Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Tingkatkan Kinerja, Kementerian BUMN MoU dengan 2 Kementerian

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 16 April 2018 | 21:35 WIB
Tingkatkan Kinerja, Kementerian BUMN MoU dengan 2 Kementerian
Menteri BUMN Rini Soemarno di Jakarta. [Dok Kementerian BUMN]

Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menandatangi nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur. Penandatangan tersebut dilakukan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Rini menjelaskan kerjasama tersebut diupayakan untuk menciptakan akselerasi reformasi birokrasi dalam pemerintahan sehingga menjadi pemerintahan berkelas dunia.

"Sebagai agent of development, BUMN telah menunjukkan kualitasnya sebagai perusahaan berkelas dunia. Pengalaman dan kompetensi BUMN perlu ditularkan pada birokrasi, guna mempercepat terwujudnya pemerintahan berkelas dunia," jelasnya.

Nota kesepahaman tersebut meliputi pengembangan Human Capital Management di lingkungan birokrasi pemerintahan. Mulai dari tahap perencanaan hingga purnabakti dan pengembangan entrepreneurship dalam penyelenggaraan birokrasi pemerintahan.

Selain itu juga penerapan teknologi informasi dalam tata kelola pemerintahan khususnya dalam pengembangan SDM serta pendayagunaan CEO BUMN dalam pendidikan dan pelatihan Aparatur Sipil Negara (ASN) tercantum dalam nota kesepakatan tersebut. Rini pun berharap dengan adanya nota kesepahaman tersebut mampu mendorong BUMN terlibat berpartisipasi aktif dalam upaya akselerasi reformasi birokrasi dan peningkatan kinerja birokrasi pemerintahan.

Rini juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristek & Dikti) Mohammad Nasir.

Kerja sama antara BUMN dan Menristekdikti tersebut ialah hilirisasi hasil invensi dan inovasi lembaga penelitian dan pengembangan serta perguruan tinggi di Indonesia. Menteri Rini menjelaskan kerja sama tersebut bertujuan untuk mengantar hasil riset litbang atau perguruan tinggi di Indonesia masuk ke berbagai sektor industri.

"Guna hilirisasi hasil invensi dan inovasi yang berorientasi terhadap kebutuhan dan pemanfaatan industri di BUMN," ujar Rini.

Menteri Risetdikti Mohammad Nasir pun mengatakan nota kesepahaman tersebut membantu BUMN untuk mencari informasi dari peneliti.

baca juga

"Kita bekerjasama dengan BUMN, nanti BUMN BUMN yang ada memberikan informasi kebutuhan riset kedepan itu apa? Maka badan riset kami akan membantunya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nindya Karya Jadi Tersangka, Menteri BUMN Angkat Bicara

Nindya Karya Jadi Tersangka, Menteri BUMN Angkat Bicara

Bisnis | Sabtu, 14 April 2018 | 15:44 WIB

Rini Soemarno Renovasi Rumah Office Boy Kementerian BUMN

Rini Soemarno Renovasi Rumah Office Boy Kementerian BUMN

Bisnis | Sabtu, 14 April 2018 | 13:50 WIB

Menteri BUMN: Saya Sekarang Sangat Keras dengan Direksi Pertamina

Menteri BUMN: Saya Sekarang Sangat Keras dengan Direksi Pertamina

Bisnis | Jum'at, 13 April 2018 | 07:32 WIB

Holding BUMN Migas Akhirnya Resmi Terbentuk, Pertamina Induknya

Holding BUMN Migas Akhirnya Resmi Terbentuk, Pertamina Induknya

Bisnis | Rabu, 11 April 2018 | 18:11 WIB

Inilah Peringatan Menteri BUMN Pada Dirut Baru Waskita Karya

Inilah Peringatan Menteri BUMN Pada Dirut Baru Waskita Karya

Bisnis | Senin, 09 April 2018 | 07:03 WIB

Terkini

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Kapal Tanker Pertamina Lolos, Selat Hormuz Dipastikan Aman?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:39 WIB

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Susul Gamsunoro, Kapal Pertamina Pride Lolos dari Selat Hormuz, Langsung Menuju Cilacap

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:19 WIB

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Dengan BRI KPR Take Over, Anda Bisa Miliki Sejumlah Keuntungan, Yuk Cek di Sini!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 11:14 WIB

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Anjlok Semua, Ikutan Tren Global

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:59 WIB

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Resmi Melantai di BEI, Emiten PRDL Incar Dana Rp62,75 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:51 WIB

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Cisem II Tak Hanya untuk Industri, Pertagas Pastikan Gas Bumi Juga Mengalir ke Rumah Tangga

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:21 WIB

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Nilai Komisi Ojol 8 Persen Belum Sejahterakan Driver, CELIOS: Aplikator Berpotensi Pangkas Insentif

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:11 WIB

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Plastik Murah China Kepung RI, Industri Petrokimia Terancam Tumbang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:04 WIB

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Kolaborasi Pendidikan Hukum Nasional Diyakini Perkuat Kepastian Investasi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:58 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:44 WIB

×