Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Pekerja Garuda Mogok, Manajemen Pastikan Pesawat Tetap Mengudara

Adhitya Himawan, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 03 Mei 2018 | 09:55 WIB
Pekerja Garuda Mogok, Manajemen Pastikan Pesawat Tetap Mengudara
Maskapai Garuda Indonesia terparkir di terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat (12/12).

Suara.com - Manajemen PT. Garuda Indonesia Tbk akhirnya memberi tanggapan atas ancaman mogok massal yang dilayangkan oleh serikat karyawannya, termasuk pilot PT. Garuda Indonesia. Manajemen menegaskan kegiatan operasional penerbangan akan tetap berlangsung normal.

VP Corporate Secretary PT. Garuda Indonesia Tbk Hengki Heriandono menjelaskan bahwa manajemen telah mengambil langkah untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Manajemen Garuda Indonesia telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk mengantisipasi kondisi tersebut. Manajemen berharap serikat dapat terus mendukung iklim kerja yang kondusif bagi perusahaan khususnya di tengah-tengah tantangan persaingan bisnis yang semakin ketat," kata Hengki dalam dalam keterangan tertulis, pada Rabu (3/5/2018).

Selain itu, Hengki pun membantah kinerja direksi kargo yang dianggap oleh para karyawan Garuda Indonesia tidak berjalan baik. Hengki menjelaskan bahwa pendapatan kargo terus mengalami kenaikan.

"Sepanjang tahun 2017, Garuda Indonesia berhasil mengangkut 446,8 ribu ton angkutan kargo. Meningkat sebesar 7,4 persen dibandingkan tahun 2016 dengan pendapatan kargo Garuda Indonesia yang meningkat sebesar 8,2 persen menjadi 237,1 juta dolar Amerika Serikat di tahun 2017," jelasnya.

Lebih lanjut, Hengki pun merespon salah satu tuntutan serikat karyawan, yakni adanya RUPS ulang atas pengangkatan direksi yang dirasa tidak sesuai dengan kemampuannya.

"Penentuan susunan dan struktur direksi Garuda Indonesia merupakan kewenangan penuh pemegang saham dan Kementerian BUMN RI. Berdasarkan hasil RUPST 2018, pemegang saham juga telah mengakomodir tuntutan serikat sebelumnya dalam kaitan dengan pengurangan jumlah direksi dengan meniadakan posisi direktur produksi dan mengangkat direktur operasi dan direktur teknik," katanya.

Ia pun menambahkan bahwa penyesuaian susunan direksi dalam putusan RUPST 2018 tersebut disebabkan melihat tantangan bisnis serta menyesuaikan dengan volume bisnis perusahaan yang terus meningkat.

Untuk diketahui, serikat karyawan PT. Garuda Indonesia Tbk yang tergabung dalam Serikat Bersama (SEKBER) mengancam akan mogok massal. Ancaman tersebut dikemukakan dalam jumpa pers di Pulau Dua Restaurant, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Rabu (2/5/2018).

baca juga

Ancaman tersebut mengacu kepada tuntutan yang mereka ajukan perihal restrukturisasi direksi yang asalnya berjumlah 8 menjadi 6 direksi. Menurut Sekber, dua direksi yakni Direktur Marketing dan IT beserta Direktur Kargo dirasa tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Selain itu pula, SEKBER menuntut pergantian direksi. Tuntutan ini disebabkan Direktur Personalia (SDM) banyak mengeluarkan peraturan perusahaan yang bertentangan dengan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Ancaman mogok massal tersebut dimulai pada hari ini, Kamis (3/5/2018) sampai satu bulan ke depan hingga ada keputusan RUPS ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karyawan Garuda Ancam Nonaktifkan Seluruh Rute Penerbangan

Karyawan Garuda Ancam Nonaktifkan Seluruh Rute Penerbangan

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 16:51 WIB

Karyawan Garuda Indonesia Ancam Mogok Massal

Karyawan Garuda Indonesia Ancam Mogok Massal

Bisnis | Rabu, 02 Mei 2018 | 16:01 WIB

Kasus Suap Garuda, Akhirnya Suami Dian Sastro Diperiksa KPK

Kasus Suap Garuda, Akhirnya Suami Dian Sastro Diperiksa KPK

News | Selasa, 10 April 2018 | 12:12 WIB

Terkini

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:40 WIB

Kebakaran Hanguskan Lima Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Capai Rp70 Juta

Kebakaran Hanguskan Lima Kios di Pasar Ngemplak Tulungagung, Kerugian Capai Rp70 Juta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:38 WIB

Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi

Siapa Nabila Gardena? Influencer Hits yang Dikaitkan dengan Alwin Albar Tersangka Korupsi

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:37 WIB

Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh

Ruang Kelas SDN Sendangmulyo Semarang Hancur Ditimpa Pohon Roboh

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:33 WIB

Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta

Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:28 WIB

Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf

Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:25 WIB

Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK

Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:23 WIB

Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending

Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending

Entertainment | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:10 WIB

Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar

Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:10 WIB

×