Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Pendiri Alibaba Ingin Meninggal di Pantai, Kenapa?

Bangun Santoso | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 28 September 2018 | 10:07 WIB
Pendiri Alibaba Ingin Meninggal di Pantai, Kenapa?
Jack Ma. (fortunedotcom)

Suara.com - Dalam beberapa minggu terakhir, pendiri Alibaba Group Holding Ltd, Jack Ma, menjadi sorotan dunia.

Hal tersebut lantaran, Ma mengumumkan rencana untuk pensiun dari perusahaan yang dipimpinnya selama hampir 20 tahun. Pengumuman tersebut dia sampaikan ketika merayakan ulang tahun ke-54, bertepatan dengan 10 September 2018.

Sebagai seorang public speaker atau pembicara publik, Jack Ma pun dalam beberapa tahun terakhir kerap melontarkan keinginannya untuk pensiun, namun dengan gaya humoris.

Ma pun pernah mengeluhkan kehidupannya yang amat sibuk dan keinginannya untuk kembali menjadi guru. Beberapa kali Ma pernah menceritakan tentang jadwal bepergiannya yang sangat padat selama menjabat sebagai pimpinan Alibaba.

Terakhir, Ma menyebutkan dirinya lebih baik mati di pantai dari pada di kantornya di Alibaba. Bagi Ma, kalimat tersebut mengungkapkan keinginannya untuk fokus pada pendidikan dan filantropi, bukan menjalani bisnis di industri teknologi.

"Ketika saya pensiun dari posisi CEO, saya berkata pada tim CEO (pada tahun 2013) bahwa saya harus memiliki waktu lebih banyak untuk bermain golf di pantai," kata Ma dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip dari Enterpreneur.com, Kamis (27/9/2018).

Keinginan Ma untuk mundur dari dunia bisnis semakin kencang digaungkan pada dua pekan lalu. Pada ulang tahunnya, ia mengumumkan akan mengundurkan diri sebagai ketua eksektutif Alibaba dalam satu tahun. Ma ingin memberikan jalan bagi generasi pemimpin berikutnya di raksasa e-commerce senilai 420 miliar dolar AS tersebut.

Ma menyebutkan CEO Alibaba Daniel Zhang sebagai penggantinya. Zhang akan menggantikan posisi Ma secara resmi pada September 2019.

Ma belum menjelaskan rencana hidupnya setelah pensiun. Menurutnya, usia lima tahun sudah terbilang tua di industri teknologi, tapi tetap muda untuk sektor lain.

“Dalam 15 hingga 16 tahun mendatang, masih ada banyak hal yang bisa saya lakukan. Saya tahu itu akna sulit bagi orang di usia 55 atau 56 dan 60 tahun, untuk pergi. Pada saat itu, Anda tidak lagi yakin dengan masa depan Anda dan Anda akan bertahan," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jack Ma Beberkan 3 Kunci Sukses dan Kaya untuk Milenial

Jack Ma Beberkan 3 Kunci Sukses dan Kaya untuk Milenial

Bisnis | Jum'at, 28 September 2018 | 07:07 WIB

Space Egg: Robot Porter Khusus Hotel Buatan Alibaba

Space Egg: Robot Porter Khusus Hotel Buatan Alibaba

Tekno | Rabu, 26 September 2018 | 15:40 WIB

Jack Ma Umumkan Rencana Pensiun, Ingin Kembali Jadi Guru

Jack Ma Umumkan Rencana Pensiun, Ingin Kembali Jadi Guru

Tekno | Senin, 10 September 2018 | 14:56 WIB

Kabar Jack Ma Akan Pensiun dari Alibaba Dibantah

Kabar Jack Ma Akan Pensiun dari Alibaba Dibantah

Tekno | Minggu, 09 September 2018 | 14:00 WIB

Mengintip Gurita Bisnis Jack Ma Pendiri Raksasa Alibaba Group

Mengintip Gurita Bisnis Jack Ma Pendiri Raksasa Alibaba Group

Tekno | Selasa, 04 September 2018 | 20:00 WIB

Terkini

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:52 WIB

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:32 WIB

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:27 WIB

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:56 WIB