Pengamat: Kemenhub Melakukan Pembodohan Secara Terstruktur

Adhitya Himawan

Selasa, 03 April 2018 | 07:52 WIB
Pengamat: Kemenhub Melakukan Pembodohan Secara Terstruktur
Gedung Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Barat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Suara.com - Ketua Presidium Komunitas Transportasi Indonesia, Musa Emyus, mengatakan bahwa wacana Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mendorong aplikasi menjadi operator transportasi darat adalah sebuah pembodohan yang krusial. Ini bentuk pembodohan yang dilakukan oleh lembaga pemerintahan dan menabrak aturan yang ada.

"Sebagaimana diketahui bisnis transportasi darat salah satu bisnis yang terlarang dimasuki oleh perusahaan asing," kata Musa di Jakarta, Senin (2/4/2018).

Musa mengatakan, kewajiban menyediakan transportasi bagi rakyatnya merupakan tugas negara. Karena ketidakmampuan negara, maka negara membagi kewajibannya kepada BUMN, BUMD, PT dan Koperasi. Oleh karena negara membagi kewajibannya, maka negara memberikan subsidi kepada pelaku jasa transportasi disebabkan kewajiban negara agar rakyatnya mampu bergerak dengan biaya yang mampu dijangkau oleh rakyatnya.

"Proteksi dan subsidi merupakan kata kunci dari transportasi darat," ujarnya.

Untuk itu, menurut Musa, bisnis transportasi merupakan salah satu negative list yg dapat dimasuki oleh perusahaan asing.
Adalah suatu keanehan kewajiban pemerintah dibebankan oleh perusahaan asing, dan Kemenhub dengan ketidakcerdasannya melakukan pembodohan akibat ketidakberdayaan Kemenhub menghadapi tantangan regulasi transportasi online.

"Janganlah ketidakberdayaan Kemenhub kalah merusak seluruh tatanan bernegara yang sudah ada," tambahnya.

Ia menegaskan, langkah Kemenhub dapat meruntuhkan sendi kehidupan bernegara. Untuk itu, Komunitas Transportasi Indonesia mengingatkan Kemenhub untuk menjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Jangan ketidakberdayaan Kemenhub malah meruntuhkan sendi-sendi yang sudah dibangun oleh para pendiri bangsa ini," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melesat 10,8 Persen, Penumpang Angkutan Umum Jakarta Tembus 368,4 Juta Orang

Melesat 10,8 Persen, Penumpang Angkutan Umum Jakarta Tembus 368,4 Juta Orang

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Transportasi Jakarta Tembus 15 Besar Dunia, DPRD DKI Dorong Penambahan Kapasitas LRT

Transportasi Jakarta Tembus 15 Besar Dunia, DPRD DKI Dorong Penambahan Kapasitas LRT

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Jakarta Naik Dua Tingkat, Kini Masuk 15 Kota dengan Transportasi Terbaik Dunia

Jakarta Naik Dua Tingkat, Kini Masuk 15 Kota dengan Transportasi Terbaik Dunia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:46 WIB

Skema Bagi Hasil Ojol 92:8 Disorot, Pengemudi Bisa Kena Getahnya

Skema Bagi Hasil Ojol 92:8 Disorot, Pengemudi Bisa Kena Getahnya

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan

Aturan Baru Ojol: Algoritma Order, Insentif hingga Suspend Akun Harus Transparan

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Perpres Ojol Terbit, Potongan Aplikasi Maksimal 8 Persen

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

Polisi Selidiki Ojek Online Jual Pertalite Rp 200 Ribu Per 1,5 Liter ke Bule saat Krisis BBM di Bali

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 10:54 WIB

Driver Ojek Online Jual Pertalite ke Bule, 1,5 Liter Rp 200 Ribu saat Krisis BBM di Bali

Driver Ojek Online Jual Pertalite ke Bule, 1,5 Liter Rp 200 Ribu saat Krisis BBM di Bali

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Sopir Taksi Online Jadi Incaran di Tengah Sulitnya Kerja, Berapa Pendapatannya

Sopir Taksi Online Jadi Incaran di Tengah Sulitnya Kerja, Berapa Pendapatannya

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Potongan Dibatasi 8 Persen, Riset UGM Ungkap Penghasilan Ojol Masih Rendah

Potongan Dibatasi 8 Persen, Riset UGM Ungkap Penghasilan Ojol Masih Rendah

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Terkini

Prabowo: MSCI Mau Takut-takuti Kita

Prabowo: MSCI Mau Takut-takuti Kita

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Unsur Korupsi, Begini Respons KPK

Luhut Usul Kerugian Negara Bukan Unsur Korupsi, Begini Respons KPK

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:44 WIB

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Bupati Bogor Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Bupati Bogor Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

Bogor | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Ditangkap Polda Riau, Pengantar Sabu Libatkan Oknum TNI Diupah Rp50-100 Juta

Ditangkap Polda Riau, Pengantar Sabu Libatkan Oknum TNI Diupah Rp50-100 Juta

Riau | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Bareskrim Sita 5 Merek Beras Fortifikasi, Diduga Tak Sesuai Klaim Vitamin di Kemasan

Bareskrim Sita 5 Merek Beras Fortifikasi, Diduga Tak Sesuai Klaim Vitamin di Kemasan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Nasib Penjual Starlink Ilegal yang Bantu Warga Akses Internet di Mentawai, Kena Denda Mengagetkan

Nasib Penjual Starlink Ilegal yang Bantu Warga Akses Internet di Mentawai, Kena Denda Mengagetkan

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Sebulan Buron Usai Hajar Korban hingga Robek dan Todongkan Pisau, Petani di Belalau Diciduk Polisi

Sebulan Buron Usai Hajar Korban hingga Robek dan Todongkan Pisau, Petani di Belalau Diciduk Polisi

Lampung | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi

Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Air Bersih 196 KK Terdampak Kekeringan di Desa Kenongrejo Ngawi

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:33 WIB

DPR Usulkan UU Anti Bullying: Apakah UU Khusus Bisa Jadi Jawaban Tepat?

DPR Usulkan UU Anti Bullying: Apakah UU Khusus Bisa Jadi Jawaban Tepat?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Menikah, Karier, Lanjut Studi: Saat Pilihan Perempuan Selalu Dipertanyakan

Menikah, Karier, Lanjut Studi: Saat Pilihan Perempuan Selalu Dipertanyakan

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:30 WIB

×