Alibaba Akan Impor Barang Senilai 200 Miliar Dolar AS ke Cina

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari
Alibaba Akan Impor Barang Senilai 200 Miliar Dolar AS ke Cina
Ilustrasi logo perusahaan Alibaba di sebuah gedung di Beijing, Cina (Shutterstock).

Alibaba sendiri akan menggelar pesta belanja Singles's Day pada 11 November 2018.

Suara.com - Alibaba Group Holding Ltd. berkomitmen untuk mengimpor produk senilai 200 miliar dolar AS dari 120 lebih negara dalam lima tahun ke depan, termasuk dari Indonesia.

"Globalisasi merupakan salah satu strategi penting untuk pertumbuhan jangka panjang Alibaba. Kami sedang membangun infrastruktur perdagangan masa depan untuk merealisasikan ekonomi digital global yang memungkinkan setiap negara di dunia ini bisa berjualan," kata CEO Alibaba Group Daniel Zhang seperti dilansir dari CNBC Internasional.

Selama periode 2019-2023, Alibaba akan mengimpor sejumlah komoditas dari berbagai negara, di antaranya Jerman, Jepang, Australia, Amerika Serikat, Indonesia, dan Korea Selatan.

“Kami tidak hanya ingin mencapai inovasi penjualan di balik angka 200 miliar dolar AS, namun juga ingin mencapai inovasi rantai pasok digital," ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan sejumlah unit bisnis Alibaba, produk-produk perusahaan global secara efektif dapat memanfaatkan masyarakat kelas menengah Cina sebagai elemen utama pertumbuhan sektor konsumsi di negara berpenduduk terbanyak itu.

Alibaba sendiri akan menggelar pesta belanja Singles's Day pada 11 November 2018. Pada acara pesta belanja tersebut, Alibaba berambisi mencapai rekor 1 miliar pesanan dalam waktu 24 jam.

Single's Day adalah ajang belanja online terbesar di dunia. Alibaba pun akan memiliki gudang seluas 1 juta meter persegi untuk menampung barang-barang pesanan selama Single's Day.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS