Rupiah Tembus Rp 15.000 Hari Ini, Berada di Level Terendah

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Selasa, 02 Oktober 2018 | 13:51 WIB
Rupiah Tembus Rp 15.000 Hari Ini, Berada di Level Terendah
Gerai penukaran mata uang asing di ITC Kuningan, Jakarta, Jumat (29/6) .

Suara.com - Nilai tukar Rupiah melemah hingga ke batas psikologis baru, yakni Rp 15.000 per 1 Dolar Amerika Serikat, pada Selasa (2/10/2018) siang. Level nilai tukar rupiah yang mencapai Rp15.000 merupakan level terlemah dalam beberapa tahun terakhir.

Disinyalir, melemahnya nilai tukar Rupiah tersebut disebabkan memanasnya perang dagang antara AS dan China serta kenaikan harga minyak dunia.

Dua faktor itu dikhawatirkan akan mengancam defisit transaksi berjalan domestik.

Ekonom PT Bank Permata Tbk Joshua Pardede mengatakan, USD pada Selasa ini menguat secara luas (broadbased), yang diikuti kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun (US-Treasury Bill).

Isu perang dagang kembali menghimpit China, di mana terjadi perjanjian perdagangan antara Kanada dan Meksiko yang mengisyaratkan pembatasan barang-barang dari Tiongkok.

"Akhirnya penguatan Dolar AS terjadi diikuti oleh kenaikan yield US-Treasury," ujar Joshua.

Sementara itu, harga minyak dunia sedang menunjukkan tren menanjak. Hal tersebut menjadi sentimen negatif bagi negara-negara net importir minyak seperti Indonesia karena berpotensi memperbesar defisit transaksi berjalan.

Hingga kuartal II 2018, defisit transaksi berjalan Indonesia sudah mencapai tiga persen dari Produk Domestik Bruto.

Adapun harga minyak dunia mencapai level 75 Dolar AS per barrel untuk WTI dan menembus level 85 USD per barel untuk jenis brent.

baca juga

Dengan berbagai sentimen global tersebut, pelaku pasar cenderung melakukan koreksi di pasar keuangan domestik.

Koreksi dan keluarnya dana asing di pasar keuangan juga terlihat dari imbal hasil SUN tenor 10 tahun yang naik sembilan basis poin menjadi 8,10 persen.

Kenaikan imbal hasil SUN berarti terdapat penurunan harga SUN yang salah satunya bisa disebabkan karena aksi penjualan oleh investor.

"Indeks Pasar juga terkoreksi 0,4 persen pada sesi pagi ini," ujar Joshua.

Joshua menilai, pelemahan Rupiah ini hanya bersifat sementara. Kebijakan pengendalian impor dan juga upaya menambah devisa dari sektor pariwisata akan turut memperkuat nilai tukar Rupiah dalam beberapa waktu ke depan.

Hal itu juga ditambah penerapan transaksi valuta asing (valas) berjangka domestik atau Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) oleh Bank Indonesia.

Transaksi DNDF adalah transaksi derivatif valuta asing (valas) terhadap Rupiah yang standar (plain vanilla) berupa transaksi forward (berjangka) dengan mekanisme fixing yang dilakukan di pasar domestik.

Memantau Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) yang diumumkan Bank Indonesia (BI), Selasa pagi, kurs Rupiah menyentuh posisi Rp14.988 per 1 USD, melemah 83 poin dari posisi Rp 14.905 pada Senin (1/10).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analis: Rupiah Hari Ini Diperkirakan Bergerak Positif

Analis: Rupiah Hari Ini Diperkirakan Bergerak Positif

Bisnis | Selasa, 02 Oktober 2018 | 07:41 WIB

BI Terbitkan Ketentuan Transaksi DNDF

BI Terbitkan Ketentuan Transaksi DNDF

News | Jum'at, 28 September 2018 | 18:15 WIB

BI Sebut Tekanan Terhadap Rupiah Akan Lebih Rendah Tahun Depan

BI Sebut Tekanan Terhadap Rupiah Akan Lebih Rendah Tahun Depan

Bisnis | Jum'at, 28 September 2018 | 03:00 WIB

Pergerakan Rupiah Hari Ini Cenderung Melemah

Pergerakan Rupiah Hari Ini Cenderung Melemah

Bisnis | Selasa, 25 September 2018 | 08:09 WIB

Terkini

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Kerupuk Warna-warni dan Buah Kesabaran Uci

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:50 WIB

×