Impor Gula 1,1 Juta Ton Pemerintahan Jokowi Dinilai Tak Tepat

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 23 Mei 2018 | 04:00 WIB
Impor Gula 1,1 Juta Ton Pemerintahan Jokowi Dinilai Tak Tepat
Ketua Dewan Pembina Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Saidah. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Pemerintah memproyeksi stok gula saat ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tahun ini. Oleh karena itu, Kabinet Kerja berencana impor si manis sebanyak 1,1 juta ton.

Pemerintah memprediksikan produksi gula tahun ini diperkirakan hanya bisa mencapai 2,2 juta ton. Sementara, konsumsi gula domestik sepanjang 2018 diperkirakan mencapai 2,9 juta ton. Dan kebutuhan pada Januari-Mei 2019 sebesar 1,1 juta ton.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pembina Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Saidah menilai kebijakan impor tersebut tidak tepat. Pasalnya pemerintah melakukan impor di tengah harga gula internasional mengalami kenaikan.

“Bedasarkan penelitian kami ternyata pemerintah melakukan impor gula pas harga gula internasional meningkat. Akibatnya harga gula domestik menjadi 3 kali lipat lebih tinggi. Siapa yang mau ambil,” kata Saidah di Jakarta, Selasa (22/5/2018).

“Kita di pasar ambil gula sudah Rp 12.500 per kg tp HET sudah Rp 12,500. Dan pedagang perlu mikir ongkos logistik dan lain-lain. Jadi siapa yang mau jual?,” lanjutanya.

Saidah menilai kebijakan impor yang dilakukan pemerintah ini tidak efektif untuk menekan harga gula di pasaran karena harganya menjadi lebih tinggi.

“Kita sebagai masyarakat miskin disuruh beli makanan mahal, itu tidak benar,” katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk kembali mempertimbangkan rencana impor gula ini. Jangan sampai keberadaan impor gula ini malah memukul para petani di Indonesia.

“Impor boleh saja, tapi per­syaratannya, kita harus yakin gula Bulog dan gula petani terjual semua," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Data Stok Beras, 3 Institusi Pemerintah Tak Satu Suara

Soal Data Stok Beras, 3 Institusi Pemerintah Tak Satu Suara

Bisnis | Senin, 21 Mei 2018 | 15:01 WIB

Cina Minta Indonesia Tingkatkan Impor Jeruk Mandarin

Cina Minta Indonesia Tingkatkan Impor Jeruk Mandarin

Bisnis | Senin, 07 Mei 2018 | 16:46 WIB

Yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula

Yang Terjadi pada Tubuh Saat Anda Mengonsumsi Terlalu Banyak Gula

Lifestyle | Selasa, 24 April 2018 | 15:58 WIB

Kemendag Jamin Stok Gula Tersedia Selama Lebaran

Kemendag Jamin Stok Gula Tersedia Selama Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 April 2018 | 02:15 WIB

Ini Bukti Gula Tak Perlu Dihindari

Ini Bukti Gula Tak Perlu Dihindari

Lifestyle | Minggu, 18 Maret 2018 | 17:00 WIB

Terkini

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

Darurat ISPA di Kalimantan: 460 Ribu Kasus Terjadi, Pemerintah Jangan Cuma Bagi-bagi Masker!

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:43 WIB

×