Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Untuk Capai Target 2019, Menpar Minta Performa Tetap Tinggi

Fabiola Febrinastri

Rabu, 31 Oktober 2018 | 15:00 WIB
Untuk Capai Target 2019, Menpar Minta Performa Tetap Tinggi
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menginginkan performa pariwisata tetap tinggi pada 2019. Beragam strategi terbaik disampaikan, demi mendukung pemenuhan target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun depan.

Untuk 2019, formulasi solid, speed, dan smart kembali diterapkan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Pematangan strategi untuk 2019 sudah digulirkan, melalui Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta.

Program ini diikuti 375 peserta, termasuk juga dari Kemendes, PDT, dan Transmigrasi, Bappenas, dan LKPP.

Dalam kesempatan itu, menpar menyampaikan materi mengenai "Peluang dan Tantangan Menghadapi Persaingan Global Melalui Pariwisata". Menurutnya, pada 2019, pariwisata mematok target devisa terbesar Rp 280 triliun dan Indonesia juga membidik status terbaik semua lini di kawasan regional.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)
Menteri Pariwisata, Arief Yahya, dalam Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)

“Persaingan sekarang, yang cepat mengalahkan yang lambat. Performansi pariwisata saat ini bagus, tapi harus ditingkatkan terus. Pariwisata Indonesia tumbuh cepat, tapi Vietnam yang tercepat. Para pesaing harus terus diciptakan kalau ingin maju, sebab target 2019 besar. Target kenaikan devisanya juga tinggi,” ujarnya.

Target devisa Rp 280 triliun untuk 2019, berarti naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Pada  2018, sumbangan sudah ada di angka Rp 223 triliun. Target pada kontribusi PDB Nasional juga naik 0,25 persen, atau menjadi 5,5 persen pada 2019.

Dengan pencapaian itu, jumlah pengangguran berkurang. Namun pada 2019, jumlah tenaga kerja harus mencapai 13 juta orang. Saat ini, pariwisata ditargetkan sebagai penyedia lapangan kerja bagi 12,6 juta orang.

Menteri yang sukses membawa Kemenpar No. 1 dan #TheBestMinistryTourism2018 se-Asia Pasifik di Bangkok ini mengatakan, target 2019 realistis untuk tercapai.

“Kami sangat optimistis di tahun 2019. Persiapan dan perencanaan sudah dilakukan. Posisi industri pariwisata di market sangat positif. Posisi Indonesia tumbuh lebih besar, jadi sangat aman. Tapi inovasi dan perbaikan tetap dilakukan. Kami tetap menempatkan Thailand dan Malaysia sebagai pesaing,” kata menpar lagi.

Posisi menjanjikan pariwisata Indonesia terlihat dari pertumbuhan wisman 22 persen pada 2017. Di level ASEAN juga tumbuh 7 persen, lalu pada zona global naik sebesar 6,4 persen.

Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)
Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Namun, kecepatan pertumbuhan Indonesia di bawah Vietnam, dengan 29 persen. Bukti kualitas ditegaskan melalui 27 awards pada berbagai event di 13 negara. Sejak Januari hingga September 2018, Indonesia sudah meraih 31 penghargaan internasional.

“Pertumbuhan Vietnam tercepat, karena melakukan deregulasi besar-besaran di semua lini. Kami juga sudah mengarah ke sana. Untuk terus mengoptimakan performansi, kami sudah menyiapkan banyak strategi,” tegasnya.

Untuk mewujudkan target besar pariwisata di 2019, ada beberapa formulasi untuk menjaring wisman, yaitu dari Super Extra Ordinary Effort, Extra Ordinary Efforts, dan Ordinary Effort. Ada juga program Super Extra Ordinary Effort terdiri Border Tourism, Tourism Hub, dan Low Cost Terminal . Lalu Extra Ordinary Effort, yang terdiri Insentif Akses, Hot Deals, dan CDM.

Treatment lain, Ordinary Effort, mengembangkan beberapa formulasi. Ada Branding, Advertising, dan Selling. Secara konsep, aplikasi penerapan dari formulasi ini disesuaikan per deputi.

“Kami optimistis bisa memenangkan pasar, sebab kami memiliki fleksibilitas tinggi. Anggaran untuk tahun depan juga cukup kompetitif,” terang menpar lagi.

Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)
Rakornas IV Pariwisata, Selasa (30/10/2018), di Balairung Soesilo Soedarman Kemenpar, Jakarta. (Dok: Kemenpar)

Selain melakukan penguatan internal, kolaborasi besar juga dilakukan oleh Kemenpar, yaitu mengoptimalkan akselerasi pariwisata, MoU dengan Kementerian Desa, PDTT. Penandatanganan kerja sama dilakukan Selasa (30/10/2018).

Kerja sama ini dilakukan Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, PDTT dengan Deputi Bidang Pengembangan Industri Kelembagaan Kemenpar.

“Selain kerja sama, kami juga meningkatkan kualitas kerja sama. Ini sangat strategis karena menyangkut peningkatan sosial dasar dan pengembangan ekonomi desa. Melalui sinergi ini, kami bisa bersama mengembangkan potensi pariwisata 10 Destinasi Prioritas. Ada dana desa yang bisa terus dioptimalkan untuk pengembangan pariwisata,” ujar Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendes, Taufik Madjid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Video | Senin, 04 Mei 2026 | 18:00 WIB

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:11 WIB

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:33 WIB

Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100

Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 17:27 WIB

Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Gara-Gara Jawaban Rapat Disampaikan Via Medsos

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:38 WIB

Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:59 WIB

Terkini

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Transaksi Syariah Bank Mega Syariah Melonjak 89 Persen, Ini Pendorongnya

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 16:00 WIB

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak Tumbuh 20,5 Persen di 2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:42 WIB

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Purbaya Bingung Ekonomi RI Dibilang Masuk Masa Resesi

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:24 WIB

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

8 Pinjol Masuk Pengawasan Khusus, Izin Usaha Terancam Dicabut

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 15:16 WIB

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Analis: Isu Pergantian Gubernur BI Picu Kekhawatiran Investor Global, Risikonya Besar

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 14:17 WIB

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Isu Reshuffle Menkeu-Gubernur BI, INDEF Ingatkan Risiko Ekonomi RI Terguncang

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:56 WIB

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

DC Solusiku Gunakan Intimidasi? OJK Turun Tangan Selidiki Dugaan Pelanggaran

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:39 WIB

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Rupiah Masih Tertekan, Pengamat Anggap Dua Jurus BI-Kemenkeu Kurang Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:38 WIB

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Emiten PGEO Bukukan Laba Bersih Tumbuh 40% pada Kuartal I-2026

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:31 WIB

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bea Cukai Wanti-wanti Kebijakan Kemasan Polos Jangan Beri Celah Rokok Ilegal

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 13:27 WIB