BPS Gandeng BPPT untuk Perbaiki Data Produksi Beras

Adhitya Himawan

Selasa, 20 Maret 2018 | 15:42 WIB
BPS Gandeng BPPT untuk Perbaiki Data Produksi Beras
Kepala BPS Kecuk Suhariyanto di Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Badan Pusat Statistik kini tengah menyiapkan teknologi baru terkait metodologi yang bernama Kerangka Sampel Area (KSA). Teknologi ini merupakan hasil kerja sama BPS dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Nantinya metodologi ini digunakan untuk melakukan perbaikan data terhadap produksi beras secara nasional.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suharyanto dalam acara MoU antar Bulog dan BPS Tentang Penyediaan, Pemanfaatan, Serta Pengembangan Data dan Informasi Statistik di Bidang Pangan bertempat di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan, Selasa (20/3/2018).

“Saat ini BPS sedang melakukan perbaikan data untuk produksi beras dengan menggunakan sebuah metodologi yang namanya Kerangka Sampel Area (KSA) bekerjasama dengan BPPT. Dimana kita menggunakan peta dan teknologi terkini. Harapannya ketika dirilis bisa dijadikan acuan teman-teman di Bulog,” kata Suharyanto.

Secara terpisah, Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti mengatakan, selama ini Bulog menggunakan metode ubinan yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian. Namun kini, untuk mendapatkan data yang lebih akurat, pihaknya menggandeng BPS dan BPPT untuk menggunakan metode terbaru KSA ini.

“Sebelumnya kami kerja sama dengan Kementan menggunakan metode ubinan. Sekarang kita pakai peta-peta. Kali ini kerjasama dengan BPS dan BPPT. Metode baru, Kerangka sampel area (KSA), bertujuan untuk memperbaiki data produksi padi,” ujar Djarot.

Mengenai sistem kerja metode baru ini, pihak Bulog nantinya akan mendata sebanyak 192 ribu daerah setiap bulannya. Kemudian dari jumlah daerah tersebut, ada petugas yang akan mengecek secara langsung berdasarkan peta dan koordinat untuk mengambil gambar dan melaporkan status lahan yang dipantaunya tersebut.

“Kita laksanakan di semua provinsi yang ada, sekitar 192.000 daerah setiap bulan. Metode ini nantinya dengan menggunakan peta, jadi petugas harus datang langsung kesana mengunakan HP untuk motret, kalau dia tidak datang dia gak bisa ambil foto, di hpnya sudah di seting,” tutur Djarot menjelaskan metode yang dimaksud.

“Peta dasarnya dari BIG, LAPAN dan BPPT. Kalau datang kesana berarti sedang ditanami atau sedang panen atau sedang puso seperti itu, jadi foto 192.000 itu nantinya akurat. Kami menargetkan pelaksanaan bisa selesai bulan Agustus 2018 dimulai bulan Januari kemarin,” kata Djarot. (Priscilla Trisna)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebentar Lagi Harga Beras Turun, Bulog Mau Guyur 300 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Sebentar Lagi Harga Beras Turun, Bulog Mau Guyur 300 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Wamensesneg Soroti Temuan MK Soal Ijazah Gibran: Bukan Tidak Ada, Tapi Belum Diketemukan

Wamensesneg Soroti Temuan MK Soal Ijazah Gibran: Bukan Tidak Ada, Tapi Belum Diketemukan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

Isu Geng Solo Dipreteli Prabowo Lewat Pergantian Kapolri Dan Reshuffle, Istana Buka Suara

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Surpres Pergantian Panglima TNI Belum Masuk DPR, Istana: Belum Ada Sampai Sekarang

Surpres Pergantian Panglima TNI Belum Masuk DPR, Istana: Belum Ada Sampai Sekarang

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 12:06 WIB

Istana Belum Bahas Amar Putusan MK Soal Pendidikan Gibran, Tunggu 2-3 Hari

Istana Belum Bahas Amar Putusan MK Soal Pendidikan Gibran, Tunggu 2-3 Hari

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:58 WIB

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

RI Impor 840 Ribu Ton Nikel dari Brasil, Filipina Hingga Turki Sepanjang 2026

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Sempat Langka di Ritel, Mendag Klaim Stok Beras Premium Sudah Diisi Bulog

Sempat Langka di Ritel, Mendag Klaim Stok Beras Premium Sudah Diisi Bulog

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:42 WIB

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Beras Premium Hilang 5 Bulan, 25 Merek Fortifikasi 'Lenyap': Stok Ritel Makin Ngenes

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:00 WIB

Terkini

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

Doli Bongkar Kejanggalan PKPU soal Gibran: Komisi II Tak Pernah Bahas Pasal Itu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnisnya Tengah Proses Bangkrut, OJK Cabut Dua Izin Usaha BTPN Syariah Ventura

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:06 WIB

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Komunitas Motor Listrik OMO-X Gelar City Ride Perdana di Jakarta

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Perempuan Adat Kalimantan Utara Merawat Pengetahuan Leluhur Lewat Anyaman Rotan: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:05 WIB

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

AKBP Condro Sasongko, Polisi Jenaka Kini Dipercaya Pimpin Polresta Solo

Jawa Tengah | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Forever Starts Here: Rayakan Momen Cinta di INNSiDE by Melia Yogyakarta

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

Karhutla Ganggu Penerbangan hingga 26 Pesawat Delay, Menko Dudung Lapor Prabowo

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Jalur Pantura Kalah Ramai dari Tol Trans Jawa, UMKM Dibidik Lewat Wisata Sejarah

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Huawei Watch GT 7 Resmi Hadir di Indonesia: Dibanderol Mulai Rp4 Juta, Baterai Tahan 21 Hari

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 18:00 WIB

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 17:57 WIB

×