Ekonom: BI Sebaiknya Tak Naikkan Suku Bunga Acuan pada 2019

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 17 November 2018 | 21:59 WIB
Ekonom: BI Sebaiknya Tak Naikkan Suku Bunga Acuan pada 2019
BudiHimkat, Ekonom Bahana TCW Investment Management. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Budi Himkat, Ekonom Bahana TCW Investment Management, mengkritik Bank Indonesia yang menaikkan subu bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen.

Ia mengatakan, keputusan menaikkan suku bunga acuan bukanlah satu-satunya solusi mengatasi dampak dari kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika alias The Fed.

"Jangan selalu berpikir selalu one on one solution‎, kalau The Fed, kita juga ikut naik. Tidak, banyak faktor lain. Kemungkinan besar, tahun depan itu kebalikannya, ada dana kembali ke emerging market, dan dipilihlah emerging market yang mana yang lebih baik, katakanlah sentral banknya lebih prudence dan lain-lain," ujar Budi di Solo, Jakarta, Sabtu (17/11/2018).

Budi menilai BI sudah prudence, tapi ia berharap pada tahun 2019 suku bunga acuan tidak jauh lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan ekonomi.

"Kalau suku bunga acuan naik, sama saja membunuh pertumbuhan ekonomi. Makanya saya masih punya harapan ke depan BI tidak akan seagresif tahun ini dalam menaikkan suku bunga acuan," ucap dia.

Lebih lanjut, Budi menuturkan keputusan BI yang menaikan suku bunga hingga tiga kali pada tahun 2018, karena agak kaget akibat outflow dari saham dan foreign direct investment (FDI).

"Tahun ini boleh dibilang kita karena agak syok ada outflow dari saham dan dari FDI. Tahun depan kemungkinan kondisinya lebih bagus, pemerintah juga bisa mengurangi kebijakan populis yang justru paling memengaruhi CAD (current account deficit)," kata dia.

Karena itu, ia menyarankan BI tidak perlu menaikan suku bunga acuan pada tahun 2019.

"Kita punya pelajaran di 2017 ketika suku bunga acuan The Fed naik, BI tak perlu ikut menaikkan, karena saat itu kredit lagi berjalan perlahan, dan kita menikmati inflow," tandasnya .

baca juga

Sebelumnya, Bank Indonesia melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 14-15 November 2018 memutuskan menaikkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen.

Sebelum lebih awal, September 2018, BI sudah menaikkan suku bunga BI7DRRR sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.

"Dengan mempertimbangkan ekonomi global, Rapat Dewan Gubernur pada 14-15 November 2018 untuk menaikan 0,25 persen BI 7-Day Reverse Repo Rate menjadi 6,00 persen " ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Kamis (15/11/2018).

Untuk diketahui, The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin atau 0,25 persen menjadi 2,25 persen pada Rabu (26/9/2018).

The Fed tercatat sudah tiga kali menaikkan suku bunga acuan sepanjang tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI: Kami Tak mengacu The Fed saat Naikkan Suku Bunga Acuan

BI: Kami Tak mengacu The Fed saat Naikkan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Sabtu, 17 November 2018 | 21:35 WIB

BI Sebut Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Terkendali 2,29 Persen

BI Sebut Inflasi di Kampung Halaman Jokowi Terkendali 2,29 Persen

Bisnis | Sabtu, 17 November 2018 | 19:31 WIB

Deputi BI: Program B20 Bisa Kurangi 80 Persen Impor Migas

Deputi BI: Program B20 Bisa Kurangi 80 Persen Impor Migas

Bisnis | Sabtu, 17 November 2018 | 15:45 WIB

Utang Indonesia ke Luar Negeri Naik Jadi Rp 5.253 Triliun

Utang Indonesia ke Luar Negeri Naik Jadi Rp 5.253 Triliun

Bisnis | Sabtu, 17 November 2018 | 05:45 WIB

Terkini

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo

Jakarta | Minggu, 08 November 2026 | 23:43 WIB

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

Selat Hormuz Memanas! Tiga Kapal Tanker Terbakar Usai Hantam Ranjau

News | Minggu, 08 November 2026 | 23:20 WIB

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Dari Misi Water Bombing ke Kecelakaan Fatal, Ini Fakta Jatuhnya Super Puma di Sungai Barito

Kalbar | Minggu, 08 November 2026 | 23:04 WIB

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Sempat Ditangguhkan, Binance Resmi Pulihkan Akses Penarikan Token

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 22:52 WIB

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Krisis Iklim Mengancam Lumbung Pangan Semende, Padi Memendek dan Produksi Kopi Anjlok

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:50 WIB

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Tito Karnavian hingga Badrodin Haiti Hadir

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:42 WIB

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Angin Kencang Robohkan Ruang Kelas SD di OKI, Siswa Tertimpa Kayu dan Terpaksa Pindah Belajar

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:29 WIB

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

Silaturahmi dengan Presiden Prabowo, Mendagri Tito Hadir Bersama 9 Mantan Kapolri Lintas Generasi

News | Minggu, 08 November 2026 | 22:27 WIB

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Obesitas Bisa Memicu Depresi, Sebaliknya Gangguan Mental Juga Bisa Bikin Berat Badan Naik

Health | Minggu, 08 November 2026 | 22:25 WIB

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Kasus Narkoba Seret Aipda Polres Empat Lawang, Ditangkap saat Mobilnya Diperiksa di Lubuklinggau

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 22:13 WIB

×