Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menang Bertarung di MMA Dibayar Hingga Rp 70 Juta, Berminat?

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Minggu, 21 Oktober 2018 | 20:00 WIB
Menang Bertarung di MMA Dibayar Hingga Rp 70 Juta, Berminat?
Ilustrasi tarung bebas. (Youtube)

Suara.com - Ternyata profesi petarung MMA atau bela diri campuran ini menghasilkan banyak uang. Bagaimana tidak, bayaran seorang petarung MMA mencapai Rp 70 juta bahkan lebih.

Dalam ajang One Championship honor petarung sekali menang bisa mencapai 2.500 dolar AS atau setara dengan Rp 38 juta atau bisa juga mencapai 5.000 dolar AS atau Rp 76 juta jika sudah terkenal. Sedangkan kalau kalah mendapat belasan juta rupiah.

Namun, tidak gampang untuk menjadi seorang petarung MMA. Perlu latihan keras dan giat. Petarung MMA juga harus memenuhi kriteria.

Berikut ini kriteria yang harus Anda punya untuk jadi petarung MMA seperti dilansir dari laman Moneysmart.id jaringan Suara.com.

1. Sehat Jasmani

Namanya juga mau berkelahi, badan tidak boleh sakit-sakitan. Kalau badannya saja tidak fit bagaimana mau digembleng latihan fisik yang keras.

Asal kamu tahu, pertarungan MMA berlangsung selama tiga ronde. Dan masing-masing ronde berlangsung selama lima menit. Itu artinya lebih lama ketimbang tinju atau Muay Thai.

Latihan petarung MMA sama saja seperti latihan atlet. Luar biasa keras, belum lagi ketika sesi timbang badan, berat badan kamu harus sama dengan lawan. Kalau kelebihan, kamu bakal di denda, tapi kalau kurang, kamu bakal sulit ngalahin lawan di oktagon.

2. Berpengalaman dan Sudah Sering Tanding

MMA yang sering kamu lihat di tayangan televisi bukanlah kejuaraan amatir. Ini adalah profesional. Oleh karena itu, kejuaraan ini memang diprioritaskan oleh atlet-atlet yang sudah berpengalaman.

Setidaknya mereka yang sudah bertanding di PON, SEA GAMES, Asian Games, atau minimal kejuaraan sekelas Porda (Pekan Olahraga Daerah).

Jika kamu memang memiliki cita-cita ini, setidaknya ikut saja di kejuaraan MMA amatir. Rasakan dulu pengalaman pertama di oktagon sebelum terjun ke kejuaraan profesional.

3. Bisa Menghibur Penonton

Seperti yang disebutkan di atas, kejuaraan ini sifatnya juga merupakan hiburan. Tidak seru kalau cuma bertarung saja. Untuk bisa menghibur penonton, bukan berarti kamu yang mau jadi petarung MMA harus menyulut kontroversi seperti Conor McGregor. Namun setidaknya menghibur dalam menyajikan pertarungan yang mengesankan.

Tentunya, harus "rapih" dalam teknik bertarung, tidak bertarung layaknya orang tawuran di jalanan. Selain itu, ada nilai plus juga jika kamu memiliki tubuh yang atletis alias six pack.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Aksi Rekannya Serang McGregor, Khabib Ancam Mundur dari UFC

Bela Aksi Rekannya Serang McGregor, Khabib Ancam Mundur dari UFC

Sport | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:19 WIB

Cabang Olahraga Bela Diri yang Perbolehkan Hijab

Cabang Olahraga Bela Diri yang Perbolehkan Hijab

Sport | Rabu, 10 Oktober 2018 | 06:36 WIB

Indonesia Juga Harapkan Medali Cabor Kurash di Asian Games 2018

Indonesia Juga Harapkan Medali Cabor Kurash di Asian Games 2018

Sport | Minggu, 26 Agustus 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×