Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya

M Nurhadi

Senin, 02 Februari 2026 | 18:19 WIB
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
Ilustarsi emas dan perak [US Gold Bureau]

Suara.com - Pasar logam mulia global mengalami aksi jual (sell-off) paling masif dalam beberapa tahun terakhir, memicu pembalikan arah yang dramatis setelah reli panjang yang sempat membawa harga ke level tertinggi sepanjang masa.

Emas tercatat anjlok hingga 8 persen, menembus batas psikologis ke bawah level US$ 5.000 per ons. Tren serupa melanda perak yang merosot hingga di bawah level US$ 100 per ons.

Tidak hanya logam mulia, tembaga di bursa London juga terkoreksi lebih dari 3 persen, padahal baru saja mencatatkan lonjakan harian terbesar sejak 2008 pada Kamis lalu.

Pemicu utama keruntuhan harga ini adalah penguatan kembali mata uang dolar AS. Sentimen pasar berubah drastis setelah muncul laporan bahwa pemerintahan Donald Trump tengah bersiap mencalonkan mantan Gubernur Bank Sentral AS (The Fed), Kevin Warsh, sebagai Ketua The Fed yang baru.

Langkah ini mengejutkan investor yang sebelumnya bertaruh pada pelemahan dolar setelah sinyal awal dari Presiden Trump.

Meskipun Warsh dikenal sebagai "elang inflasi" (inflation hawk), belakangan ia menyelaraskan diri dengan pandangan Trump untuk mendukung suku bunga rendah. Pengumuman resmi nominasi ini dijadwalkan dilakukan pada Jumat pagi waktu Amerika Serikat.

Volatilitas Ekstrem dan Indikator "Overbought"

Koreksi tajam ini sebenarnya telah diprediksi oleh sejumlah analis teknikal. Strategis dari Oversea-Chinese Banking Corp (OCBC), Christopher Wong, menyebutkan bahwa pasar memang sedang menunggu alasan untuk melepaskan posisi beli yang sudah terlalu jenuh (overbought).

"Emas memvalidasi pepatah 'cepat naik, cepat turun'. Laporan nominasi Warsh hanyalah pemicu bagi koreksi yang memang sudah seharusnya terjadi," ungkap Wong, dilansir via Bloomberg.

baca juga

Beberapa poin penting terkait volatilitas pasar saat ini meliputi:

  • Indikator RSI: Indeks Kekuatan Relatif (RSI) emas sempat menyentuh angka 90, level tertinggi dalam beberapa dekade terakhir, yang menandakan harga sudah terlalu mahal.
  • Kejatuhan Perak: Harga perak anjlok lebih dari 17 persen menuju level US$ 95 per ons.
  • Logam Lain: Platinum juga terhempas dengan penurunan lebih dari 10 persen.

Meskipun terjadi penurunan tajam hari ini, emas sebenarnya masih mencatatkan performa luar biasa dengan kenaikan sekitar 17 persen sepanjang Januari 2026—kenaikan bulanan tertajam sejak 1980. Sementara itu, perak telah melonjak hampir 40 persen sejak awal tahun.

Lonjakan harga logam mulia sebelumnya dipicu oleh kebijakan luar negeri Donald Trump yang kontroversial, termasuk ancaman serangan terhadap Iran, pengenaan tarif terhadap sekutu, hingga ketidakpastian status Greenland.

Di sisi lain, risiko penutupan pemerintahan (government shutdown) di AS berhasil dihindari setelah Trump mencapai kesepakatan sementara dengan Demokrat di Senat terkait pembatasan penggerebekan imigrasi.

Di Asia, investor China sempat memimpin perburuan emas dalam jumlah besar, hingga memaksa Bursa Berjangka Shanghai (Shanghai Futures Exchange) mengeluarkan kebijakan khusus untuk mendinginkan lonjakan harga di pasar logam mulia dan industri.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?

Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?

News | Senin, 02 Februari 2026 | 17:39 WIB

Untung Rugi Investasi Emas Digital, Opsi Menarik di Tengah Harga Fisik yang Terus Melonjak

Untung Rugi Investasi Emas Digital, Opsi Menarik di Tengah Harga Fisik yang Terus Melonjak

Lifestyle | Senin, 02 Februari 2026 | 16:03 WIB

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Prabowo Buka Rakornas Pemerintah 2026, Bahas Evaluasi 2025 hingga Target Ekonomi

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 13:49 WIB

MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan

MUI Minta Indonesia Keluar dari Board of Peace, Mensesneg: Kami Akan Berikan Penjelasan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 11:13 WIB

WNI Bisa Tenang, Harga Emas Lokal Stabil saat Emas Dunia Terkoreksi Parah

WNI Bisa Tenang, Harga Emas Lokal Stabil saat Emas Dunia Terkoreksi Parah

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 10:25 WIB

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 07:19 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo

Kebakaran Hebat Landa TPA Putri Cempo Solo

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 06:00 WIB

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:55 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah

Banten | Rabu, 02 September 2026 | 23:50 WIB

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi

Bogor | Rabu, 02 September 2026 | 23:42 WIB

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 23:36 WIB

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 23:13 WIB

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel

News | Rabu, 02 September 2026 | 22:05 WIB

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo

Video | Rabu, 02 September 2026 | 21:50 WIB

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo

Jawa Tengah | Rabu, 02 September 2026 | 21:29 WIB

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia

News | Rabu, 02 September 2026 | 21:20 WIB

×