Jokowi Minta Perkuat Kerjasama dengan Negara Pasifik Selatan

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Jum'at, 04 Mei 2018 | 15:52 WIB
Jokowi Minta Perkuat Kerjasama dengan Negara Pasifik Selatan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima perwakilan siswa dan siswi OSIS SMA berprestasi di seluruh Indonesia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/5/2018). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas membahas Peningkatan Kerjasama Indonesia dengan Negara-negara Kawasan Pasifik Selatan, Jumat (4/5/2018). Dalam ratas itu Jokowi mengingatkan pentingnya Indonesia meningkatkan kerjasama dengan negara-negara di kawasan tersebut.

"Sebelumnya saya ingin mengingatkan kepada kita semua, bahwa negara kita mempunyai letak geografis yang sangat strategis di antara dua benua. Dan di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik," kata Jokowi di kantor Presiden, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

‎Dia memaparkan pemerintah harus membentuk haluan politik luar negeri yang dimanfaatkan untuk kepentingan nasional Indonesia. Namun khusus dengan negara-negara di sekitar Samudra Hindia, Indonesia sudah gabung dalam forum Indian Ocean rim Association (IORA).

"Di kawasan Samudera Pasifik kita perlu terobosan untuk menggalang kerjasama yang lebih kongret, terutama kerjasama di negara negara kawasan Pasifik Selatan, secara geografis dekat dengan negara kita," ujar dia.

Kepala negara mengaku yakin, negara-negara di Pasifik Selatan seperti Nauru, Vanuatu, Fiji, PNG (Papua Nugini), Salomon Island, Samoa, Tonga dan lainnya sangat terbuka untuk bekerjasama dengan Indonesia.

Kerjasama itu dalam berbagai bidang, baik hubungan antar masyarakat bidang kebudayaan, bidang pendidikan dan beasiswa, bidang ekonomi, baik perdagangan maupun investasi.

"Sudah sering saya sampaikan, kita harus sering masuk ke pasar-pasar negara non tradisional, termasuk negara-negara kawasan Pasifik Selatan ini untuk menawarkan produk-produk unggulan industri manufaktur kita. Kemudian termasuk kelautan, perikanan dan juga industri jasa, serta di bidang konstruksi, informatika dan lainnya," ‎terang dia.

Jokowi menuturkan kerjasama tersebut peluangnya sangat besar, sekaligus menjadi koridor percepatan kawasan Timur Indonesia.

"Kuncinya mempererat konektivitas, baik konektivitas budaya, ekonomi yang tentu saja perlu didukung oleh kelancaran konektivitas sistem transportasi kita dengan negara kawasan Pasifik Selatan," ‎tandas dia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ingin Asian Games Mulai Ramai Dibicarakan Publik

Jokowi Ingin Asian Games Mulai Ramai Dibicarakan Publik

Sport | Jum'at, 04 Mei 2018 | 12:16 WIB

Bisnis Menggiurkan Berternak Kalajengking, Sulit Menjual Racunnya

Bisnis Menggiurkan Berternak Kalajengking, Sulit Menjual Racunnya

Bisnis | Jum'at, 04 Mei 2018 | 07:31 WIB

Politisi PKS: Jokowi Masih Bisa Dikalahkan

Politisi PKS: Jokowi Masih Bisa Dikalahkan

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 06:15 WIB

PDIP Klaim Megawati Masih Punya Magnet Gaet Pemilih Pemilu 2019

PDIP Klaim Megawati Masih Punya Magnet Gaet Pemilih Pemilu 2019

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 02:15 WIB

Diam-diam, AHY Susun Strategi Pilpres 2019 Berdasar Survei

Diam-diam, AHY Susun Strategi Pilpres 2019 Berdasar Survei

News | Jum'at, 04 Mei 2018 | 01:00 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×