Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ditanya Untung Rugi Pelemahan Rupiah, Jawaban Menkeu Bungkam DPR

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 15:42 WIB
Ditanya Untung Rugi Pelemahan Rupiah, Jawaban Menkeu Bungkam DPR
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018). [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Pemerintah bersama Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas asumsi makro pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (RAPBN) 2019.

Dalam RDP, Ketua Komisi XI dari frasksi Golkar Melchias Mekeng mempertanyakan kepada pemerintah, apakah pemerintah mendapatkan keuntungan dari kondisi pelemahan rupiah saat ini.

"Jadi pemerintah untung atau rugi dari pelemahan kurs ini?" tanya Mekeng.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, dalam mengelola ekonomi Indonesia tidak ada istilah untung atau rugi. Pasalnya, sambung dia, pengelolaan ekonomi Indonesia menggunakan instrumen APBN.

"Jadi kalau APBN sehat kita menggunakan instrumen itu untuk menjaga ekonomi lebih baik. Artinya, kita tidak menggunakan untung atau rugi, karena ini sering dipelintir. Kita mengelola APBN bukan untung dan rugi, tetapi mengelola ekonomi menggunakan instrumen APBN," kata Sri Mulyani menjawab pertanyaan Mekeng.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjelaskan, dari Rp 100 pelemahan terhadap dolar AS akan mempengaruhi penerimaan negara sebesar Rp 4,7 triliun, sedangkan pada belanja akan berpengaruh sebesar Rp 3,1 triliun.

"Akan tetapi kenaikan penerimaan lebih tinggi dari belanja. Jadi total balancenya positif Rp 1,6 triliun kenaikan Rp 100 per dolar AS," jelas dia.

Sri Mulyani pun mengungkapkan, posisi penerimaan negara saat ini sebesar Rp 1.152,7 trilun atau 60,8 persen dari total penerimaan. Posisi tersebut tumbuh 18,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

"Sementara, belanja negara kita itu pertumbuhannya 8,8 persen. Tahun lalu posisi Agustus meningkat 5,6 persen," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Update Bencana Gempa Lombok, Fahri Undang Sejumlah Menteri Jokowi

Update Bencana Gempa Lombok, Fahri Undang Sejumlah Menteri Jokowi

News | Senin, 10 September 2018 | 14:05 WIB

Rupiah Melemah, Ketua DPR: Jangan Saling Menyalahkan

Rupiah Melemah, Ketua DPR: Jangan Saling Menyalahkan

News | Kamis, 06 September 2018 | 10:47 WIB

Para Menteri Koordinator Kumpul di DPR Bahas Anggaran

Para Menteri Koordinator Kumpul di DPR Bahas Anggaran

Bisnis | Rabu, 05 September 2018 | 10:54 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB