Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Menteri PUPR: 231 Bendungan yang Sudah Ada Perlu Pemeliharaan

Fabiola Febrinastri

Kamis, 14 Desember 2017 | 13:00 WIB
Menteri PUPR: 231 Bendungan yang Sudah Ada Perlu Pemeliharaan
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono dan pihak Jepang bekerja sama dalam memelihara jembatan dan bendungan di Indonesia. (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mendorong adanya inovasi dalam pembangunan, manajemen operasi, dan pemeliharaan waduk atau bendungan, serta jembatan di Indonesia.

"Saya belum melihat ada inovasi dalam pembangunan bendungan. Program pembangunan 49 bendungan baru sebagai program prioritas nasional, yang menjadi kesempatan bagi kita untuk mengaplikasikan ide inovatif," kata Basuki, saat membuka seminar internasional tentang bendungan dan jembatan di Balai Uji Coba Sistem Diklat Perumahan dan Permukiman, di kompleks Universitas Diponegoro, Semarang, Rabu (13/12/2017).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Rektor Universitas Diponegoro, Yos Djohan Utama, Direktur Kerjasama Internasional dan Teknik Infrastruktur Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT) Jepang, Yusuke Amano, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, Dirjen Sumber Daya Air, Imam Santoso, Dirjen Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto, dan para ahli bendungan dari Kementerian PUPR.

Tujuannya untuk menggugah inovasi dalam rangka pembangunan bendungan baru dan manajemen 231 bendungan yang sudah ada. Bendungan yang sudah ada, bila tidak dipelihara akan mati karena proses alami.

Demikian juga bendungan alami, yaitu danau, akan mengalami hal yang sama. Saat ini, Kementerian PUPR juga akan menangani danau, terutama danau kritis.

Manajemen operasi dan pemeliharaan bendungan harus dilakukan secara optimal, sehingga bisa memenuhi banyak kebutuhan seperti pengendalian banjir, air minum, irigasi dan listrik.

"Di Citarum, dengan memperbaiki cara mengoperasikan bendungan, maka bisa menambah kapasitas air yang selama ini terbuang, yaitu sebesar 12 m3/detik dan bisa dimanfaatkan untuk air baku Jakarta," jelas Basuki.

Oleh karena itu, kerja sama antara Kementerian PUPR dengan MLIT Jepang, yang sudah terjalin lama juga dilakukan dalam bidang bendungan.

"Saya minta MLIT untuk melakukan survei terhadap bendungan yang sudah ada, mana yang berpotensi untuk ditingkatkan pemeliharaannya," kata Menteri Basuki.

Adaoun dari hasil survei selama 6 bulan sejak pertengahan 2017, dikeluarkan rekomendasi bagi peningkatan Bendungan Kedungombo di Jawa Tengah, melalui pembuatan terowongan baru sebagai saluran pembuang sedimen. Rekomendasi lainnya, pembangunan cascading dam di Daerah Aliran Sungai Citarum.

Dari pengalaman Jepang, bendungan yang sudah ada dapat ditingkatkan kemanfaatannya melalui beberapa cara, yakni peninggian bendungan sehingga kapasitasnya bertambah, membuat outlet baru, sehingga pemanfaatan kapasitas yang ada lebih efektif dan memperpanjang umur bendungan dengan membuat terowongan untuk mengalirkan sedimen.

Kelebihan melakukan peningkatan bendungan (dam upgrading) dibandingkan membuat bendungan baru adalah tidak diperlukan pembebasan lahan, lebih ramah lingkungan, dan waktu lebih cepat.

Sementara untuk jembatan, Basuki menyampaikan, salah satu inovasi adalah pembangunan Jembatan Holtekamp di Provinsi Papua. Dalam pembangunannya, bentang utama jembatan dengan tipe box arch steel ini dikerjakan oleh PT. PAL Indonesia di Surabaya, yang memiliki fasilitas peralatan yang lengkap sehingga mempercepat dan menjamin kualitas jembatan.

Namun, sekitar 50.000 m jembatan di Indonesia juga mengalami tantangan usia, sehingga perlu dilakukan rehabilitasi. MenurutvBasuki, 60 persen jembatan di Indonesia dalam kondisi baik, 30 persen kurang baik, dan 10 persen rusak berat.

Pemeliharaan jembatan juga akan ditingkatkan, tidak hanya memperhatikan bagian atas jembatan, namun juga bagian bawahnya. Pemantauan kondisi dan program pemeliharaan jembatan dimonitor oleh Kementerian PUPR secara konstan, melalui Sistem Manajemen Jembatan Indonesia.

Menteri Basuki juga menyampaikan penghargaannya atas hubungan baik pemerintah dan rakyat Indonesia dengan Jepang, terlebih pada Januari 2018 akan menjadi momen istimewa, yaitu peringatan 60 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang.

Kerja Sama PUPR dan BMKG
Mitigasi bencana, seperti gempa, banjir dan tanah longsor perlu dilakukan, karena tidak hanya merusak bangunan infrastruktur, namun dampaknya terhadap aktivitas sosial dan ekonomi. Oleh karenanya, informasi klimatologi yang dimiliki oleh BMKG dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keamanan bendungan dan jembatan yang dibangun.

Di samping itu, kata Basuki, BMKG memiliki alat yang jaringannya tersebar ke seluruh Indonesia, sehingga bisa digunakan untuk membantu dan mendukung pengoperasian infrastruktur yang ada, diantaranya bendungan.

"Kami ingin bekerja sama lebih erat. Kami ingin melebarkan peran BMKG agar tidak hanya terkait bencana alam, tetapi juga membantu kami mengelola sumber daya air yang dimiliki," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinjau Bendungan, Menteri PUPR Minta Pengerjaan Dipercepat

Tinjau Bendungan, Menteri PUPR Minta Pengerjaan Dipercepat

Bisnis | Kamis, 14 Desember 2017 | 12:20 WIB

Cegah Korupsi, PUPR   Ubah Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa

Cegah Korupsi, PUPR Ubah Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa

News | Rabu, 13 Desember 2017 | 09:58 WIB

Pemerintah dan Bank Dunia Perbanyak Subsidi Rumah

Pemerintah dan Bank Dunia Perbanyak Subsidi Rumah

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 10:00 WIB

"Venue" Layar dan Jetski Dibangun Sesuai Standar Internasional

"Venue" Layar dan Jetski Dibangun Sesuai Standar Internasional

Bisnis | Senin, 11 Desember 2017 | 09:03 WIB

Terkini

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:13 WIB

×