Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Turunnya Harga Ayam dan Bawang Merah Ikut Andil Deflasi September

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 01 Oktober 2018 | 13:52 WIB
Turunnya Harga Ayam dan Bawang Merah Ikut Andil Deflasi September
Pedagang ayam potong di Pasar Jambul, Jakarta, Selasa (15/8).

Suara.com - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengungkapkan bahan makan menyumbang deflasi pada September 2018. Pada September, kelompok bahan makan deflasi 1,62 persen.

Dia menjelaskan, harga daging ayam ras ‎ikut andil dalam deflasi bahan makanan dengan deflasi 0,13 persen. Selain itu, harga bawang merah yang turun juga ikut andil dengan tingkat deflasi 0,15 persen.

‎"Ikan merah segar deflasi 0,04 persen, demikian juga untuk beberapa sayuran dan telur ayam masing-masing deflasi 0,03 persen, cabai rawit 0,02 persen, dan selebihnya berbagai kmoditas sayuran," kata Suhariyanto di kantornya, Senin (1/10/2018).

Suhariyanto melanjutkan, deflasi juga disumbangkan oleh kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan dengan deflasi 0,05 persen. ‎Menurut dia, deflasi tersebut karena adanya biaya transportasi udara yang turun.

"Jadi secara umum tarif angkutan udara di 82 kota mengalami penurunan, kecuali di beberapa kota seperti Bengkulu. Karena puncaknya di Ramadhan dan Lebaran sehingga permintaan turun," jelas dia.

‎Sementara,untuk makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau masih mengalami inflasi sebesar 0,29 persen. Sedangkan, untuk perumahan untuk perumahan, air listrik gas dan bahan bakar masih inflasi 0,21 persen.

"Komoditas makanan jadi sebetulnya kecil-kecil, tapi dikumpulkan itu 0,05 persen, diantaranya mie, rokok kretek dan filter masing-masing 0,01 persen. ‎Untuk perumahan Ada kenaikan untuk upah tukang yang bukan mandor‎," tutup dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pada September 2018 mengalami deflasi 0,18 persen. Artinya, pada September tersebut harga-harga sejumlah barang mengalami penurunan.

Dengan deflasi sebesar 0,18 persen ini, berarti tingkat inflasi tahun kalender (Januari-September 2018) 1,94 persen, sementara inflasi yoy (September 2017-September 2018) 2,88 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS: September 2018 Alami Deflasi 0,18 Persen

BPS: September 2018 Alami Deflasi 0,18 Persen

News | Senin, 01 Oktober 2018 | 13:43 WIB

Impor Agustus 2018 Membengkak, Susu hingga Telur Penyebabnya

Impor Agustus 2018 Membengkak, Susu hingga Telur Penyebabnya

Bisnis | Senin, 17 September 2018 | 21:53 WIB

BPS Sebut Indeks Anti Korupsi Menurun

BPS Sebut Indeks Anti Korupsi Menurun

News | Senin, 17 September 2018 | 20:51 WIB

Agustus 2018, Neraca Perdagangan RI Defisit 1,02 Miliar Dolar AS

Agustus 2018, Neraca Perdagangan RI Defisit 1,02 Miliar Dolar AS

News | Senin, 17 September 2018 | 12:45 WIB

500 Barang Impor akan Dihentikan Pemerintah, Ini Daftarnya

500 Barang Impor akan Dihentikan Pemerintah, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:34 WIB

Terkini

IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!

IHSG Longsor Lebih dari 4%, Sentuh Level Terendah Baru dalam 52 Minggu!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:48 WIB

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Beras Murah Naik Tajam, Harga Minyakita dan Cabai Bikin Emak-Emak Menjerit

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:23 WIB

Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat

Mudah dan Cepat, JKN Bantu Amalia Sehat

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 10:12 WIB

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:19 WIB

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 09:02 WIB

Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan

Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:51 WIB

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:36 WIB

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:28 WIB

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 08:25 WIB