Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wonderful Indonesia Bukukan Devisa Rp 203 T pada 2017

Fabiola Febrinastri

Minggu, 23 September 2018 | 11:53 WIB
Wonderful Indonesia Bukukan Devisa Rp 203 T pada 2017
Menteri Pariwisata, Arief Yahya. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Rasanya tak ada elemen yang tidak bangga dengan gelar The Best Ministry Of Tourism, Award Best National Tourism Organization (NTO). Penghargaan terbaik se-Asia Pasifik di ajang TTG Travel Awards 2018 tersebut baru diterima Kementerian Pariwisata, Kamis (20/9/2018).

Guru marketing dunia, Hermawan Kartajaya, dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) ikutan gembira.

Track record prestasi Kemenpar luar biasa, sangat layak mendapatkan The Best Ministry Of Tourism. Ini semua karena tangan dingin Menpar Arief Yahya. Kami memberi apresiasi luar biasa atas kinerja beliau bersama jajarannya di Kemenpar,” ungkap Ketua Umum ASITA, Asnawi Bahar, Sabtu (22/9/2018).

Lantas apa pentingnya award tadi? Mengapa dirasa sangat bergengsi? Kenapa tidak disikapi dengan biasa-biasa saja?

“Karena penghargaan, pada dasarnya adalah sebuah legitimasi atau pengakuan. Bila kita mendapatkan penghargaan, maka self confidence kita akan naik. Kemenangan-kemenangan tersebut akan meningkatkan self confidence kita dan membawa kita untuk yakin menuju kemenangan berikutnya,” ujar Asnawi.

Belum lagi kredibilitas yang ikut terkatrol naik.

“Kita juga bisa mengukur, apakah yang kita lakukan sudah ada dalam track yang benar atau belum,” tambahnya.

Pertanyaan selanjutnya, what’s next? Apa yang harus dilakukan kemudian?

“Pekerjaan pelaku bisnis pariwisata yang ada di bawah ASITA adalah menindaklanjuti dengan membuat inovasi selling. Intinya, promosi dan berdagang harus lebih gencar dilakukan. Ingat loh, ini bukan hanya sebuah penghargaan, tapi sebuah tanggung jawab yang berat dan besar bagi organisasi kami untuk membuat berbagai paket menarik,” papar pria berkacamata itu.

baca juga

Standarnya tentu saja mengacu pada level dunia. Layanan dan hospitality juga mengarah ke sana.

Tangan dingin Menpar mampu membawa angin perubahan signifikan bagi pariwisata Indonesia. Wonderful Indonesia membukukan devisa Rp 203 triliun pada 2017.

Angka ini sudah di atas target Rp 200 Triliun.

“Pertumbuhannya 35 persen - 40 persen. Dengan acuan itu, saya yakin pariwisata bisa memberikan kontribusi 10 persen - 14 persen bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2018. Ini juga menjadi sektor paling layak investasi. Ini yang akan kita imbangi dengan inovasi-inovasi baru,” terangnya.

Efek positif makro lainnya adalah kontribusi Produk Domestik Bruto (PDB). Di tiga tahun terakhir, trennya selalu naik.

Pada 2017, kontribusi sektor pariwisata pada PDB adalah 5 persen. Jumlah ini naik 0,5  persen dari 2016, yang nilai riilnya 4,5 persen. Lalu kontribusi 4,23 persen untuk PDB 2015.

Serapan tenaga kerjanya juga tumbuh 12 juta orang pada 2017. Padahal pada 2016 hanya 11,8 juta orang, dan 11,4 juta orang pada 2015.

Aspek makronya lainnya juga terus on. Kontribusi pariwisata pada tahun ini dipatok 5,25 persen, lalu 2019 digenapi menjadi 5,5 persen. Target devisa juga dipasang Rp 223 triliun pada 2018, dan naik menjadi Rp 280 triliun tahun depan.

Serapan tenaga kerja diproyeksi 12,6 juta orang tahun ini, dan tahun depan angkanya didorong menjadi 13 juta orang.

“Poin terpenting adalah selling. Award ini memiliki pengaruh yang besar terhadap proses perdagangan di industri pariwisata. Pasar semakin percaya dengan produk yang ditawarkan, sebab banyak aspek yang sudah teruji secara kualitasnya,” katanya lagi.

Ada optimisme baru, keyakinan baru, yang dikomentari Arief.

“Ini semua karena presidennya sangat concern terhadap pariwisata. Di era Presiden Joko Widodo, pariwisata ditempatkan sebagai sektor unggulan, selain infrastruktur, maritim, pangan, dan energi,” katanya..

Apakah komitmen negara serius menempatkan pariwisata sebagai sektor prioritas?

“Sangat commited! Presiden Joko Widodo bahkan sudah menginjakkan kaki ke destinasi top di Tanah Air. Sebut saja Raja Ampat-Papua, Labuan Bajo-NTT, Lombok-NTB, Borobudur-Jateng, Danau Toba-Sumut, Tanjung Kelayang-Belitung, Tanjung Lesung-Banten, Mandeh-Sumbar, Mentawai-Sumbar, Nias-Sumut, dan lainnya. Itu menunjukkan perhatian yang sangat sangat serius,” jelas Arief.

Inilah yang disebut menpar dengan istilah Inilah CEO Commitment. Kalau orang nomor satunya mau, maka semua bisa terjadi.

“Tugas CEO  adalah menentukan arah dan mengalokasikan sumber daya, baik manusia maupun budgeting. Pariwisata ditempatkan orang terhebat dan disuport anggaran, yang meskipun masih terbatas, tapi sudah sedikit naik,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wonderful Indonesia Wellness 2025 Sukses Digelar Selama Sebulan, Mustika Ratu Ungkap Kontribusinya

Wonderful Indonesia Wellness 2025 Sukses Digelar Selama Sebulan, Mustika Ratu Ungkap Kontribusinya

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2025 | 15:04 WIB

Kolaborasi Kunci Sukses: Bagaimana 'Co-Branding 5.0' Mendorong Kebangkitan Sektor Pariwisata RI

Kolaborasi Kunci Sukses: Bagaimana 'Co-Branding 5.0' Mendorong Kebangkitan Sektor Pariwisata RI

Lifestyle | Jum'at, 14 November 2025 | 09:50 WIB

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025: Panggung Dunia untuk Pesona Pariwisata Indonesia!

Wonderful Indonesia Tourism Fair 2025: Panggung Dunia untuk Pesona Pariwisata Indonesia!

Lifestyle | Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:08 WIB

Wonderful Indonesia 2025: Branding Global, Investasi Lokal, dan Wisata Berkelanjutan

Wonderful Indonesia 2025: Branding Global, Investasi Lokal, dan Wisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 18 September 2025 | 18:22 WIB

2024 Kemitraan Co-Branding Wonderful Indonesia Meningkatkan Citra Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

2024 Kemitraan Co-Branding Wonderful Indonesia Meningkatkan Citra Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

Lifestyle | Rabu, 01 Januari 2025 | 09:56 WIB

Shopee Dukung Aerostreet X Wonderful Indonesia Pecahkan Rekor MURI: Penjualan Sepatu Terbanyak 10 Menit Secara Daring

Shopee Dukung Aerostreet X Wonderful Indonesia Pecahkan Rekor MURI: Penjualan Sepatu Terbanyak 10 Menit Secara Daring

News | Rabu, 20 November 2024 | 15:15 WIB

Aktivasi Co-Branding Wonderful Indonesia Ajak Masyarakat Jaga Keindahan Alam dan Budaya

Aktivasi Co-Branding Wonderful Indonesia Ajak Masyarakat Jaga Keindahan Alam dan Budaya

Lifestyle | Jum'at, 15 November 2024 | 08:14 WIB

5 Fakta dan Asal Usul Wonderful Indonesia, Brand Pariwisata Andalan Tanah Air

5 Fakta dan Asal Usul Wonderful Indonesia, Brand Pariwisata Andalan Tanah Air

Lifestyle | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 11:05 WIB

Liburan Irit ke Borobudur Hingga Labuan Bajo Cuma Naik MRT Jakarta, di Sini Tempatnya

Liburan Irit ke Borobudur Hingga Labuan Bajo Cuma Naik MRT Jakarta, di Sini Tempatnya

Lifestyle | Selasa, 04 Juni 2024 | 09:46 WIB

Pariwisata Hijau dan Berkelanjutan Jadi Fokus Wonderful Indonesia Co-Branding Forum yang Digelar Kemenparekraf Tahun Ini

Pariwisata Hijau dan Berkelanjutan Jadi Fokus Wonderful Indonesia Co-Branding Forum yang Digelar Kemenparekraf Tahun Ini

Lifestyle | Minggu, 21 April 2024 | 08:06 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB