangun melalui investasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), yakni PT. Citra Karya Jabar Tol.

Investasi BUJT yang dikeluarkan untuk pembangunan tol ini cukup besar, yakni sekitar Rp8,4 triliun. Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu, merangkap PPK Phase III, Wida Nurfaida, dengan perwakilan joint operation PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan China Road and Bridge Corporation Wen Yuegang.

"Penandatangan ini memang dilakukan dengan sederhana, tapi pekerjaan akan dilakukan dengan cepat namun sesuai standar. Keamanan dan keselamatan harus sangat diperhatikan," kata Arie.

Hingga saat ini, pembebasan lahan pada Seksi 1 mencapai 40 persen dan akan bertambah menjadi 60 persen, dengan selesainya pembebasan lahan di kawasan IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri).

"Seksi I lahannya lebih sulit dibebaskan, karena daerah itu sudah masuk kawasan perkotaan," jelas Arie.

Dalam membangun konstruksi tol Cisumdawu yang menjadi porsi pemerintah, menurut Arie, yang paling menjadi tantangan adalah persimpangan Cileunyi, karena desain dan pekerjaan yang rumit.

"Kami belajar dari pembangunan Simpang Susun Semanggi yang bisa diselesaikan dalam waktu relatif singkat," ungkap Arie.

Sementara itu, progres Seksi 2 fase I, yakni ruas Rancakalong-Ciherang sepanjang 6,35 km, dengan nilai pinjaman Rp1,1 triliun, telah selesai 100 persen. Seksi 2 fase II ruas Ciherang-Sumedang sepanjang 10,7 km, senilai Rp3,4 triliun, mencapai progres 21,49 persen.

Pada pengerjaan Seksi 2 fase II, terdapat 2 terowongan di Desa Cilengser sepanjang 472 meter, dengan diameter 14 m. Adapun proses pengerjaannya sudah tembus 162 m untuk terowongan kiri dan 96 m di bagian kanan.

Selain itu, pada ruas ini juga dilakukan pembangunan Jembatan Cinampel, yang telah mencapai tahap pengecoran pilar. Penyelesaian pembangunan Seksi 2 fase II ditargetkan September  2019.

Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitasi Jalan Daerah, Sugiyartanto mengatakan, pengerjaan konstruksi seksi I bukan hanya perkerasan, overpass, underpass, dan juga jembatan.

"Konstruksi akan dikerjakan paralel dengan pembebasan lahan. Kami secara khusus berpesan kepada kontraktor untuk lebih hati-hati, karena iklim dan cuaca di sana," ungkap Sugiyartanto.

Sementara untuk konstruksi tol yang menjadi porsi BUJT, saat ini masih dalam tahap pembebasan lahan. Pada Seksi 3, sepanjang 3,75 km, yang menghubungkan Sumedang-Malaka telah mencapai progres pembebasan lahan sebesar 98,8 persen.

Saat ini pemerintah tengah memproses pembayaran empat bidang tanah dan relokasi sekolah untuk segera memulai konstruksi.

Di Seksi 4, sepanjang 8,2 km, yang akan menghubungkan Cimalaka-Legok, baru mencapai progres pembebasan lahan sebesar 1,64 persen. Meski begitu, konstruksi akan segera dilakukan, karena sebagian besar tanah yang akan digunakan adalah milik Perhutani. Seksi 5, yang menghubungkan Legok-Ujung Jaya sepanjang 16,42 km dan seksi 6 menghubungkan Ujung Jaya-Dawuan sepanjang 4,23 km, masih dalam proses revisi penetapan lokasi dan mulai pembebasan lahan pada April 2018.

Hadir dalam penandatangan kontrak tersebut, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Herry TZ, Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto, Minister Counsellor (Economic and Commercial Affairs) Embassy of P.R. China,  Mr. Wang Liping, Representative of the Export-Import Bank of China, Ms. Zhang Yun, dan Executive General Manager China Road and Bridge Corporation, Wei Wen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden: Setelah Infrastruktur Selesai, Pemerintah Benahi SDM

Presiden: Setelah Infrastruktur Selesai, Pemerintah Benahi SDM

Bisnis | Kamis, 23 November 2017 | 11:00 WIB

PUPR: Hunian Masyarakat di Kawasan Pinggiran Dinilai Belum Layak

PUPR: Hunian Masyarakat di Kawasan Pinggiran Dinilai Belum Layak

Bisnis | Kamis, 23 November 2017 | 09:13 WIB

Menteri PUPR: yang Minta Uang dari Kontraktor, Saya Pecat!

Menteri PUPR: yang Minta Uang dari Kontraktor, Saya Pecat!

Bisnis | Rabu, 22 November 2017 | 11:00 WIB

Terkini

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

×