Lek Rohim Ingin Beli Baju Lebaran Tapi Takut Mati Besok

Iwan Supriyatna

Selasa, 12 Juni 2018 | 09:57 WIB
Lek Rohim Ingin Beli Baju Lebaran Tapi Takut Mati Besok
Lek Rohim pengepul kardus bekas. (Foto: Portalsatu.com)

Lelaki yang lahir tahun 1964 ini menceritakan, ia datang ke Aceh dari kampung halamannya sejak 1999 silam. Sebelum gempa dan tsunami melanda Aceh, Desember 2004 silam, ia bersama istrinya, Lili, tinggal di Lorong Kuini, Desa Ujung Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Pascabencana tersebut, Lek Rohim menjadi salah seorang penerima rumah bantuan dari Yayasan Cinta Kasih Tzu Chi di Gampong Peunaga Paya atau saat ini Gampong Persiapan Peunaga Baro, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat.

"Tapi sekarang sudah kita jual rumah bantuannya. Cuma Rp 15 juta karena butuh duit terpaksa segitu kita jual. Ya mau bagaimana lagi," ujarnya sembari tersenyum menutupi rasa kecewanya karena telah menjual rumah yang menurut informasi, normalnya dihargai hingga Rp 50 juta lebih.

Setelah menjual rumahnya, Lek Rohim pindah ke Lorong Puyuh, Gampong Rundeng, Meulaboh.

Di rumah berukuran kira-kira 15x5 meter yang sudah ditempatinya sejak lima tahun lalu itu, tidak terlihat perabotan sama sekali, apalagi peralatan elektronik seperti televisi. Di rumah inilah Lek Rohim tinggal bersama istri dan salah satu anaknya.

Rumah Lek Rohim sebanjar dengan 10 rumah lainnya yang juga serupa. Rumah-rumah itu berkonstruksi kayu yang sudah tak belia lagi. Dindingnya tampak rapuh dan lantainya membumi. Sementara di sekelilingnya terdapat rumah-rumah permanen.

"Sebulan kita sewa Rp 250.000. Sudah lima tahun kita sewa," sebutnya.

Hasil jerih payah menjual kardus dan plastik bekas kerap ia sisihkan untuk uang sewa rumah. Selebihnya ia serahkan kepada istrinya, Lili, untuk dibelanjakan buat makan mereka sehari-hari.

Lili adalah penyandang disabilitas. Sehari-hari ia harus memakai tongkat untuk menopang salah satu pijakan kakinya. Dari hasil pernikahannya dengan perempuan 32 tahun itu, Lek Rohim dikaruniai dua orang anak.

baca juga

Pertama Ruslia Danil (18), saat ini menjadi buruh di salah satu kebun kelapa sawit di Nagan Raya, dan seorang lagi Ihsan (14) yang kesehariannya sebagai juru parkir di area pertokoan di Jalan Nasional Meulaboh, tepatnya di samping pusat rekreasi keluarga, "Funland."

Ditanya sudah berapa lama ia bekerja sebagai juru parkir, Ihsan menjawab, "enam tahun, bang!".

"Kalau bulan puasa lebih cepat pulang kerjanya, bang. Lagi pula bulan puasa tidak terlalu ada orang (kendaraan, red), karena di situ ada rumah makan dan tutup karena puasa. Paling dari yang kerja Bank Mandiri Syariah karena buka," sambungnya.

Hingga saat ini Ihsan mengaku belum terpikir soal baju baru untuk hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang sudah di depan mata.

Menurut bocah yang sempat mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 9 Meulaboh tapi kandas sebelum beranjak ke kelas IV ini, soal baju lebaran ia serahkan kepada orangtuanya.

"Itu tidak tahu bang. Belum ada kabar dari mamak (ibu)," kata Ihsan.

Jawaban tersebut tak jauh berbeda dengan yang dituturkan Lek Rohim. Perihal baju lebaran untuk anaknya memang sudah ia serahkan sepenuhnya kepada sang istri.

"Walah, itu tidak tahu. Sudah kita serahkan ke si mamak. Nah, kalau saya sih enggak ada baju lebaran, itu sudah biasa dari dulu," ucap Lek Rohim.

Bagi Lek Rohim, tak perlu malu untuk terlihat apa adanya. Ia sadar betul bagaimana kondisi keluarganya. Namun ia mengaku memiliki semangat yang tinggi untuk bekerja demi menghidupi keluarga kecilnya itu.

"Modal utama itulah rajin, kalau enggak, makan dari mana kita," ujarnya yang tak mau begitu menyerah dengan kerasnya kehidupan ini.

Menurutnya, terpenting saat ini tidak lupa beribadah. "Kita mau minta tolong sama siapa nanti di akhirat? Apa kita mau terus-terusan melupakan kewajiban. Kalau mati besok bagaimana?" kata Lek Rohim, tegas.

Di bawah topi berlabel salah satu merek kopi yang dikenakannya itu, tampak mata Lek Rohim sedang menerawang begitu jauh.

Tatapannya melewati trotoar-trotoar jalan, singgah di baliho-baliho milik partai, di papan nama pertokoan, menyela di roda-roda kendaraan milik para pengendara.

Sekitar dua ratusan meter dari tempat itu terdapat pusat perbelanjaan pakaian jadi. Menjelang sore, para pengunjung pusat pakaian jadi itu kian membludak. Halaman depan ruko penuh sesak oleh kendaraan roda dua dan empat.

Maklum, beberapa hari lagi lebaran tiba. Ramai orang berduyun-duyun membeli baju baru untuk dikenakan saat hari raya. Lantas, bagaimana dengan Lek Rohim dan keluarganya?

Berita ini sebelumnya dimuat juga di https://portalsatu.com/read/feature/lek-rohim-pencari-kardus-bekas-anaknya-bilang-belum-ada-kabar-baju-lebaran-43028 jaringan Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Klaim Tak Ada Lagi Manusia Gerobak di Jakarta

Sandiaga Klaim Tak Ada Lagi Manusia Gerobak di Jakarta

News | Jum'at, 11 Mei 2018 | 15:58 WIB

Bagian Bawah Fly Over Gondangdia Sepi dari Pemulung Bergerobak

Bagian Bawah Fly Over Gondangdia Sepi dari Pemulung Bergerobak

News | Selasa, 12 Juli 2016 | 11:37 WIB

Minta Sedekah, Jalanan Jakarta Diserbu Manusia Gerobak

Minta Sedekah, Jalanan Jakarta Diserbu Manusia Gerobak

News | Kamis, 16 Juli 2015 | 21:30 WIB

Terkini

Prediksi Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh Jika John Herdman Ubah Strategi

Prediksi Pemain Timnas Indonesia vs Bangladesh Jika John Herdman Ubah Strategi

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:54 WIB

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:50 WIB

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

Komite IV DPD RI Tuntaskan Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK RI

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:44 WIB

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

Rekam Jejak Yoseph Jhon Ferry, Pejabat Lapas Cibinong yang Kariernya Disorot DPR

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:43 WIB

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:42 WIB

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

Pimpinan DPR Temui Perwakilan Buruh, 11 Tuntutan Bakal Dibawa ke Panja RUU Ketenagakerjaan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:37 WIB

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

Aksi Demo di DPR: Transjakarta Alihkan 8 Rute via Tol dan Setop Sementara Sejumlah Layanan

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:36 WIB

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Weton Tertinggi Hari Apa? Begini Cara Menghitung Weton

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:35 WIB

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Media Belanda Ikut Gemes Thom Haye Dikartu Merah

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

Perekrutan ABK di Jakarta Disorot, Belum Ada Agen yang Dinilai Punya Legalitas

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:32 WIB

×