BI: Selama Ramadan Tekanan Inflasi di Jakarta Meningkat

Liberty Jemadu Suara.Com
Senin, 04 Juni 2018 | 23:38 WIB
BI: Selama Ramadan Tekanan Inflasi di Jakarta Meningkat
Suasana Pasar Tanah Abang, Jakarta, Kamis (10/5).

Suara.com - Tekanan terhadap inflasi atau indeks harga konsumen di DKI Jakarta sepanjang Mei 2018 atau mayoritas momentum Ramadan meningkat, bahkan melebihi laju inflasi nasional, karena meningkatnya harga makanan jadi dan perlengkapan rumah tangga.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Trisno Nugroho di Jakarta, Senin (4/6/2018) merinci inflasi DKI Jakarta sepanjang Mei 2018 naik 0,45 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Inflasi di Ibu Kota ada Mei juga jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan inflasi bulanan nasional yang sebesar 0,21 persen.

"Naiknya harga sebagian besar kelompok inti menjadi faktor utama pendorong inflasi Mei 2018," ujar Trisno.

Penyebab inflasi, jelas Trisno, akibat tekanan harga komoditas yang tergabung pada kelompok pengeluaran makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau, serta kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar.

"Harga-harga makanan jadi di Ibu Kota, yang di dalamnya termasuk harga mie, bubur dan makanan ringan, meningkat sebesar 0,85 persen secara bulanan," ujarnya.

Tekanan inflasi inti juga datang dari kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar. Naiknya harga perlengkapan rumah tangga sebesar 2,76 persen dan harga baju muslim wanita sebesar 12,02 persen juga memicu inflasi.

Inflasi Mei 2018 di DKI Jakarta juga dikontribusikan oleh naiknya beberapa komoditas pada kelompok tarif yang diatur pemerintah (administered prices).

Adanya beberapa hari libur pada Mei 2018, mendorong meningkatnya permintaan masyarakat untuk jasa transportasi, terutama angkutan udara, untuk keperluan berlibur ke luar kota. Hal ini tercermin dari tarif angkutan udara yang naik 3,44 persen.

Kenaikan harga juga terpantau pada beberapa komoditas volatile foods. Harga telur ayam naik sebesar 8,89 persen secara bulanan, kemudian, harga daging ayam ras juga naik 5,77 persen secara bulanan.

BI memerkirakan tekanan inflasi akan kembali meningkat pada Juni 2018, mendekati Hari Raya Idul Fitri.

"Konsumsi masyarakat terhadap bahan pangan dan jasa transportasi akan mengalami puncaknya pada bulan tersebut, seiring dengan kian dekatnya perayaan Hari Raya Idul Fitri," kata Trisno.

Hingga Mei 2018, laju inflasi DKI Jakarta sejak awal tahun tercatat sebesar 1,41 persen (year to date) atau 3,28 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2017 lalu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI