Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Rel Ganda Sukabumi - Bogor Bisa Urai Kepadatan Jalur Darat

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 05 April 2018 | 14:07 WIB
Rel Ganda Sukabumi - Bogor Bisa Urai Kepadatan Jalur Darat
Pekerja mengangkat bantalan beton penahan besi rel di lintasan kereta wilayah Cipinang, Jakarta Timur, Selasa,(26/11).

Suara.com - Bupati Sukabumi, Jawa Barat, Marwan Hamami mengatakan pembangunan jalur ganda kereta api Sukabumi-Bogor. Pembangunan infrastruktur ini membantu pengguna moda transportasi darat memangkas waktu tempuh Sukabumi-Jakarta.

"Tentunya progam Presiden RI Joko Widodo membangun jalur ganda KA sangat membantu dalam peningkatan kualitas moda trasportasi darat. Apalagi di jalur utama Sukabumi-Bogor kemacetan selalu terjadi yang dikarenakan jumlah kendaraan meningkat, tetapi akses jalan tetap walaupun ada penambahan, tetapi tidak signifikan," katanya di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, saat ini jika menggunakan kendaraan roda empat maupun lebih dari Sukabumi ke Jakarta bisa memakan waktu enam hingga tujuh jam. Bahkan pada hari-hari tertentu jika terjadi kemacetan, waktu tempuhnya bisa mencapai 12 jam.

Karena itu, dengan pembangunan jalur ganda ini diharapkan bisa mengurai kepadatan arus kendaraan di jalur utama Sukabumi-Jakarta dan tentunya warga bisa memanfaatkan kereta api sebagai transportasi umum utama.

Lanjut dia, jalur ganda ini pun merupakan impian warga Sukabumi baik kota maupun kabupaten sehingga diharapkan penyelesaian pembangunannya tepat waktu.

"Kami pun dari Pemkab Sukabumi tentunya akan membantun proses berjalannya pembangunan jalur ganda ini, agar proses pengerjaannya tidak tertunda karena hal-hal yang tidak diinginkan," tambah Marwan.

Sementara, salah seorang warga Kota Sukabumi Dina Nurlela mengatakan untuk bepergian ke Jakarta membutuhkan waktu hingga enam sampai tujuh jam sehingga waktu habis di jalan, belum lagi biaya tambahan lainnya.

Walaupun saat ini sudah beroperasi kembali kereta api jurusan Sukabumi-Bogor tetapi jadwal pemberangkatannya terbatas, sehingga harus mengikuti jadwal yang ada.

"Kami berharap jalur ganda ini bisa segera selesai, dan jadwal pemberangkatannya pun harus ditambah agar memudahkan kami sebagai penumpang mendapatkan pelayanan transportasi masal seperti KA," katanya.

Warga lainnya, Evi Silvia warga Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi dirinya sudah lama mendambakan moda trasnportasi umum yang nyaman. Walaupun sudah ada KA tetapi tiketnya terbatas sehingga perlu adanya penambahan kursi dan jadwal pemberangkatan KA.

"Untuk ke Jakarta jika naik angkutan umum seperti bus membutuhkan waktu lama, belum lagi di jalan jika terjadi kemacetan sehingga waktu habis di jalan," tambahnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:00 WIB

BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana

BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana

News | Minggu, 28 September 2025 | 10:51 WIB

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur hingga ke Wilayah Timur Indonesia

Bisnis | Senin, 15 September 2025 | 18:36 WIB

Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Kuras Anggaran Rp4,1 Triliun, WSKT Ungkap Progres Proyek LRT Jakarta Fase 1B

Bisnis | Sabtu, 06 September 2025 | 11:41 WIB

Bukan Infrastruktur Besar, Daftar Proyek yang Dibangun di Era Pemerintahan Prabowo

Bukan Infrastruktur Besar, Daftar Proyek yang Dibangun di Era Pemerintahan Prabowo

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2025 | 13:29 WIB

Disebut Tak Masuk Program Prioritas , Apa Saja Infrastruktur yang Dibangun Prabowo di 2026?

Disebut Tak Masuk Program Prioritas , Apa Saja Infrastruktur yang Dibangun Prabowo di 2026?

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2025 | 16:04 WIB

ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia

ICI 2025, InJourney Dorong Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur bagi Aviasi dan Wisata Indonesia

Bisnis | Jum'at, 13 Juni 2025 | 14:47 WIB

WIKA Mulai Rasakan Dampak Ucapan Prabowo

WIKA Mulai Rasakan Dampak Ucapan Prabowo

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 17:07 WIB

Alasan Prabowo Ingin Serahkan Proyek Infrastruktur ke Swasta: Lebih Efisien dan Inovatif

Alasan Prabowo Ingin Serahkan Proyek Infrastruktur ke Swasta: Lebih Efisien dan Inovatif

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 21:14 WIB

Tepis Kabar Bakal Setop Bangun Infrastruktur, Prabowo: Saya Ingin Memberikan Peran yang Lebih Besar Pada Swasta

Tepis Kabar Bakal Setop Bangun Infrastruktur, Prabowo: Saya Ingin Memberikan Peran yang Lebih Besar Pada Swasta

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 18:52 WIB

Terkini

Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina

Selat Hormuz Resmi Dibuka Kembali, Ini Penjelasan ESDM soal Nasib 2 Kapal Pertamina

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:30 WIB

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Anak Usaha Emiten ADHI Mulai Garap Proyek Gedung Presisi 6 Polri

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 07:03 WIB

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB