Dirjen Pajak Incar Harta Pengacara Setnov yang Sukai Kemewahan

Reza Gunadha, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 28 November 2017 | 08:46 WIB
Dirjen Pajak Incar Harta Pengacara Setnov yang Sukai Kemewahan
Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Direktorat Jenderal (ditjen)  Pajak memastikan, bakal menelusuri harta milik Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR sekalgisu tersangka kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto.

Itu setelah Yunadi sempat mengumbar kemewahannya kepada publik dalam sebuah wawancara.

Dalam wawancara tersebut, Yunadi mengungkapkan bahwa dirinya biasa menghabiskan uang hingga Rp5 miliar setiap bepergian ke luar negeri. Tak hanya itu, ia juga mengakui menyukai membeli barang mewah.

“Informasi yang muncul di masyarakat akan ditindaklanjuti,” ujar Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas) Ditjen Pajak Hestu Yoga Saksama, Senin (27/11/2017).

Meski begitu, Hestu mengatakan pihaknya tetap akan menjaga kerahasiaan jumlah harta dan kepatuhan yang bersangkutan dalam membayar pajak untuk menghargai privasi wajib pajak (WP).

"Kami tidak bisa menyampaikan secara spesifik untuk WP tertentu. Jadi kami menjaga kerahasiaan. Kami tidak akan sampaikan kepada publik," ungkap Hestu.

Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menegaskan, Yunadi bakal diperiksa juga karena beredar kabar Yunadi tak memiliki Nomor Pokok Wajib Pahak (NPWP).

 “Sampai saat ini masih kami telusuri, katanya juga tak ada NPWP kan. Nah, kalau tak punya NPWP, kami akan lakukan pemeriksaan dan penyidikan terlebih dahulu,” kata Ken.

Kalau hasil penyidikan membuktikan Frederich tidak memiliki NPWP, maka Ditjen Pajak akan langsung memeriksa yang bersangkutan tanpa terlebih dulu mengirimkan surat pemberitahuan.

baca juga

“Kalau sudah jelas ngapain mengirim surat dulu, kelamaan. Langsung kami periksa,” tegasnya.

Dalam wawancara dengan Najwa Shihab, yunadi menyebut biasa menghabiskan uang miliaran rupiah saat melancong ke luar negeri.

"Insya Allah, amin. Saya suka mewah. Saya kalau ke luar negeri, sekali pergi itu minimum saya spend Rp Rp3 Miliar sampai Rp 5 Miliar. Yang sekarang, tas Hermes yang harganya Rp 1 Miliar juga saya beli. Saya suka kemewahan," kata yunadi, dalam video wawancara yang diunggah ke akun Najwa Shihab di YouTube.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Minta Sabar soal Kekosongan Pimpinan DPR

Fadli Zon Minta Sabar soal Kekosongan Pimpinan DPR

News | Senin, 27 November 2017 | 19:44 WIB

Polisi Temukan Titik Terang Kecelakaan Setnov, Apa Itu?

Polisi Temukan Titik Terang Kecelakaan Setnov, Apa Itu?

News | Senin, 27 November 2017 | 19:29 WIB

Ucapan Dua Kader Golkar Usai Jadi Saksi Ringankan Novanto di KPK

Ucapan Dua Kader Golkar Usai Jadi Saksi Ringankan Novanto di KPK

News | Senin, 27 November 2017 | 18:14 WIB

Abraham Samad Yakin Pemeriksaan Setnov Tak Langgar Aturan

Abraham Samad Yakin Pemeriksaan Setnov Tak Langgar Aturan

News | Senin, 27 November 2017 | 16:56 WIB

Abraham Samad Yakin KPK Menang di Praperadilan Setnov Jilid II

Abraham Samad Yakin KPK Menang di Praperadilan Setnov Jilid II

News | Senin, 27 November 2017 | 15:49 WIB

Terkini

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:38 WIB

×