Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Presiden: Setelah Infrastruktur Selesai, Pemerintah Benahi SDM

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 23 November 2017 | 11:00 WIB
Presiden: Setelah Infrastruktur Selesai, Pemerintah Benahi SDM
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dalam

Suara.com - Kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai program prioritas nasional, bukan bertujuan untuk bermewah-mewahan, melainkan semata memenuhi kebutuhan dan mengejar ketertinggalan infrastruktur Indonesia dengan negara lain. Infrastruktur yang dibangun secara masif di seluruh Indonesia hingga kawasan perbatasan, dan menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah dipercaya akan mendorong pemerataan dan keadilan pembangunan.    

Presiden Joko Widodo mengatakan, fokus untuk menyelesaikan infrastruktur dilakukan karena merupakan hal yang  sangat mendasar dalam menghadapi persaingan dengan negara-negara lain. Setelah infrastruktur selesai atau dalam proses akan selesai, lanjut Presiden Jokowi, pemerintah akan masuk ke dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Pembangunan infrastruktur tidak akan optimal bila sumber daya manusianya tidak disiapkan.

Untuk mengejar ketertinggalan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikerjakan minimal 2 shift sehari , 7 hari seminggu. Hal ini dilakukan agar infrastruktur lebih cepat rampung, manfaat dan dampaknya juga lebih cepat dirasakan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, saat hadir dalam "Economic Challenge Award 2017",  yang bertema "Leading the Change" di Studio Metro TV, Jakarta, Selasa (21/11/2017) malam.

“Tema 'Leading The Change' ini menurut saya sangat cocok dengan kondisi saat ini untuk mengejar ketertinggalan dari negara lain. Diperlukan kerja keras dengan irama rock n roll yang cepat,” ujarnya.



Seringkali, infrastruktur yang dibangun di perkotaan, seperti jalan tol layang Cikampek II, yang dikerjakan berbarengan dengan moda angkutan kereta ringan Cawang-Bekasi Timur dan kereta cepat Jakarta-Bandung berimbas pada terjadinya kemacetan, sehingga mengakibatkan ketidaknyamanan pengguna jalan tol.

Terkait hal tersebut, Basuki mengatakan, ia akan lebih merasa bersalah bila kemacetan terjadi, namun pemerintah tidak melakukan penanganan apapun. Ketiga infrastruktur tersebut, yang dibangun serentak merupakan upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga konektivitas semakin tinggi.   

Komitmen pemerintah dapat dilihat dari besarnya alokasi anggaran yang diamanatkan kepada Kementerian PUPR.

“Besaran anggaran yang dimiliki pemerintah sama saja, hanya sekarang, program pemerintah difokuskan pada infrastruktur. Pada 2018, anggaran Kementerian PUPR dialokasikan sebesar Rp107 triliun, dimana porsi pinjaman luar negeri tidak lebih dari 7 persen,” kata Basuki.

Pada kesempatan itu, Basuki menyatakan optimistis, pembangunan infrastruktur yang tengah dikerjakan, yang telah direncanakan dengan hati-hati akan selesai pada waktunya. Skema pendanaan infrastruktur dibagi menjadi empat, pertama, infrastruktur yang dapat didanai melalui investasi seperti jalan tol dan pembangunan jaringan air minum, akan didorong untuk dibangun oleh swasta.

Kedua, bila margin keuntungannya tidak mencukupi maka diperlukan dukungan pemerintah melalui pembangunan sebagian konstruksinya. Ketiga, bila proyek tersebut tidak menarik bagi swasta namun prioritas, maka pembangunannya dilakukan oleh BUMN, dan terakhir, infrastruktur yang didanai oleh APBN.

Pada acara tersebut, Basuki berkesempatan menyerahkan penghargaan "Economic Challenge Award 2017" untuk Kategori Konstruksi kepada Direktur Utama PT. Waskita Karya, M.Choliq, dan perwakilan PT Bumi Serpong Damai Tbk sebagai peraih penghargaan untuk Kategori Sektor Properti dan Real Estate.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PUPR: Hunian Masyarakat di Kawasan Pinggiran Dinilai Belum Layak

PUPR: Hunian Masyarakat di Kawasan Pinggiran Dinilai Belum Layak

Bisnis | Kamis, 23 November 2017 | 09:13 WIB

Menteri PUPR: yang Minta Uang dari Kontraktor, Saya Pecat!

Menteri PUPR: yang Minta Uang dari Kontraktor, Saya Pecat!

Bisnis | Rabu, 22 November 2017 | 11:00 WIB

Siap untuk Uji Coba Asian Games 2018, Renovasi di GBK Capai 87%

Siap untuk Uji Coba Asian Games 2018, Renovasi di GBK Capai 87%

Bisnis | Rabu, 22 November 2017 | 09:55 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB