Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Mobil Listrik Bakal Booming, Permintaan Minyak Terancam Menurun

Vania Rossa, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 14 November 2018 | 06:01 WIB
Mobil Listrik Bakal Booming, Permintaan Minyak Terancam Menurun
Ilustrasi mobil listrik VW. (Telegraph)

Suara.com - Badan Energi Internasional atau IEA mengatakan kendaraan listrik dan teknologi bahan bakar yang lebih efisien akan mengurangi permintaan minyak untuk transportasi pada 2040 lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Sementara, dunia masih menghadapi krisis pasokan tanpa investasi yang cukup dalam produksi minyak baru.

Permintaan minyak diperkirakan tidak akan mencapai puncak sebelum 2040, kata IEA dalam laporan tahunan "Proyeksi Energi Dunia 2018", seperti yang dikutip dari Reuters.

Proyeksi utama IEA adalah permintaan diperkirakan tumbuh sekitar rata-rata 1 juta barel per hari (bph) setiap tahun sampai 2025, sebelum stabil pada level 250 ribu bph, hingga 2040 ketika produksi mencapai puncak menjadi 106,3 juta bph.

Dalam skenario kebijakan baru, permintaan pada 2040 telah direvisi naik lebih dari 1 juta bph dibandingkan dengan prospek tahun lalu, terutama karena pertumbuhan jangka pendek yang lebih cepat dan perubahan kebijakan efisiensi bahan bakar di Amerika Serikat,” kata lembaga tersebut.

IEA meyakini akan ada sekitar 300 juta kendaraan listrik yang mulai beroperasi pada 2040, seperti yang telah diproyeksikan setahun yang lalu.

Namun sekarang, diperkirakan kendaraan tersebut akan mengurangi permintaan minyak sebesar 3,3 juta barel per hari, naik dari perkiraan sebelumnya 2,5 juta barel per hari dalam laporan Proyeksi Energi Dunia terakhir.

Permintaan minyak untuk transportasi diperkirakan akan mencapai 44,9 juta barel per hari pada 2040, naik dari 41,2 juta barel per hari pada 2017, sementara permintaan industri dan petrokimia diperkirakan akan mencapai 23,3 juta barel per hari pada 2040, dari sebelumnya 17,8 juta barel per hari pada 2017.


Semua pertumbuhan permintaan minyak global akan berasal dari negara-negara berkembang, seperti China dan India, sementara permintaan di negara maju diperkirakan turun lebih dari 400.000 barel per hari pada rata-rata setiap tahun hingga 2040, kata IEA.

baca juga

IEA, yang memberi saran kepada pemerintah-pemerintah Barat tentang kebijakan energi, mempertahankan perkiraannya untuk armada mobil global hingga hampir dua kali lipat pada 2040 dari hari ini, tumbuh 80 persen menjadi dua miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

GM Belum Berniat Kembangkan Pikap Bertenaga Listrik

GM Belum Berniat Kembangkan Pikap Bertenaga Listrik

Otomotif | Selasa, 13 November 2018 | 15:45 WIB

Kasuari, si Mobil Listrik Tengah Keliling Nusantara

Kasuari, si Mobil Listrik Tengah Keliling Nusantara

Otomotif | Jum'at, 09 November 2018 | 16:45 WIB

Startup Australia Kembangkan Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik

Startup Australia Kembangkan Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 12:00 WIB

Terkini

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Kabar Tokopedia PHK Ribuan Karyawan, GOTO Bilang Begini

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Harga Emas Pegadaian Naik di Sabtu 4 Juli 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:44 WIB

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Harga Emas Antam Stabil di Sabtu 4 Juli, Tapi

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:32 WIB

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Ekspor Indonesia Terancam Melambat, Tarif AS dan Harga Komoditas Bayangi Semester II 2026

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:44 WIB

×