Alasan Pemerintah Impor Beras Padahal Tengah Surplus

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:22 WIB
Alasan Pemerintah Impor Beras Padahal Tengah Surplus
Gudang penyimpanan di Pasar Induk Cipinang, Jakarta, Selasa (20/2).

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) membeberkan alasan pemerintah tetap impor beras meski Indonesia surplus produksi beras. Data BPS menunjukkan, pada tahun 2018 secara kumulatif produksi beras surplus 2,85 juta ton.

Kepala BPS, Suhariyanto menerangkan, surplus tersebut tidak terpusat di Bulog. Sehingga, pemerintah tidak mengatur stok surplus tersebut.

Dia melanjutkan, surplus beras itu tersebar di rantai distribusi yakni, di rumah tangga produsen (petani), konsumen, pedagang, penggilingan dan hotel.

Dari 2,85 juta ton beras, 44 persennya tersebar di petani, 3 persennya untuk rumah tangga konsumsi. Sisanya, ada di pedagang, penggilingan, hotel, dan Perum Bulog.

"Jadi surplus ini menyebar, yang bisa diambil pemerintah hanya di Bulog‎," ujar Suhariyanto di Kantor BPS Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Angka surplus produksi beras itu juga merupakan perhitungan secara kumulatif‎. Sementara jika dilihat setiap bulannya produksi beras naik-turun.

Sedangkan BPS mencatat tingkat konsumsi beras setiap bulannya cenderung stabil di angka 2,5 juta ton per bulan. Sehingga diperlukan manajemen pengelolaan stok beras yang baik untuk menutup bulan-bulan saat produksi beras defisit seperti di kuartal IV.

"Jadi perlu dicatat apakah kita perlu surplus lebih besar. Satu bulan saja, kebutuhan 2,5 juta ton konsumsi. Nah, bisa dipikirkan 2,85 juta ton surplus itu cukup atau tidak," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPS Sebut Luas Lahan Panen Padi di September 2018 Alami Penurunan

BPS Sebut Luas Lahan Panen Padi di September 2018 Alami Penurunan

Bisnis | Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:00 WIB

Buka Trade Expo, Jokowi : Alhamdulillah Neraca Dagang Surplus

Buka Trade Expo, Jokowi : Alhamdulillah Neraca Dagang Surplus

Bisnis | Rabu, 24 Oktober 2018 | 11:32 WIB

Laporkan 8 Kasus ke KPK, Rizal Ramli: Pejabatnya Kecanduan Impor

Laporkan 8 Kasus ke KPK, Rizal Ramli: Pejabatnya Kecanduan Impor

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:53 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB