Alasan Jokowi Bangun Wilayah Timur : Indonesia Bukan Hanya Jawa

Iwan Supriyatna, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 25 September 2018 | 13:55 WIB
Alasan Jokowi Bangun Wilayah Timur : Indonesia Bukan Hanya Jawa
Presiden Joko Widodo meresmikan selesainya pembangunan Bendungan Tanju di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/7/2018). (Dok PUPR)

Suara.com - Presiden Jokowi mendapatkan penghargaan dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia sebagai tokoh Pemerataan Pembangunan. Menurut Jokowi penghargaan yang diberikan tersebut merupakan hal yang berat.

"Jangan menganggap ini sebuah hal yang enteng. Menerima ini adalah hal yang berat. Tugas dan tanggung jawab yang harus diemban menjadi tantangan tersendiri," katanya saat berpidato di acara Ulang Tahun Kadin ke-50 tahun.

Pembangunan, menurut Jokowi, harus meliputi berbagai aspek, seperti pembangunan jalan, tol laut, bandara, dan lain sebagainya.

"Kenapa kita harus bangun di Indonesia bagian timur, NTT, Papua? Ya karena kita ini bernegara bukan berbisnis saja," ujarnya.

Menurutnya, infrastruktur merupakan modal penting bagi kemajuan sebuah bangsa. Tak hanya itu, dia mengemukakan ketersediaan infrastruktur di Indonesia hanya berpusat di Pulau Jawa.

"Indonesia bukan (hanya) Jawa. Indonesia punya 17 ribu pulau. Saya lihat ketimpangan infrastruktur di barat, timur, dan tengah, jurangnya lebar sekali," ujarnya.

Dia mencatat Indonesia saat ini hanya memiliki sebanyak 231 bendungan. Pada saat yang sama, Amerika Serikat memiliki 6 ribu bendungan, dan Cina memiliki 110 ribu bendungan.

Selain itu, dia juga merinci hingga awal 2015, Indonesia hanya memiliki jalan tol sepanjang 780 km sedangkan Cina memiliki jalan tol sepanjang 280 ribu kilometer.

"Kita tahu kita harus bekerja cepat, ngebut, mengejar ketertinggalan itu," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Tersangka, Penerobos Rombongan Jokowi Tak Ditahan

Jadi Tersangka, Penerobos Rombongan Jokowi Tak Ditahan

News | Selasa, 25 September 2018 | 13:42 WIB

Perempuan Penerobos Rombongan Jokowi Jadi Tersangka

Perempuan Penerobos Rombongan Jokowi Jadi Tersangka

News | Selasa, 25 September 2018 | 13:31 WIB

Kadin Apresiasi Jokowi yang Berhasil Membangun Hingga Papua

Kadin Apresiasi Jokowi yang Berhasil Membangun Hingga Papua

Bisnis | Selasa, 25 September 2018 | 13:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×