Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Indef: Utang Tumbuh Dua Digit, Ekonomi Tumbuh Satu Digit

Adhitya Himawan, Lili Handayani

Kamis, 22 Maret 2018 | 12:05 WIB
Indef: Utang Tumbuh Dua Digit, Ekonomi Tumbuh Satu Digit
Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih diwarnai ketimpangan. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Lembaga riset independen INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) menilai peningkatan utang luar negeri pemerintah, tidak mampu menopang akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2015-2017), tercatat utang luar negeri pemerintah naik rata-rata 14,81 persen.

Namun pada periode yang sama, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, hanya naik rata-rata 8,74 persen per tahun. Hal ini membuktikan, nilai utang meningkat sebesar 2 digit namun tidak dibarengi dengan peningkatan produktivitas dalam skala yang sama.

Hal ini disampaikan oleh Peneliti Ekonomi INDEF Ahmad Heri Firdaus dalam siaran persnya kepada awak media bertempat di Kantor INDEF, kawasan Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018). Acara tersebut dipandu langsung oleh Direktur Eksekutif INDEF Enny Sri Hartati dengan mengambil tema "Menggugat Produktivitas Utang" yang dihadiri juga oleh beberapa peneliti INDEF lainnya sebagai narasumber.

“Ekonomi Indonesia tumbuh 8,7 persen. Kami korelasikan pertumbuhan utang di periode sama. Dari tahun 2015-2017, utang meningkat double digit 14,81 persen. Kita menghitung menggunakan konversi agar lebih apple to apple. Utang tumbuh double digit, ekonomi single digit,” kata Ahmad.

INDEF mencatat, jumlah total utang pemerintah di tahun 2015 sebesar Rp3.165,13 triliun (USD229,44 miliar).  Pada 2016, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp 3.515,46 (USD261,64 miliar). Adapun pada 2017, jumlahnya masih terus bertambah hingga menyentuh angka Rp 3.938,45 triliun (USD290,7 miliar).

Di sisi lain, pendapatan nasional Indonesia (PDB) dari Rp 11.526,33 triliun di tahun 2015, jumlahnya hanya sedikit meningkat menjadi Rp 12.406,77 triliunpada 2016. Sedangkan pada 2017 PDB Indonesia mencapai Rp13.588,80 triliun.

Menurut Ahmad Heri, jika tidak segera dikendalikan, kencangnya laju penambahan utang terhadap laju peningkatan output perekonomian ini dapat semakin menggerogoti stabilitas perekonomian Indonesia di masa mendatang.

“Laju pertumbuhan utang lebih cepat dibandingkan pertumbuhan PDB bisa menggerogoti stabilitas sistem ekonomi ke depannya. Banyak implikasi yang luas terhadap perekonomian Indonesia,” ujar Ahmad Heri.  (Priscilla Trisna)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

INDEF Ingatkan Bahlil, Tambahan Kuota Tambang Jangan Asal Tambah Produksi

INDEF Ingatkan Bahlil, Tambahan Kuota Tambang Jangan Asal Tambah Produksi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Insentif Kendaraan Listrik Harus Diarahkan ke Mobil Murah dengan TKDN Tinggi

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Utang Luar Negeri Tembus Rp 8.000 Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman Ketimbang AS-Singapura

Utang Luar Negeri Tembus Rp 8.000 Triliun, Purbaya Klaim Masih Aman Ketimbang AS-Singapura

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:34 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Peringkat Utang Indonesia Tetap Stabil, Bos BI Beri Sinyal Ekonomi Makin Kuat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 08:48 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Neraca Perdagangan Defisit Pemerintah Harus Permudah Ekspor Komponen Otomotif Dkk

Otomotif | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:24 WIB

Terkini

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Hari Pramuka ke-65, Gubernur Sulsel dan Mentan RI Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat di Bone

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Lagu 'Kau yang Utama'

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

Papua Bukan Tanah Kosong! Masyarakat Adat Nabire Tolak Tambang dan Pembanguna Pos Militer

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Karhutla Hanguskan 18 Hektare Hutan di Sukabumi, Sejumlah Titik Masih Berasap

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB

IHSG Anjlok ke Level 6.300 Hari Ini, GMFI Hampir ARA

IHSG Anjlok ke Level 6.300 Hari Ini, GMFI Hampir ARA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Purbaya Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Laut di Perbatasan Timur RI

Purbaya Minta Bea Cukai Perketat Pengawasan Laut di Perbatasan Timur RI

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat

Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan Kolaborasi Himbara, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Masyarakat

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Sengketa Lahan SDN 026 Memanas, Wali Kota Bandung Tegas Pasang Badan Demi 900 Siswa

Sengketa Lahan SDN 026 Memanas, Wali Kota Bandung Tegas Pasang Badan Demi 900 Siswa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Perkuat Pembiayaan Hunian, BRI Pimpin Kolaborasi Himbara di Danantara Housing Expo 2026

Perkuat Pembiayaan Hunian, BRI Pimpin Kolaborasi Himbara di Danantara Housing Expo 2026

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 16:38 WIB

×