Papua Nugini Akan Disiram 1,7 Miliar Dolar oleh AS dan Sekutu

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 19 November 2018 | 05:59 WIB
Papua Nugini Akan Disiram 1,7 Miliar Dolar oleh AS dan Sekutu
Ilustrasi peta Papua Nugini.

Suara.com - Amerika Serikat berencana menanamkan modalnya sebesar 1,7 miliar dolar AS ke Papua Nugini. Dana tersebut rencananya akan digunakan untuk menyediakan jaringan listrik dan internet di Papua Nugini atau PNG.

Dilansir dari Reuters, investasi tersebut tidak hanya dilakukan oleh AS saja, melainkan AS menggandeng Australia, Jepang dan Selandia Baru untuk berinvestasi dalam proyek tersebut.

Langkah tersebut untuk melawan Cina yang terlebih dahulu berkuasa di kawasan Asia Pasific. Negara-negara tersebut saling bersaing untuk memiliki pengaruh di kawasan Asia Pasific.

"Kami percaya bahwa pengumuman hari ini adalah bukti bahwa AS dan sekutunya berniat berinvestasi di wilayah ini tidak seperti sebelumnya," kata Wakil Presiden AS Mike Pence pada konferensi pers.

Pence mengatakan ini adalah proyek pertama di bawah perjanjian kerja sama antara AS, Jepang dan Australia untuk menyediakan modal bagi infrastruktur di Asia Pasifik di tengah kekhawatiran tentang pengaruh Cina di wilayah tersebut.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Arden mengatakan proyek pembangkit listrik itu akan menelan biaya sekitar 1,7 miliar dolar AS.

Seorang juru bicara pemerintah Australia mengatakan kepada Reuters bahwa ia akan menyumbang 18,3 juta dolar AS pada tahun pertama kesepakatan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rilis Paket Kebijakan Jokowi Berimbas ke Penguatan Rupiah

Rilis Paket Kebijakan Jokowi Berimbas ke Penguatan Rupiah

Bisnis | Senin, 19 November 2018 | 05:49 WIB

Gandeng Lintasarta Kabupaten Badung Mulai Terapkan Smart City

Gandeng Lintasarta Kabupaten Badung Mulai Terapkan Smart City

Tekno | Minggu, 18 November 2018 | 17:15 WIB

AS Akan Bangun Pangkalan Militer di Papua Nugini

AS Akan Bangun Pangkalan Militer di Papua Nugini

News | Sabtu, 17 November 2018 | 21:28 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB