Investor Beri Jaminan Rp 250 Miliar Bangkitkan Merpati Airlines

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Kamis, 15 November 2018 | 21:44 WIB
Investor Beri Jaminan Rp 250 Miliar Bangkitkan Merpati Airlines
Ilustrasi: Pesawat Merpati Nusantara Airlines. (Wikipedia.org)

Suara.com - PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) angkat bicara terkait keseriusan investor untuk membangkitkan bisnis maskapai Merpati Airlines dari mati suri.

Hingga kekinian, terdapat satu investor yang berminat untuk mengoperasikan Merpati Airlines yakni, PT Intra Asia Corpora.

Direktur Utama PPA Henry Sihotang menerangkan, belum mendapatkan detail tentang keseriusan investor tersebut.

Akan tetapi, lanjut dia, investor menyiapkan jaminan sebesar Rp 250 miliar untuk mengembalikan operasional Merpati Airlines.

"‎Memang untuk waktu ini kami belum dapat detail. Akan tetapi, kami minta jaminan ratusan miliar, katakanlah Rp 250 miliar. Dia (investor) sudah meyakini dan berani bertaru‎h," ujar Henry di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (15/11/2018).

Henry menuturkan, rencana investasi Rp 6,4 triliun investor ke Merpati Airlines hanya tahap awal. Menurut dia, investor akan kembali berinvestasi dalam jumlah yang besar.

Meski begitu, dia tidak menyebut nilai investasi lanjutan oleh investor ke Merpati Airlines.

‎”Kami bisa bicara Rp 6,4 triliun, itu hanya set up company. Dalam proposalnya, disebutkan lebih banyak (investasi), dan bakal ada banyak pesawat (dibeli). Jadi ada investasi masuk ke Indonesia," tutur dia.

Henry menambahkan, investor tersebut juga terjaring saat PPA melakukan pencarian investor, untuk menghidupkan kembali bisnis Merpati Airlines.

baca juga

"‎Jadi setelah berhenti operasi, kami mencoba cari investor. Pada 2014, kami buat investor gathering. Waktu investor gathering, investor yang ingin lebih detail, kita kasih kesempatan one on one meeting. Nah ada 11 yang ikut. Setelah kita jelaskan, Alhamdulillah tak datang lagi. Akan tetapi ini ada satu yang agak bandel. Datang lagi dan dia (investor) bilang berminat," tandas dia.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Niaga, Surabaya Jawa Timur  mengabulkan permohonan perdamaian Merpati antara pihak kreditur. Dengan begitu, Merpati Airlines batal menjadi perusahaan pailit.

Untuk diketahui juga, Intra Asia Corpora adalah investor dalam negeri yang terafiliasi dengan Asuransi Intra Asia dan PT Cipendawa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Jadi Pailit, Kemenkeu Pantau Keseriusan Investor Merpati

Tak Jadi Pailit, Kemenkeu Pantau Keseriusan Investor Merpati

Bisnis | Rabu, 14 November 2018 | 18:16 WIB

Hindari Pesawat Jatuh, Menhub Ajukan 3 Syarat ke Merpati Airlines

Hindari Pesawat Jatuh, Menhub Ajukan 3 Syarat ke Merpati Airlines

Bisnis | Selasa, 13 November 2018 | 16:01 WIB

Kepastian Investasi Swasta di Sektor Maritim Dibahas saat IMF-WB

Kepastian Investasi Swasta di Sektor Maritim Dibahas saat IMF-WB

Bisnis | Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:52 WIB

Apindo Sebut Investor Waspadai Adanya Gejolak Jelang Pemilu

Apindo Sebut Investor Waspadai Adanya Gejolak Jelang Pemilu

Bisnis | Rabu, 26 September 2018 | 01:00 WIB

Terkini

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 21:37 WIB

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

Aparat Diduga Biarkan Ormas 'Pukul' Demonstran, Aktivis: Taktik Orde Baru yang Berbahaya!

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:22 WIB

Jaka Tingkir Saga, Serial Kolosal Pertama yang Lahir dari Kecerdasan Buatan

Jaka Tingkir Saga, Serial Kolosal Pertama yang Lahir dari Kecerdasan Buatan

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 21:21 WIB

Kebiasaan Kecil, Berdampak Besar: Bekal Hidup Sehat untuk Generasi Muda Indonesia

Kebiasaan Kecil, Berdampak Besar: Bekal Hidup Sehat untuk Generasi Muda Indonesia

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 21:20 WIB

Sumsel Kembali Menengadah ke Langit, Doa Hujan di Tengah Karhutla yang Belum Usai

Sumsel Kembali Menengadah ke Langit, Doa Hujan di Tengah Karhutla yang Belum Usai

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 21:14 WIB

Semen Gresik Tingkatkan Kompetensi Ratusan Tukang Bangunan melalui Sertifikasi Akademi Jago Bangunan

Semen Gresik Tingkatkan Kompetensi Ratusan Tukang Bangunan melalui Sertifikasi Akademi Jago Bangunan

Jawa Tengah | Kamis, 03 September 2026 | 21:14 WIB

Ancaman Siber Meningkat Drastis, DPR Diminta Segara Sahkan RUU KKS

Ancaman Siber Meningkat Drastis, DPR Diminta Segara Sahkan RUU KKS

News | Kamis, 03 September 2026 | 21:11 WIB

Warga Sekitar TPA Putri Cempo Mulai Mengungsi, Alami Sesak Nafas

Warga Sekitar TPA Putri Cempo Mulai Mengungsi, Alami Sesak Nafas

Surakarta | Kamis, 03 September 2026 | 21:05 WIB

Komisi Yudisial dan Keraton Kasunanan Surakarta Bersinergi Perkuat Etika dan Budaya Hukum

Komisi Yudisial dan Keraton Kasunanan Surakarta Bersinergi Perkuat Etika dan Budaya Hukum

Surakarta | Kamis, 03 September 2026 | 21:04 WIB

Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD

Hadiri Miss Equality World, Arya Wedakarna Dipanggil Badan Kehormatan DPD

News | Kamis, 03 September 2026 | 20:59 WIB

×