Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

7 Juta Orang Nganggur, Jokowi : Angkanya Turun, Wajib Disyukuri

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 06 November 2018 | 12:40 WIB
7 Juta Orang Nganggur, Jokowi : Angkanya Turun, Wajib Disyukuri
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) dan Dirt MRT Jakarta William Sabandar (kanan) bersiap menaiki kereta Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Selasa (6/11). [ANTARA FOTO/Wahyu Putro]

Suara.com - Presiden Jokowi mengklaim angka pengangguran di Indonesia sudah menurun. Akan tetapi penurunan itu belum mengubah presentase pengangguran Indonesia yang berada di atas 5 persen.

Badan Pusat Statistik (BPS) sempat merilis tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia per Februari 2018 sebesar 5,13 persen.

"Angka menurun tapi masih jumlahnya masih di atas 5 persen lebih sedikit persentase itu wajib kita syukuri menurun tapi masih di atas 5 persen," kata Jokowi di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).

Saat ditanyakan apakah penyumbang angka pengangguran terbesar berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Jokowi tidak menjawabnya.

Akan tetapi, Jokowi menyampaikan bahwa SMK masih menjadi fokus pemerintah untuk menjadi salah satu bagian dari perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

"Sehingga SDM kita siap masuk dunia kerja dan kerjasama kita dengan pemerintah Jerman terus berlanjut. Kemarin misalnya dari Siemens mau bantu kita di bidang vocational training ini," pungkasnya.

Untuk diketahui, BPS mencatat tingkat pengangguran pada Agustus 2018 sebanyak 7 juta orang.

Kepala BPS, Suhariyanto mengatakan, pada periode Agustus 2018 tingkat pengangguran berkurang 40 ribu orang. Tingkat pengganguran periode yang sama 2017 sebesar 7,04 juta orang.

"Jadi ada penurunan 0,04. Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 40 ribu orang," ujar Suhariyanto di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Senin (5/11/2018).

Suhariyanto menuturkan, pada periode Agustus 2018 jumlah penduduk usia kerja pada Agustus 2018 adalah sebesar 194,78 juta orang.

Dari jumlah itu, penduduk yang masuk angkatan kerja sebesar 131,01 juta orang, sedangkan sisanya 63,77 juta orang bukan angkatan kerja.

Sementara, dari 131,01 juta orang yang sudah mendapatkan pekerjaan sebesar 124,01 juta orang, sisanya 7 juta orang masih menganggur. Sehingga, tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2018 sebesar 5,34 persen.

Suhariyanto menambahkan, dilihat dari tempat tinggalnya, tingkat pengangguran terbuka di perkotaan lebih tinggi dibandingkan pedesaan.

"Di perkotaan sebesar 6,45 persen dan pedesaan 4,04 persen," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jajal MRT, Jokowi: Suaranya Enggak Bising

Jajal MRT, Jokowi: Suaranya Enggak Bising

News | Selasa, 06 November 2018 | 12:03 WIB

Ekonomi RI Kuartal III Tumbuh 5,17 Persen, Jokowi : Alhamdulillah

Ekonomi RI Kuartal III Tumbuh 5,17 Persen, Jokowi : Alhamdulillah

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 11:52 WIB

Jokowi Pastikan MRT Jakarta Beroperasi Maret 2019

Jokowi Pastikan MRT Jakarta Beroperasi Maret 2019

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 11:39 WIB

Terkini

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

Slow Living di Singapura, Pria Ini Usia 35 Tahun Pensiun Tapi Hidup Layak Jadi Pengangguran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:31 WIB

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×